APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bukan Istri pilihan

Bukan Istri pilihan

Demi menyelamatkan hari pernikahan, Leana terpaksa menggantikan Sasmita, kakaknya yang mendadak kabur. Ia pun terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta bersama Elvano Mahendra, pria dingin yang terus menyalahkannya. Sadar tak pernah diinginkan, kesabaran Leana akhirnya habis saat sang kakak kembali. Namun, ketika Leana menuntut perceraian, Elvano justru menolak melepaskannya meski sang kekasih lama telah pulang. Mengapa pria itu bersikeras mempertahankan pernikahan mereka?
Bab
Bagikan

Bab 2

Leana mematung mendengar pernyataan dari Elvano, apakah dirinya sebegitu tak layak untuk dicintai?

“Saya paham” ucap perempuan itu menunduk, membuat Elvano mengeluarkan semriknya. Ia pun menegakkan kembali tubuhnya, seraya melangkah ke arah pintu utama. Tanpa repot-repot berpamitan kepada sang istri.

Sedangkan Leana hanya terdiam, ia menatap punggung Elvano yang sudah menjauh. Katakanlah jika Leana terlalu percaya diri mengatakan hal seperti itu kepada Elvano, tetapi tidak ada yang salah bukan? Takdir tidak ada yang tahu, bisa jadi orang yang kamu anggap tak berart saat ini, akan menjadi pusat duniamu suatu hari nanti.

Leana mengalihkan atensinya pada jam dinding di sudut ruangan, yang menunjukkan pukul satu dini hari. Leana tak tahu jam kerja seorang dokter, tetapi apakah semua dokter harus berangkat kerja dini hari seperti ini?

“Huftt….” Leana menghembuskan nafas pelan, ia yakin hari-hari kedepannya akan lebih berat lagi.

"Buk Leana"

Leana terlonjak kaget ketika mendengar suara dari belakang punggungnya.

"Mohon maaf jika saya mengagetkan Ibu" ucap wanita paruh baya itu dengan nada tak enak sembari membungkuk rendah.

"Eh, tidak apa-apa mbok, saya saja yang kurang fokus" Leana tersenyum lembut "Mbok Sumi kan ya? Mas Elvano sempat memberi tau saya"

"Benar Buk, Pak Elvano memang sering ada panggilan darurat dari rumah sakit. Dan beliau juga selalu melupakan jam makannya, alhasil pak Elvano makan tengah malam” mbok Sumi memejamkan mata ketika merasa terlalu banyak berbicara. Padahal Leana belum bertanya tentang hal itu.

Leana menyimak semua penjelasan dari wanita paruh baya di hadapannya ini, bukankah Elvano seorang dokter? Lantas, bagaimana bisa pria itu mempunyai jadwal makan yang brantakan?

"Duduk dulu mbok, temani saya makan ya. Sayang sekali jika makanan ini tidak habis"

Wanita paruh baya itu tertegun ketika mendapatkan sifat ramah dari majikannya ini, berbeda jauh dengan kekasih Elvano yang dulu.

"Tidak apa-apa mbok, duduk saja temani saya ya?" Leana mengulangi kembali kalimatnya kala melihat keraguan di mata mbok Sumi.

"Terima kasih, Buk" ucap mbok Sumi pada akhirnya.

Leana tersenyum lembut "Mbok sudah berapa lama kerja di sini?"

"Dari Pak Elvano umur lima tahun, kebetulan saya dulu merangkap bantu-bantu jagain juga" Leana mengangguk mengerti "Berarti mbok udah lama banget ya?"

Mbok sumi hanya tersenyum tipis sebagai respon "Tapi sifat mas Elvano memang dingin banget ya mbok? Terkadang saya merasa segan sama dia" Leana meringis, ia tak tahu lagi ingin bertanya kepada siapa tentang Elvano, bahkan tidak ada yang Leana kenal di keluarga pria itu.

"Pak Elvano sangat baik, bahkan kebaikannya sering dimanfaatkan oleh orang-orang terdekatnya" mbok Sumi menunduk setelah mengucapkan kalimat itu, terlihat jelas jika ia merasa bersalah.

"Maaf, sepertinya saya terlalu banyak berbicara. Apakah ada yang Buk Leana butuhkan lagi?"

Leana gelagapan "Ah-tidak mbok, ini udah selsai kok. Tolong sisanya dihangatkan saja ya" Leana berdehem canggung, karena sepertinya mbok Sumi terlihat tidak nyaman berbicara dengannya.

"Saya ke atas dulu kalau begitu, atau mau saya bantu bawa ke dapur mbok?" tanya Leana sebelum beranjak dari kursinya.

"Tidak usah Buk, biar saya saja" mbok Sumi tersenyum sopan, yang di balas senyuman manis oleh Leana

"Baik, saya ke atas dulu ya mbok. Selamat malam"

Leana bergegas menuju kamarnya. Meninggalkan mbok Sumi yang mentapnya dengan sendu. “Semoga Buk Leana bisa menjadi penawar untuk Pak Elvano”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta Yang Kandas
8.7
Demi Damian, Aveline rela memendam bakat arsitekturnya selama tiga tahun pernikahan yang dingin. Namun, pengkhianatan sang suami di depan umum menjadi titik balik hidupnya. Aveline memutuskan bercerai lalu bangkit mendirikan firma de la Fontaine. Kini, ia terlahir kembali sebagai arsitek elite dunia yang sukses meruntuhkan dominasi bisnis Blackwood. Di tengah kesuksesan besar ini, mampukah ia membuka kembali pintu hatinya untuk cinta yang baru?
Sampul Novel Demi Wanita Itu, Kau Ceraikan Aku
9.5
Pernikahan impian Aleandra hancur seketika saat pengkhianatan Raffael terungkap. Usai diceraikan demi perempuan lain, ia menolak terpuruk meski seluruh pengorbanannya sia-sia. Sebagai ibu tunggal, Aleandra bangkit demi masa depan putranya. Ia bertekad meraih kesuksesan mandiri sekaligus membuktikan kepada mantan suami dan mertuanya bahwa dia bukan sosok yang lemah. Mampukah ia membungkam hinaan Raffael dengan keberhasilan, atau justru tenggelam dalam kegagalan?
Sampul Novel Gejolak Hati dan Logika
7.8
Olivia menghadapi dilema besar antara cinta dan trauma masa lalu. Ia mencintai Rendra, bosnya yang kaya, namun logikanya menolak pernikahan. Luka mendalam akibat kematian sang ibu karena KDRT serta kegagalan cinta saudara perempuannya memicu ketakutan hebat akan pengkhianatan. Terlebih, kakak dan adiknya sangat menentang hubungan ini. Di tengah bayang-bayang kelam masa lalu, mampukah Olivia membuka hati, memercayai Rendra, dan memilih kebahagiaannya sendiri?
Sampul Novel GREET'S WILDEST DREAM
9.3
Greet yang minder dengan fisiknya tak menyangka akan bersua lagi dengan cinta lamanya, Tristian Delmar. Sempat terpisah akibat salah paham saat kuliah, kini takdir menempatkan mereka sebagai bos dan karyawan. Hubungan ini makin pelik karena Luna, sahabat Greet, rupanya merupakan calon tunangan Tristian. Terjebak dilema batin dan rasa yang belum padam, akankah Greet berani mengakui perasaannya, atau justru merelakan Tristian demi sang sahabat?
Sampul Novel Hasrat Liar Polwan
7.9
Kebutuhan biologis adalah hal manusiawi yang tidak bisa diabaikan oleh siapa pun. Tanpa memandang status sosial, jabatan, kasta, ataupun kekayaan, kepuasan batiniah tetap menjadi aspek penting bagi setiap individu. Kisah romansa modern ini menyoroti sisi terdalam manusia di balik seragam profesi. Hasrat dan nafsu yang membara membuktikan bahwa kebutuhan batin tidak akan pernah bisa dibatasi oleh aturan serta hierarki duniawi.
Sampul Novel HOT DUDA
9.6
Demi menyokong karier musik Kejora yang viral di YouTube, Taran, sang pengusaha sukses, merekrut Resti sebagai manajer adiknya. Sikap Resti yang dinilai terlalu mencampuri urusan sempat memicu ketegangan di antara mereka. Namun, berkat perantara Kejora, hubungan keduanya justru mencair. Walau Ben terus berupaya merintangi, kedekatan Taran dan Resti justru semakin erat dan benih asmara pun mulai bersemi saat mereka bersama di Bali.