APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bukan inginku Selingkuh

Bukan inginku Selingkuh

Menjunjung tinggi kesetiaan tak melindungi Ruela dari pengkhianatan Frans. Suaminya itu justru berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Alih-alih meratapi nasib, Ruela memilih bangkit demi menuntut balas. Di tengah rencana pembalasan dendam tersebut, takdir mempertemukannya dengan Felix, pemuda yang melewati malam penuh gairah bersamanya. Mampukah Ruela menghancurkan para pengkhianat di hidupnya? Inilah kisah penuh luka, ambisi, dan pertemuan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 2

Drrrrrt

1 Panggilan masuk Calista.

"H--halo...."

"Ruela ...?"

"Apa kamu menangis?"

"Hiks ... Calista ... Frans, dia...."

"Ada apa Ruela? Kenapa kamu menangis? ... Coba, tarik nafas dulu, tenangkan hatimu. Jika sudah membaik katakan semuanya."

"Suamiku ... Dia berselingkuh dengan teman dekatku!"

Sesak rasanya, bahkan untuk menjelaskan saja aku tidak sanggup. Air mata ini terus menetes membasahi pipi.

Rasa sesak yang mengalung di tenggorokan membuatku kesulitan bernafas....

"Dimana kamu sekarang?"

"Aku, berada di parkiran Bandara ..."

"Pergilah dari sana!"

"Tidak mungkin, aku ingin tahu pasti semuanya!" tolakku.

Saat aku berbicara melalui telepon dengan sahabatku, tiba-tiba mobil suamiku pergi dari palkiran.

Aku tidak ingin melewatkan satu kesempatan ini, tanpa berpikir panjang aku mengikuti mobil suamiku.

Jalan-jalan yang aku lewati, terasa tida asing. Semakin jauh aku berjalan semakin aku mengetahui kemana tujuan mereka.

"Bukalah ini jalan menuju Apatermen milikku?"

Degh

Ternyata benar dugaannku, rupanya tujuan mereka adalah salah satu Apatermen milikku yang sudah aku sewakan beberapa bulan lalu.

Aku mengikuti mobil suamiku sampai ke besmen dari kejauhan, aku melihat mereka turun dan bergandengan tangan menuju lift.

Semakin lama perasaan ini semakin hancur, aku menduga bahwa mereka telah menjalin hubungan sudah sejak lama.

"Ruela ...!"

"Calista, apa kamu masih disana?" tanyaku.

"Heh ... Aku menunggumu dari tadi, aku sengaja tidak bersuara agar kamu tetap fokus menyetir," ucap Calista.

"Apa kamu mengikuti mereka?"

"Ya, sekarang aku berada di parkiran Apartemenku," jawabku.

Aku bergegas keluar dari mobil dan berjalan sembari menggunakan earphone agar terus terhubung dengan Calista, karena meski hanya melalui panggilan setidaknya aku tidak merasa sendirian.

"Kenapa di Apartemenmu?"

"Entahlah, padahal kata mertuaku apatermen itu sudah di sewa oleh anak sahabatnya beberapa bulan lalu," jawabku.

Langkahku terhenti saat di depan pintu apartemen miliku, seketika keraguan itu muncul menyelimuti hati.

Apakah yang akan terjadi setelah ini?

"Ruel ... Dengarkan aku baik-baik, apa kamu tahu sandi Apartemenmu?"

"Ya, aku tau...."

"Sekarang pilihan ada di tanganmu, pergi dari sana jika kamu masih menginginkan rumah tanggamu baik-baik saja dan anggap bahwa hari ini kamu tidak melihat apapun!"

Mana mungkin aku bisa menganggap semuanya seperti itu.

"Satu hal yang perlu kamu ingat Ruela. Laki-laki yang berselingkuh tidak akan pernah bisa berhenti."

Degh!

Dengan tangan yang gemetar aku menekan tombol sandi pintu Apatermen lalu saat pintu terbuka aku masuk kedalamnya.

Debaran jantung yang tidak terkendali, membuat tubuh ini semakin lama kehilangan tenaga.

Drap

Drap

Langkah kakiku terhenti saat mendengar suara desahan yang menggema.

"Ah ... Ini sungguh nikmat ..."

Dag

Dig

Dug

Lutut ku terasa lemas, kaki ini tidak bisa menopang tubuh hingga akhirnya aku luruh terduduk di atas lantai.

Tubuhku bergetar hebat, hati ini hancur berkeping-keping....

Rasanya benar-benar menyesakkan saat membayangkan apa yang sedang mera lakukan.

Aku bukan wanita polos yang tidak tahu apa-apa, aku wanita berpengalaman yang tentunya tahu apa yang sedang mereka lakukan di dalam sana.

Suara rintihan dan erangan yang begitu menjijikkan terus menari-nari di telingaku....

Perlahan aku membuka pintu dan terlihat jelas mereka sedang melakukan hubungan seks di atas kasur yang dulu pernah aku tiduri dengan Frans.

"Ah ... Lebih kencang lagi sayang ..."

Tega sekali mereka melakukan ini terhadapku ...

Bagaimana bisa mereka melakukan ini di belakangku selama ini, dan itu artinya disaat dia bersamaku dia juga sempat memadu kasih dengan wanita itu? ... Sungguh menjijikan!

Ingin rasanya aku masuk dan menyeret keduanya keluar dari sini, lalu menyerang wanita tidak tahu malu itu secara brutal.

Aku bersumpah akan membalas rasa sakit hati ini terhadap kalian berdua ... Rintihan dan erangan ini suatu saat akan menjadi bumerang untuk kalian!

"Jika kamu sudah melihat semuanya, segera pergi dari sana ..."

"Bagaimana mungkin!" tanpa sadar aku berkata dengan nada tinggi dengan Calista, tapi para sampah itu begitu hilang akal sehingga tidak mendengarku.

"Lalu kamu akan melabraknya?"

Aku hanya terdiam, saat mendengar pertanyaan dari Calista. Memang benar aku sangat ingin membunuh keduanya.

"Jangan bodoh! Kamu hanya akan memberikan mereka keuntungan, dengar. Jika persidangan berlangsung imbang kamu hanya akan mendapatkan separuh harta dari apa yang kalian miliki!"

Apa?

Yang bener saja, meski menjadi ibu rumah tangga tapi aku memiliki usaha properti yang aku kumpulkan meski memang semua itu dari suamiku tapi aku yang berjuang mengurus semuanya. Enak saja hasil kerja kerasku para sampah itu yang akan menikmatinya.

Bahkan air mata ini sudah tidak menetes lagi, sepatutnya sejak tadi aku tidak perlu menangisi para sampah hina itu.

"Lalu kamu ingin aku berbuat apa?"

"Ikuti saja permainan mereka, dan tunggu tiga hari lagi aku akan pulang. Lalu kita bicarakan rencana kedepannya, untuk sekarang keluarlah dari sana diam-diam."

Aku menuruti ucapan Calista dan meninggalkan Apartemen lalu segera kembali ke rumah sebelum kedua penghianat itu menyadari keberadaanku.

Flesback on

"Ruela ... Bagaimana menurutmu?"

"Itu, cantik," jawabku, "Benar'kan ... Sayang?"

"Ya, kamu cantik Renata."

Setiap ada kesempatan kami selalu jalan bersama Renata adalah juniorku saat aku menjadi pramugari tapi sekarang dia sudah aku anggap seperti adik sendiri.

"Re, kamu menginap saja di rumahku hari ini."

"Tapi, Ruela ..."

"Jangan khawatir, di nih Apartemenku ada satu kamar tamu. Kamu bisa tidur disana!"

"Iya, kalau kamu pulang ke rumah juga terlalu jauh. Menginap saja di Apatermen kami selama beberapa hari sampai kamu mendapatkan tempat tinggal baru," ujar Frans.

Bukan hanya aku, suamiku juga sangat dekat dengan Renata aku melihatnya seperti dia menganggap bahwa Renata adalah adik iparnya.

***

Malam hari di Apartemen

00:31

Malam itu aku terbangun, karena rasa haus. Sayangnya tempat minum di atas meja ternyata kosong.

"Apa Frans sedang mengambil air?"

Aku beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju dapur tapi sesampainya di dapur aku tidak menemukan Frans.

"Apa Frans di kamar mandi?"

Karena masih setengah sadar, dan kelelahan mata ini terus menyipit meski hanya terkena cahaya lampu.

"Kamu nakal ... Pergilah sebelum Ruela bangun."

Saat melewati kamar yang di tempati Renata samar-samar aku mendengar percakapan Renata yang entah dengan siapa, mungkin Renata sedang menelpon dengan kekasihnya.

Aku yang tidak ingin menguping pembicaraannya melalui kamarnya begitu saja akan tetapi setelah beberapa langkah menjauh aku mendengar pintu kamar Renata terbuka.

Keriettt

Sontak aku langsung menoleh lalu melihat suamiku keluar dari kamar tersebut sembari membenarkan pakaiannya.

"Sayang ..."

Degh

"Apa yang kamu lakukan di kamar Renata jam segini?" tanyaku yang heran.

"Ah ... Tadi Renata ketakutan karena ada kecoa, aku yang lewat langsung membantunya," jawab suamiku.

"Bukankah kita harus menjaga tamu sayang ..." ucapnya kemudian merangkulku.

"Benar, terimakasih. Sayang kamu telah menggagap Renata seperti adik iparmu sendiri," ucapku tersenyum lebar. Rasanya senang karena suamiku selalu memperlakukan Renata baik.

Flesback off

Harusnya aku sadar bahwa saat itu kalian sudah bermain api di belakangku, sekarang aku merasa jika aku terlalu b0doh dan ceroboh sehingga tidak bisa mencium perbuatan busuk kalian dari jauh-jauh hari.

"Sial! Berengsek!"

Emosi itu terus meluap sehingga tidak terkendali, aku yang saat itu sedang menyetir langsung membanting setir saat melihat mobil yang ada di hadapanku.

Ckitttttt ......

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bosku Kenikmatanku
9.4
Dino berambisi memikat Ci Jeny lewat rayuan yang begitu membara. Di atas sofa, ketegangan memuncak kala sentuhan Dino pada tubuh bagian atas bosnya memicu desah kepasrahan. Sempat ragu dan malu, Ci Jeny akhirnya hanyut dalam gelora asmara, bahkan menantang Dino merealisasikan khayalan mereka. Keduanya pun melepas busana, mengungkap hasrat liar yang saling berbalas. Terpana oleh keindahan fisik sang atasan, Dino langsung bergerak intim demi menuntaskan gairah tersembunyi mereka.
Sampul Novel Bu Claire
9.2
Kehidupan pernikahan Claire dan Budi di desa kecil terasa hambar hingga memicu kejenuhan. Kehadiran Ridho yang menggoda membawa Claire ke dalam perselingkuhan rumit yang dipenuhi gairah sekaligus penyesalan. Ketika kecurigaan Budi memuncak, rahasia besar mereka pun terbongkar dan mengancam rumah tangga ini. Namun, mereka memilih bertahan dan berjuang memulihkan kepercayaan lewat kejujuran. Kisah mendalam tentang komitmen, rekonsiliasi, dan arti cinta sejati.
Sampul Novel Cincin Dendam : Janji di Balik Rahasia
9.4
Akibat cemburu, Lara tak sengaja merusak hubungan adiknya dengan Leon, menyeretnya ke dalam rahasia kelam keluarga Ariatama Marten. Leon yang menyimpan rencana tersendiri justru menawarkan pernikahan kontrak demi membalas pengkhianatan itu. Demi menjaga nama baik keluarga dan perasaan cintanya yang tersembunyi, Lara pun menerima tawaran tersebut. Akankah pernikahan tanpa cinta ini menumbuhkan rasa sejati, atau justru membongkar luka lama serta misteri berbahaya yang mengancam mereka?
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira hidupnya tak bisa lebih buruk lagi, sampai sang ibu terjerat utang pada Max, rentenir yang dikenal sangat kejam. Akibatnya, Hera disandera sebagai jaminan pelunasan utang tersebut. Batas waktu yang terus berjalan membuat posisinya kian terdesak. Jika ibunya gagal melunasi kewajiban itu tepat waktu, nasib mengerikan telah menanti Hera. Mampukah ia bertahan hidup dalam cengkeraman kekuasaan penuh Max yang dingin?
Sampul Novel Hot Billionaire
8.6
Sebagai anak di luar nikah, Ariel harus menanggung cemoohan publik yang merusak nama besar ayahnya. Di tengah perlakuan kejam tersebut, takdir mempertemukannya dengan Shawn Geovan. Kehadiran miliarder sempurna ini membawa harapan baru bagi Ariel. Namun, perbedaan kasta yang jurang pemisah menjadi ujian berat bagi hubungan mereka. Mampukah Shawn melindungi Ariel dari kejamnya dunia? Temukan kisah perjuangan cinta mereka yang penuh rintangan.
Sampul Novel Istriku Yang Seksi
8.1
Kehidupan Alden hancur usai memergoki pengkhianatan Synthia, sang istri tercinta. Didorong amarah dan niat balas dendam, ia menjebak Saskia, sahabat istrinya yang polos, dalam pernikahan paksa. Alden awalnya hanya ingin meluapkan rasa sakit hatinya, namun ketulusan Saskia perlahan mulai mengikis kebekuan jiwanya. Di sisi lain, Saskia harus tegar menghadapi dinginnya sikap sang suami yang angkuh. Mampukah benih cinta sejati bersemi di atas puing luka masa lalu mereka?