APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bismillah Anna

Bismillah Anna

Sejak SMP, Anna memendam rasa pada Malik yang bersikap dingin dan menyukai perempuan lain. Di tengah perjuangannya sebagai dokter muda, ia harus menghadapi duka mendalam akibat kehilangan sang ayah. Meski takdir terasa pahit dan cintanya bertepuk sebelah tangan, Anna tetap tegar melewati cobaan hidup. Akankah kesabarannya berujung pada pernikahan dengan Malik, atau takdir justru akan mempersatukannya dengan seorang pria lain yang jauh lebih misterius?
Bab
Bagikan

Bab 1

Anna gadis cantik, imut, polos, dan baik hati, dia duduk di bangkus SMA kelas 3, usianya yg saat itu meranjak 17 tahun, membuatnya harus lebih bersikap dewasa, pasalnya dengan sikap polosnya itu, ia mudah sekali terpengaruh.

Anna adalah putri pertama dari Ibu Zifah dan Pak Said, selain itu ia mempunyai adik laki laki yg berusia 14 tahun, yg duduk di bangku SMP kelas 3 Yaitu Rey.

Keluarga Anna bisa di bilang keluarga yg berada, namun bukan berarti sikap sombong ada pada mereka. berbeda dengan orang lain, di saat mereka banyak di karuniai harta, di saat itulah kedermawaan yg dimiliki keluarga Said tiada habisnya, hal ini membuat para tetangganya sangat menyukai keluarga Said.

Namun tidak dengan hati gadis yg malang Ini, karna sifatnya yg terlalu polos dalam hal Perasaan, membuatnya memendam rasa terhadap seorang pria yg selama ini ia jumpai dari bangku SD, SMP, dan SMA.

Ketika ia berada di bangku SMP, entah kenapa rasa suka terhadap pria itu mulai ada, dengan sifat polosnya, iya terus memendamnya, walaupun Anna mempunyai beberapa sahabat, tapi hal ini tetap menjadi rahasianya sendiri.

Dikala itu Anna yg duduk di kelas 2 Smp, mulai merasakan apa itu cinta?

sebenarnya sudah lama ia menyukai pria tersebut, namun baru sekarang dia tau benar cinta itu apa.

Berbeda dengan pria yg di idamkannya, pasalnya ia tak pernah berbicara sepatah katapun dengan Alifah, jangankn berbicara, menatapnya pun jarang sekali.

Malik, pria idaman Anna yg saat itu duduk di kelas 3 SMP. Nampaknya hal ini juga di sadari oleh Malik, jika Anna yang terus memandanginya, apalagi dia dari SD dan SMP selalu satu sekolah dengannya.

Tapi rasa cinta terhadap Anna masih tanda tanya terhadap diri Malik.

Di saat itu, Malik yg tinggal hitung beberapa bulan untuk menentukan kelulusanya, hati Anna begitu berkecumu antara rasa sedih dan bahagia.

Hal ini membuatnya berserah diri, sekarang ia hanya bergantung kepada takdir, apakah takdir mengizinkanya kembali untuk bertemu dengan pria idamanya atau tidak.

Sudah beberpa bulan ini kabar dari Malik pun kian lamban makin menghilang, di tambah lagi Anna yg tidak mengetahui keberadaan rumahnya membuat ia makin kesusahan untuk mencari tau. Dan akhirnya pada satu titik di mana kepasrahan Anna terhadap Malik pun muncul.

Ia menyikapi hal ini dengan ketergantunganya kepada takdir, dia merasa bahwa suatu saat nanti takdir akan mengizinkanya untuk bertemu kembali dengan izin allah.

Setahun telah berlalu, sekarang Anna duduk di kelas 3 SMP, di saat itulah rasa kebimbangan dalam menentukan SMA mana yg akan ia pilih, dalam hal ragu-ragu, tapi itu semua membuatnya kembali berpikir ke takdir tersebut. Dengan hati yg bimbang akhirnya ia memilih SMA Siwalima, di mana SMA itu adalah SMA favorit dan mendapat agreditas A.

Bulan depan adalah bulan di mana OSPEK berlangsung di SMA itu, semua persiapan dan persyaratan dalam OSPEK telah ia siapkan semaksimal mungkin.

Bulan telah berganti, minggu telah berlalu, dan hari yg di tunggu telah datang.

Keesokan harinya...

Di saat semua sudah berada di sekolah, Anna yg terkendala karena mobilnya mogok, terpaksa menunggu di bengkel, namun karena rasa was-was akhirnya ia pun mencari taksi.

Sesampai di sekolah, OSPEK telah berjalan 30 menit yg lalu. ia terpaksa menahan malu yg begitu dalam, dengan badan yg gemetar, membuat ia terpaksa muncul di tengah-tengah siswa yg telah berkumpul di ruangan dari tadi.

"Deg deg deg," nampak suara jantungnya yang berpacu sangat kuat.

"Plok plok plok"

Suara kaki Anna yg melangakah menuju ruangan yang di selenggarakanya OSPEK.

Yang tadinya di ruangan tersebut terdengar ratusan suara siswa dan siswi seketika hening mendengar sebuah suara dari balik pintu.

Dengan ketokan 3x di lanjutkan dengan suara yg terlihat gematar dan menahan malu.

"Permisi"

Ketika ia melihat ratusan siswa dan siswi membuat ia merasa ingin lari saja dari tempat itu, namun mustahil bagi gadis yg polos seperti Anna melakukan hal tersebut.

Ia terus memandang ke dalam ruangan tersebut, seketika badanya tambah gemetar karena semua mata tertuju padanya.

Bukan para siswa saja yg memandang Anna dengan kebingungan bahkan staf Osis dan Guru BK pun memandang dia.

"Oh iya ... silahkan masuk tapi berdiri di depan sini," ujar salah satu dari staf Osis tersebut.

Dengan hati yg begitu terpukul dan mata yg melotot membuatnya berdiri seperti orang yg konyol, di tambah lagi pipinya semakin memerah.

"Ayo kesini perkenalkan namamu dek?"

dengan kepala menunduk dari arah pintu sampai ke tengah-tengah ruangan, membuat Anna salah tingkah.

"Dek siapa namamu? jelaskan mengapa engkau datang segitu telatnya" ujar Wakil Ketua Osis padanya.

"Namaku Anna, maafkan aku, tadi ketika aku mau ke sekolah tapi tiba tiba ban mobilku pecah, hal itu yg membuatku menjadi terlambat."

"Yasudah kalau begitu, sebagai hukumanya kamu akan ikut dengan kak Nisa, untuk di beri hukuman," ujar Wakil Ketos.

Anna yg nampak malu, membuatnya harus mengikuti perintah tersebut, karna biar bagaimanapun ia tetap salah.

"Baik kak," ujar Anna.

"Anna ayo sini ikut dengan kk"

Di pertengahan jalan kakak yg mengantar Anna memperkenalan dirinya.

"Perkenalkan, nama kaka adalah kak Nisa, Sekretaris Osis," sapanya dengan lembut.

Anna yg nampak masih takut dan bertanya- tanya di dalam hatinya entah hukuman apa yg akan di berikan oleh mereka padanya. Membuat ia tak mendegarkan perkenalan oleh Nisa.

Karna Nisa melihat Anna sepanjang jalan ini melamun terus akhirnya ia menepuk punggungnya sambil berkata, "Dek apa yg kau hayalkan." Seketika Anna langsung terkejut.

"Eee, Ti ... Tidak kak. Maafkan aku yah."

Sikap polosnya itu membuat Nisa merasa lebih akrab lagi dengannya.

"Iya ngapapa kok, santai aja." Sembari tersenyum ke Anna.

Sesampai di tempat yg di tujui Anna semakin dag dig dug.

"Team kita kedatangan satu siswa yg hari ini datang terlambat," ujar Nisa.

Anna terus-menerus menundukan wajahnya ke bawah. Sesekali ia menatap mereka dengan penuh kepiluan. Seroang siswa mendekati Anna.

"Dek kamu ini belum juga jadi siswa disini, udah datang terlambat aja! kamu pikir ini sekolah orang tuamu apa!"

"Maafkan aku kak" ujar Anna.

"Sudah-sudah, dia punya sebuah alasan kenapa ia datang terlambat" ujar Nisa yang membelanya.

"Yah enggak bisa gitu donk! peraturan tetap peraturan, di sekolah ini enggak ada yg namanya pilih kasih" ujar Rubi! yg jabatanya sebagai staf ketertiban Osis.

"Yasudah sini ikut denganku, hukumanya adalah berdiri hormat bendera selama selesai kegiatan Ospek, paham kamu!"

"Ia kak paham kok"

Setelah semuanya kembali ke ruangan Ospek, maka tinggalah Anna seorang diri di tengah-tengah lapangan.

Dari kejauhan nampak seorang pria yg berjalan menuju ruangan tersebut. Ternyata ia adalah ketua Osis di Sekolah itu.

Sebut saja ketos (ketua osis)

Ketos yg melihat dari kejauhan membuatnya begitu heran. "Ngapain dia disitu?" lirihnya dalam hati.

"Ah mungkin dia kena hukum kali karna berbuat kesalahan." Terlihat sangat cuek.

Anna yg nampak polos dan lemah lembut itu ternyata tak bisa lagi untuk bertahan di tengah-tengah lapangan, ditambah lagi teriknya matahari membuat ia semakin pusing.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Gairah Terkutuk
8.5
Liana menyeret Hart ke kehidupannya untuk dijadikan budak, tanpa tahu pria itu adalah bagian dari masa lalunya. Hart sengaja menutupi jati diri demi melancarkan rencana besar. Pertemuan tak sengaja mereka di dekat Veronica sebenarnya telah dirancang matang oleh Hart. Di balik sikap patuhnya, Hart menyimpan rahasia kelam serta ambisi terselubung. Ia sengaja mendekati Liana lewat jerat gairah misterius untuk mencapai tujuan akhir yang tersembunyi.
Sampul Novel Hamili saya, tuan !
8.3
Chereena Kayona Albern adalah putri kesayangan Bobby Albern yang tumbuh dalam pengawasan ketat sejak ibunya tiada. Meski hidupnya sangat dilindungi, ia berhasil menjadi gadis cerdas yang dikagumi banyak orang. Namun, sebuah langkah tak terduga diambil oleh Chereena. Tanpa diduga, ia justru mendekati seorang CEO asal Rusia bernama Chaiden Barnard dan memintanya untuk menghamilinya. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan nekat gadis pintar ini?
Sampul Novel Kencan Buta Setelah Pulang Kampung
9.7
Tujuh tahun mendampingi Daniel Liman secara rahasia membuat Nadya, putri Keluarga Luandra, mengharapkan lamaran di hari perilisan albumnya. Namun, Daniel justru mengumumkan kerja sama dengan Yuna Fadian, cinta pertamanya yang baru kembali. Saat mencari penjelasan, Nadya mendengar obrolan menyakitkan dari luar ruang istirahat. Daniel mengonfirmasi bahwa selama ini Nadya hanyalah sosok pengganti sementara yang kini harus tersingkir setelah sang tokoh utama kembali.
Sampul Novel Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan
9.4
Selama tiga tahun, Claire Nolan merawat suaminya, Julian Westwood, yang lumpuh. Bukannya dihargai, Julian malah membencinya hingga tega mengunci Claire di luar rumah selama 99 hari. Saat bisa berjalan lagi, Julian justru langsung menjemput cinta pertamanya di bandara. Sadar kasih sayangnya tak dihargai, Claire memutuskan mengakhiri kontrak dan meminta cerai. Kepergian Claire akhirnya meninggalkan penyesalan mendalam bagi Julian yang terlambat menyadari segalanya.
Sampul Novel Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku
9.5
Setelah terlahir kembali, Yonatan memutuskan mundur dari industri musik demi menghindari tragedi masa lalu. Di kehidupan sebelumnya, ia dituduh memplagiasi karya Sherwin hanya karena kalah cepat rilis sepuluh menit, memicu perundungan kejam yang menewaskan orang tuanya. Kini, saat sang mantan pacar dan Sherwin berpura-pura peduli di depan media, Yonatan memilih mengabaikan mereka. Ia bertekad melindungi keluarganya dan mengungkap kebenaran di balik pencurian lagunya dalam kisah romantis penuh misteri ini.
Sampul Novel MENIKAH DENGAN SULTAN
8.9
Demi kesembuhan sang ibu, Rinai rela bekerja keras walau terus ditindas Natasya, kakak tirinya. Ketulusan Rinai menarik perhatian Wira, anak konglomerat yang menyamar dan memborong dagangannya. Konflik memuncak saat Natasya berniat menggusur rumah Rinai melalui pacarnya, tanpa tahu bahwa Wira adalah pemilik perusahaan tersebut. Begitu identitas asli Wira terbongkar, Rinai yang merasa rendah diri kabur ke kota. Namun, takdir membawanya bekerja sebagai ART di kediaman Wira.