APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bisa Tidak Mencintaimu Saja

Bisa Tidak Mencintaimu Saja

Akibat perselisihan yang membuat kekasih gelap Samuel Dirja keguguran dan mandul, sang protagonis diasingkan ke biara luar negeri. Namun, ia berhasil melarikan diri. Setahun berlalu, Samuel yang berniat menjemputnya justru mendapati wanita itu menggendong seorang anak dan bersiap menikahi pria lain. Mengira anak itu adalah alat untuk memprovokasi Shinta, Samuel meradang tanpa menyadari kebenaran bahwa bayi tersebut sama sekali bukan darah dagingnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Cinta sejati Samuel Dirja diam-diam mengenakan gaun pengantinku. Saat kami berkelahi, dia yang sedang hamil tidak sengaja terjatuh.

Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa dia tidak akan bisa hamil lagi.

Samuel yang murka pun mengirimkanku ke sebuah biara di luar negeri untuk menjadi biarawati.

Setahun kemudian, Samuel datang menjemputku dari biara. Namun, saat dia mengetahui bahwa aku sudah kabur sejak lama dan sekarang menggendong seorang anak, dia memarahiku dengan mata memerah.

"Kamu ingin menikah karena memiliki anak, atau kamu ingin menggunakan anak ini untuk menghina Shinta yang nggak bisa hamil?"

Samuel tentu tidak tahu bahwa anak ini bukan anaknya. Selain itu, aku pun juga akan segera menikah.

Setelah lebih dari setahun tidak bertemu, Samuel masih bersikap sombong seperti biasa.

Namun, aku tetap menahan emosiku, menatapnya dengan mata berbinar sambil berkata dengan nada lembut.

"Kamu salah menebak semuanya."

Kilat penghinaan di mata Samuel tidak berkurang sedikit pun. Bahkan, tersirat sedikit kebanggaan serta ejekan di matanya itu.

"Aku nggak menyangka sifat burukmu sama sekali nggak berubah. Bagaimana mungkin orang sepertimu bisa menjadi menantu Keluarga Dirja?" ujar Samuel.

Pada saat itu, Fandy yang baru berusia sebulan mulai menangis tanpa henti, memotong ocehan Samuel.

Alis Samuel sedikit berkerut. Di matanya bahkan terlintas rasa kasihan pada anak itu. Samuel hendak mengulurkan tangan untuk menggendong Fandy.

Namun, dari kejauhan terdengar panggilan manja, membuat Samuel menurunkan tangannya kembali. Pandangannya langsung tertuju ke arah suara.

"Kak Samuel."

Shinta melangkah mendekat. Begitu melihatku dan Fandy, wajahnya langsung berubah muram.

Namun, dia langsung merangkul lengan Samuel dengan manja, menunjukkan kedaulatan, serta kepemilikannya atas pria itu.

"Kak Samuel, aku nggak tahu kamu datang ke sini mencari Kak Laura. Apakah kehadiranku di sini mengganggu ...."

Samuel langsung menjelaskan.

"Bagaimana mungkin mengganggu? Dia sudah merenung selama setahun, apa mungkin dia masih suka cemburu seperti dulu?"

Samuel mengangkat kepalanya untuk melihat reaksiku, sementara aku hanya tersenyum dengan tenang.

"Bagaimana mungkin kamu mengganggu? Yang mengganggu tentu saja aku. Aku akan pergi dulu," kataku.

Ketika aku hendak pergi, Samuel langsung menarik pergelangan tanganku, lalu memarahiku dengan penuh amarah.

"Aku baru saja mengatakan kalau kamu nggak akan bersikap cemburu lagi, tapi ternyata kamu masih sama seperti dulu. Aku sudah menilaimu terlalu tinggi!"

Jika ini dulu, aku pasti akan patah hati karena dia membela Shinta. Namun, sekarang aku tidak ingin berdebat sepatah kata pun dengannya.

Aku langsung melepaskan diri dari cengkeramannya dengan keras.

"Aku masih harus mengejar pesawat. Kalian berdua silakan lakukan urusan kalian," kataku.

Aku masih memiliki urusan besar yang harus diselesaikan dengan kepulanganku ke tanah air.

Namun, begitu aku menggendong Fandy menuju bandara, Samuel juga menelepon, memesan tiket pesawat untuk mereka berdua pulang ke tanah air.

Begitu naik pesawat, Fandy langsung menangis karena kelaparan. Aku bergegas ke ruang ibu dan anak untuk menyusuinya.

Namun, Shinta langsung menghalangiku, hendak merebut anakku.

"Kak Laura, kenapa kamu nggak bisa menidurkan anak? Fandy terus menangis, biar aku yang menidurkannya."

Aku menghindar dengan cepat, memeluk Fandy erat-erat dengan waspada, lalu berujar.

"Fandy punya asma, biar aku saja yang mengurusnya."

Tak disangka, Shinta malah menangis tersedu-sedu sambil menyeka air matanya.

"Aku nggak akan bisa punya anak lagi. Aku nggak menyalahkan Kakak yang menyebabkan aku keguguran. Tapi apa aku juga nggak boleh menggendong anakmu sebentar saja?"

Begitu Shinta menangis, semua orang di pesawat memandangku, mengira aku yang mengusik Shinta.

Samuel yang mendengar suara itu pun datang, memandangku dengan tatapan merendahkan.

"Laura, apa yang salah kalau Shinta ingin menggendong anak itu? Apa yang dia lakukan sampai kamu begitu nggak mau mengalah? Kamu benar-benar nggak tahu sopan santun!" ujar Samuel.

Aku benar-benar tidak bisa menahannya. Aku menatap Samuel dengan tegas, nada suaraku mengandung peringatan.

"Fandy adalah anakku. Shinta mengalami keguguran karena kecelakaan, kenapa harus menyalahkan aku?"

Begitu aku selesai bicara, Samuel hendak memarahiku, tetapi wanita-wanita lain di pesawat mulai membelaku.

"Setelah mendengarkan sekian lama, ternyata ada yang berpura-pura polos dan menyedihkan hanya untuk merebut anak orang lain. Benar-benar nggak tahu malu!"

"Di depan banyak orang, dia nggak hanya ingin merebut anak orang lain, tapi masih berani menangis juga!"

Shinta dimarahi sampai wajahnya menjadi merah padam, Samuel pun maju untuk membelanya.

"Aku adalah Ayah dari anak ini. Ini urusan keluargaku!"

Pada saat itu, seorang penumpang wanita dari tempat duduk tertentu mencibir memarahi.

"Apa kamu masih bisa disebut sebagai Ayah anak ini? Kamu membantu wanita lain merebut anak itu, bagaimana mungkin kamu bisa menjadi Ayah yang baik?"

"Jangan naik pesawat ini lagi nanti. Melihat sepasang bajingan seperti kalian benar-benar sebuah kesialan ...."

Samuel yang tidak pernah diperlakukan seperti ini murka setengah mati. Dadanya naik turun secara berlebihan, tetapi dia tidak bisa berkata apa-apa.

Shinta bahkan lebih marah sampai menggertakkan giginya. Matanya penuh air mata, sebelum akhirnya dia menangis sambil berlari ke toilet.

Ketika aku hendak mendorong pintu ruang ibu dan anak, Samuel mengangkat tangan untuk menghalangi gagang pintu.

Suara pria itu sangat dingin, tampak hampir menggertakkan gigi ketika memerintahkan pramugari yang ada di samping.

"Di pesawat ini ada banyak orang yang membawa anak. Mereka membutuhkan ruang ibu dan anak, tapi Nona Laura, kamu nggak memerlukannya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
8.7
Tujuh kali menikah dan diceraikan oleh pria yang sama demi wanita lain membuat perasaan wanita ini mati rasa. Dari mencoba mengakhiri hidup hingga belajar pergi tanpa suara, ia telah melewati semua kepedihan. Kini, saat kekasih lama suaminya kembali, ia memilih menyodorkan surat cerai atas inisiatif sendiri. Sang suami mengira ini hanyalah bagian dari siklus pernikahan kembali yang biasa mereka lakukan, tanpa menyadari bahwa kali ini istrinya benar-benar pergi selamanya.
Sampul Novel Love of My Life
9.6
Demi mencari dalang di balik kerugian bisnis keluarganya, desainer lulusan Parsons bernama Pandan Wangi menyamar menjadi OG di PT Inti Graha Anugrah. Penyelidikannya menemui jalan buntu ketika Denver, musuh masa kecilnya, justru dicurigai sebagai pelaku utama. Di tengah kemelut perusahaan, Pandan malah menghadapi masalah pribadi yang membuatnya hamil. Kini, ia harus berjuang menyelamatkan warisan Aditama Group sambil mencari cinta sejatinya.
Sampul Novel Mencintai Musuh Keluargaku
9.1
Ketegangan klan Nocturn dan Dravein di Ravenbrook memuncak ketika Isabelle Greystone tersesat di area musuh. Di sana, ia bersua River Blackwood, vampir Nocturn yang langsung jatuh hati tanpa menyadari siapa Isabelle sebenarnya. Begitu kebenaran terungkap, pertempuran hebat antar keluarga pun pecah. Diuji oleh pertumpahan darah dan loyalitas, akankah hubungan asmara terlarang mereka selamat, atau justru binasa akibat takdir permusuhan kuno yang kejam?
Sampul Novel Miliarder Mendadak!
8.4
Demi wasiat keluarga, Vera Dianthe terpaksa menikahi Dorian Ashford, sang CEO kapal pesiar mewah. Merasa terikat tanpa kehendaknya, Dorian pun mengajukan kesepakatan yang menyulitkan Vera. Namun, keteguhan dan keberanian Vera dalam menghadapi Dorian justru mulai memikat hati sang suami. Konflik semakin rumit saat Isabella Moreau, kekasih Dorian, mulai melancarkan serangan demi merusak hubungan mereka. Di tengah intrik kekuasaan ini, mampukah benih cinta sejati tumbuh?
Sampul Novel Story On
7.8
Koleksi fiksi pendek ini menyajikan variasi kisah cinta dewasa 21+ yang sarat akan gairah. Setiap bagiannya dikemas lewat penuturan intens yang dapat memacu adrenalin pembaca. Mengingat adanya unsur eksplisit yang berani dan emosional, kebijaksanaan pembaca dalam menyelaraskan umur sangat dianjurkan. Rasakan jalinan cerita modern yang memikat serta mampu memantik imajinasi mendalam di setiap bagian kisah romantis ini.
Sampul Novel The Devil
8.8
Trauma mendalam akibat kekejaman sang paman mendorong Alina mengambil keputusan ekstrem. Ia nekat menyerahkan seluruh hidupnya kepada Alardo, sesosok iblis mengerikan, demi mendapatkan perlindungan dan membalaskan dendamnya. Namun, kesepakatan gelap ini justru menjebak Alina dalam perasaan cinta terlarang pada sang iblis. Terseret kian jauh ke dalam kegelapan, akankah Alina mampu menemukan jalan keluar, atau justru hancur selamanya dalam jerat asmara yang mematikan?