APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bertukar Peran Dipelaminan

Bertukar Peran Dipelaminan

Wajah yang serupa dengan sang kakak, Mariana, justru membawa petaka bagi Eveline. Demi menutupi aib keluarga akibat kehamilan rahasia Mariana, Eveline dipaksa berpura-pura menjadi pengantin di hari pernikahan. Rencananya sederhana: ia hanya perlu menyamar semalam dan membius Viktor, sang suami, dengan obat tidur. Namun, saat fajar tiba, janji Mariana untuk kembali bertukar peran tidak pernah terwujud. Keputusan ini justru menyeret Eveline ke dalam pusaran rahasia kelam keluarga yang mulai terkuak.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keesokan paginya, Eveline terbangun dalam kekosongan yang mencekam. Udara terasa lebih berat, seakan setiap napas yang dihirupnya dipenuhi dengan rasa bersalah yang tak terhindarkan. Matanya membuka perlahan, dan ia mendapati dirinya di kamar yang sama dengan Viktor. Namun, tidak ada Viktor di sana. Hanya keheningan yang menyelimuti ruangan.

Eveline duduk di tepi tempat tidur, tubuhnya masih lemas dan terasa berat. Malam itu, segala yang ia coba hindari akhirnya terjadi-segala kebohongan yang ia bangun kini mulai runtuh, dan ia tahu, tidak ada yang bisa kembali seperti semula. Apa yang harus ia lakukan sekarang?

Namun, pikirannya langsung teralihkan oleh suara langkah kaki yang terdengar dari luar. Pintu kamar terbuka dengan perlahan, dan sosok Viktor masuk dengan wajah yang tampak lebih gelap dari sebelumnya. Matanya yang biru tajam menatapnya dengan intensitas yang mematikan. Ada sesuatu dalam tatapannya yang menuntut penjelasan.

"Eveline," suara Viktor terdengar rendah, namun tegang. "Kau berhutang penjelasan."

Eveline mencoba untuk berdiri, tetapi tubuhnya terasa lemas. Ia hanya mampu menatap Viktor dengan tatapan kosong. Perasaannya bercampur aduk-takut, bingung, dan juga sedikit lega. Setidaknya, Viktor telah mengetahui sebagian dari kebenaran, meskipun semuanya masih belum sepenuhnya terungkap.

"Viktor, aku..." Eveline memulai kalimatnya, tetapi suaranya begitu pelan dan rapuh, hampir seperti bisikan. "Aku bukan siapa yang kau pikirkan."

Viktor maju selangkah, jarak antara mereka semakin dekat. "Aku tidak peduli siapa dirimu. Yang penting sekarang adalah mengapa kau berbohong padaku." Suaranya semakin menegang, dan tubuh Eveline merasa kian terhimpit oleh keberadaan Viktor yang semakin mendekat.

Eveline ingin menjauh, namun ia tahu ia tidak bisa. Tidak ada tempat untuk lari. "Aku..." Kali ini, suaranya lebih jelas. "Aku adalah pengganti dari kakakku. Aku dipaksa untuk menggantikannya, untuk menyelamatkan nama baik keluarga kita."

Viktor terdiam, wajahnya kaku. Seolah kata-kata Eveline adalah sebuah pukulan yang membuatnya terpukul mundur. Ia tidak bisa percaya apa yang baru saja didengarnya. "Kakakmu? Jadi, siapa yang sebenarnya aku nikahi malam itu?"

Eveline menundukkan kepala, rasa malu menguasai dirinya. "Kau... menikahi aku, tetapi aku bukan yang seharusnya berada di sana. Aku hanya pengganti sementara." Suaranya mulai serak, dan air mata yang berusaha ia tahan akhirnya jatuh tanpa bisa dicegah. "Kakakku hamil, dan ia tidak bisa menikah denganmu, jadi aku yang dipaksa untuk menggantikannya."

Viktor tidak berkata apa-apa untuk beberapa saat, hanya menatap Eveline dengan ekspresi yang campur aduk-antara rasa marah, bingung, dan luka yang dalam. "Jadi, malam itu..." Viktor terhenti, tidak tahu harus melanjutkan kalimatnya atau mengumpulkan pikirannya terlebih dahulu. "Semua yang terjadi adalah kebohongan, kan? Aku tidak menikahi orang yang seharusnya aku nikahi."

Eveline hanya bisa mengangguk pelan, tubuhnya terasa semakin rapuh. "Aku minta maaf. Aku benar-benar minta maaf, Viktor. Aku tidak punya pilihan lain."

Viktor berbalik dan berjalan ke jendela, menatap keluar dengan pandangan yang kosong. Ia menghela napas panjang, seolah mencoba meredakan gejolak emosinya yang semakin meningkat. "Kau tahu, Eveline, aku tidak tahu apakah harus marah padamu atau merasa kasihan." Suaranya terdengar lebih tenang, namun penuh dengan kekosongan yang dalam. "Aku tidak tahu siapa yang harus kutuntut dalam hal ini. Kau atau keluargamu? Atau bahkan Mariana yang telah mengatur semua ini?"

Eveline merasakan dada yang sesak, dan ia tahu Viktor benar. Semua ini adalah kekacauan yang diciptakan oleh orang-orang yang seharusnya melindunginya, tetapi justru memaksanya untuk melakukan hal-hal yang tak pernah ia pilih. "Aku hanya ingin semuanya selesai," ujar Eveline pelan, hampir seperti merintih.

Viktor menoleh dan mengamati Eveline dengan tatapan yang penuh amarah dan kebingungannya sendiri. "Kau ingin semuanya selesai? Lalu, bagaimana dengan aku? Apa yang harus aku lakukan sekarang, Eveline? Apa yang harus aku pikirkan tentang pernikahan kita, yang sejak awal dibangun di atas kebohongan?"

Eveline ingin menjawab, tetapi kata-kata itu terasa begitu berat, seolah tenggelam dalam lubang hitam yang tak bisa ia keluarkan. "Aku tidak tahu. Aku benar-benar tidak tahu."

Di luar jendela, hujan mulai turun dengan deras, seakan mencerminkan perasaan yang membasahi hati mereka. Ruangan itu terasa semakin sempit, dan setiap detik yang berlalu semakin menguji keteguhan hati mereka. Viktor menghela napas panjang, lalu duduk di kursi yang terdekat, matanya masih terpaku pada Eveline.

"Jadi, apa yang kita lakukan sekarang?" Viktor bertanya, suaranya kali ini lebih lembut, namun masih ada kekecewaan yang mendalam di dalamnya.

Eveline tidak tahu harus menjawab apa. "Aku tidak tahu, Viktor. Aku hanya ingin... Aku ingin keluar dari semua ini. Tapi aku tidak tahu caranya."

Viktor terdiam, menatap Eveline dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Kau harus memilih, Eveline," katanya dengan suara yang dalam. "Kau harus memilih apakah kau akan melanjutkan kebohongan ini atau menghadapinya. Karena jika kita terus seperti ini, semuanya akan hancur lebih cepat dari yang kita pikirkan."

Eveline merasa keputusasaannya semakin dalam. Tidak ada jalan yang mudah, dan setiap pilihan yang ada akan membawa konsekuensi yang lebih besar. Namun, ia tahu satu hal-semuanya sudah terlalu jauh untuk mundur sekarang. Kebohongan ini sudah terlalu dalam tertanam, dan ia harus menemukan cara untuk keluar dari perangkap yang ia sendiri tidak tahu bagaimana cara menghindarinya.

Tiba-tiba, suara pintu terbuka keras, dan sosok Mariana muncul di ambang pintu. Wajahnya tampak marah, dan matanya penuh dengan ketegangan. "Apa yang kalian berdua bicarakan?" suara Mariana terdengar tajam, penuh rasa was-was.

Viktor menatap kakak Eveline dengan pandangan yang mengandung lebih banyak kebingungan dan amarah. "Apa yang terjadi di sini, Mariana? Apa yang kalian rencanakan semua ini? Dan kenapa semua ini harus melibatkan Eveline?"

Mariana terdiam beberapa saat, sebelum akhirnya menatap Eveline dengan ekspresi yang sulit dimengerti. "Kau tak bisa menghindari kenyataan, Eveline. Kita semua terjebak dalam permainan ini, dan tidak ada yang bisa keluar tanpa membayar harga yang mahal."

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Iblis Azhar
9.3
Citra didera pergolakan batin yang hebat. Di satu sisi, ia membenci kekejaman Azhar, namun di sisi lain, ketakutan kehilangan pria itu merayap saat rasa cinta mulai bersemi. Azhar sendiri awalnya hanya berniat memperbudak Citra demi memuaskan hasratnya. Namun lambat laun, naluri untuk melindungi wanita itu justru menguasai dirinya. Hubungan yang sarat akan luka ini pun berkembang menjadi ikatan rumit, membuktikan hadirnya rasa yang tepat di waktu yang salah.
Sampul Novel Diary Istri CEO
9.5
Aisyah, lulusan Manajemen Pendidikan Islam, merantau ke Jakarta untuk berdakwah. Namun, ia justru dihina saat melamar di perusahaan milik Rahman. Rahman, sang CEO sukses, berubah menjadi nakal sejak batal menikah dengan Cindy akibat masalah kesuburan. Suatu hari, takdir membuat Aisyah mengetahui rahasia Rahman. Demi menjaga kehormatan, ia bersedia dinikahi. Walau sempat ragu dengan kondisinya, Rahman akhirnya menerima syarat Aisyah untuk berikhtiar bersama demi masa depan.
Sampul Novel Dikhianati oleh Orang yang Dicintai
9.1
Malam pertama Lana berubah menjadi mimpi buruk saat mendapati suaminya, Revan, berselingkuh dengan seorang pria. Di tengah keputusasaan karena dikhianati dan terjebak di rumah mertua, Lana kehilangan arah. Namun, sang ayah mertua, Henry, datang melindungi. Ketegasan Henry luluh demi menjaga menantunya yang rapuh. Dalam kesunyian yang mendalam, Lana mulai bergantung pada Henry hingga akhirnya hubungan terlarang di antara mereka berdua terjalin tak terkendali.
Sampul Novel Dinodai CEO Kejam
8.3
Sena Monela mengalami nasib buruk hanya karena mengenakan gaun sang kakak di hari ulang tahun kekasihnya. Ia diculik oleh Alexander Sagala, seorang pria berkuasa yang ingin membalas dendam demi adiknya yang depresi akibat ditinggalkan oleh Giana, kakak Sena. Meski menyadari telah salah menangkap orang, Xander menolak melepaskan Sena dan justru menjadikannya tawanan pribadi. Kisah penuh misteri dan penderitaan Sena dimulai saat ia terperangkap dalam kemarahan sang CEO kejam.
Sampul Novel Mantan Istri CEO Tampan
8.9
Alana terpaksa pergi menjauh selamanya demi membiayai operasi Andra. Ia rela meninggalkan suaminya itu meski dalam kondisi mengandung. Merasa dikhianati, Andra pun menyimpan dendam mendalam dan bertekad membalas sakit hatinya jika kelak bersua kembali. Tujuh tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka lagi. Kini Alana telah memiliki seorang anak, sedangkan kebencian di hati Andra masih membara. Akankah cinta lama mereka bisa bersemi kembali?
Sampul Novel Menikahi Mantan Pacar Teman
9.0
Dunia Mei runtuh saat pria impiannya sejak SMA menikah dengan sahabatnya. Di tengah pesta pernikahan yang menyakitkan itu, Juna datang membawa lamaran tak terduga. Meski mapan dan menawan, mantan kekasih sahabatnya itu juga sedang patah hati. Juna menawarkan sebuah pernikahan tanpa cinta sebagai jalan mencari kebahagiaan baru. Akankah persatuan dua jiwa yang terluka ini menjadi obat penawar lara, atau justru menggoreskan luka yang jauh lebih perih?