APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bertukar Pasangan

Bertukar Pasangan

Pertemuan tak sengaja di kapal pesiar memicu ketertarikan terlarang antara dua pasangan muda. Marc dan Valerie merasa terpikat oleh Dylan dan Laura, begitu pula sebaliknya. Didorong rasa penasaran yang memuncak, Dylan mengusulkan ide gila kepada istrinya untuk bertukar pasangan selama satu hari. Keputusan berisiko ini membawa mereka ke dalam hubungan dewasa yang penuh gairah. Akankah eksperimen ini berakhir begitu saja, atau justru mengungkap misteri kehidupan baru?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Hei sweetheart, kamu yakin tidak ingin ikut ke kolam renang?!" Marc merangkul istrinya dari belakang.

Valerie berbalik dan melihat Marc dengan wajah tertekuknya, "Bukankah di sana mereka semua akan bugil?!" tanya Valerie to the point.

"Betul sekali Val, malam ini adalah puncak acaranya. Semua tamu akan hadir disana, dan kamu tahu?” Marc menjawab dengan mata berbinar-binar sambil.

Valerie bergidik, "Tidak! Aku tidak mau Marc!" tolak Valerie mentah-mentah, membayangkan apa yang akan terjadi di sana membuat Valerie tiba- tiba mual.

"Apa kamu yakin?" tanya Marc sekali lagi.

Karena pasti jauh lebih menyenangkan jika bisa menikmati ini berdua dengan istrinya.

Valerie mengangguk dengan cepat, "Sangat yakin!"

"Hmm baiklah, tapi kamu akan bosan berada di kamar." Marc masih mencoba sedikit membujuk istrinya.

"Marc, bersenang-senanglah! Aku akan berjalan-jalan di kapal pesiar ini." Valerie benar-benar tidak bisa ikut dalam hal gila yang di sukai oleh suaminya.

"Ok sweety, kamu juga bersenang-senanglah," Marc menyerah membujuk Valerie.

Karena sejak awal pria itu tidak pernah memaksa Valerie untuk mengikuti hobinya yang sangat tidak biasa ini.

Contohnya seperti malam ini, mereka merayakan ulangtahun pernikahan mereka dengan liburan di kapal pesiar.

Bukan karena tanpa alasan, Marc memilih kapal pesiar ini dikarenakan ada event yang sangat ia nantikan—Naked Pool. Meskipun mereka berdua harus pergi ke negara sakura. Dimana para undangan yang hadir harus tanpa mengenakan sehelai benang pun saat acara berlangsung.

Acara ini di peruntukkan bagi jiwa-jiwa yang suka kebebasan.

"Hmm, tentu saja,"jawab Valerie mengedipkan mata dan tersenyum manis.

Dia tidak pernah keberatan dengan hobi aneh suaminya itu.

"See you sweety." Marc melambaikan tangannya kepada Valerie sebelum menutup pintu kamar.

Valerie dan Marc adalah pasangan yang tidak pernah menduga mereka akan berakhir dalam pernikahan. Karena mereka berdua memiliki kepribadian dan karakter yang bertolak belakang. Tapi siapa sangka, itu semua yang membuat mereka berdua saling tertarik satu sama lain dan menemukan kecocokan lebih baik dari dugaan mereka.

Valerie dan Marc berpacaran selama dua tahun dan memutuskan untuk menikah. Setiap tahun, mereka akan berbulan madu di negara yang berbeda-beda. Tentu saja dengan event-event yang di sukai oleh Marc.

"Ahh, lebih baik aku mencari udara segar di luar sana!!" gumam Valerie seraya memilih gaun panjang dan kardigan yang berwarna senada—pink pastel. Gaun tersebut melekat sempurna di tubuhnya.

"Manis!" gumam Valerie puas melihat dirinya di pantulan cermin.

***

Sedangkan, di kamar yang berada tepat di sebelah Valerie dan Marc terlihat dua pasangan sedang memadu kasih.

"Laura, milikmu meremasku sayang dengan begitu kuat!" erang Dylan di sela pompaannya.

Suara desahan Laura memenuhi ruangan kamar tersebut, "Ah sayang! Harder please!" racauan vulgar wanita bertubuh seksi itu.

Dylan menjadi sangat bergairah ketika melihat Laura yang baru saja selesai mandi, tubuh istrinya yang masih basah terlihat sangat erotis.

Tepat saat itu juga, dia menarik tubuh istrinya membuat mereka berakhir dengan peraduan liar di atas sofa.

Dylan menaikkan kedua kaki Laura dan melebarkannya. Menusuk dengan dalam ke inti tubuh istrinya.

"Akh! Akh! Dylan lebih dalam please!" mohon Laura dengan mulut terbuka karena desahan nikmat.

"As your wish sayang!!" Dylan menghujam dengan dalam liang kenikmatan Laura dengan keras dan cepat.

"Oughh, nikmat Dylan, sayang a-a-aku mau keluar!"

"Bersama Lau!" seru Dylan dan semakin dalam menghujam Laura dan meremas kedua payudara istrinya.

"Ugh sayang, aku keluar!" erangan Dylan mendapatkan puncak kenikmatannya, dia tidak dapat menahan hisapan kuat dari kewanitaan istrinya.

"Yes Dylan!" Laura pun mengunci tubuhnya mendapatkan puncak kenikmatan bersama sang suami.

Dylan memeluk tubuh istrinya yang begitu seksi dan mengecupnya sekilas.

"Kamu yakin tidak ingin ikut sayang?" tanya Laura dengan nafas yang masih tersengal-sengal akibat gempuran suaminya.

Dylan mengecup kening Laura, "Ya sayang, kamu sangat tahu, aku tidak tertarik dengan hal-hal seperti itu, kamu nikmati saja, hmm?"ucapnya lembut mengizinkan istrinya untuk mengikuti event Naked Pool yang diadakan di kapal pesiar ini.

Yang sengaja dia hadiahkan untuk sang istri sebagai hadiah anniversary pernikahan mereka yang ketiga tahun. Karena Laura sempat membahas masalah event ini kepada dirinya.

Laura tersenyum senang dan mengecup bibir Dylan, "Thank you sayang! Kalau begitu aku berpakaian dulu!" serunya semangat dan mengambil kimono tipis untuk menutupi tubuhnya.

"Kamu tidak membasuh diri dulu sayang?" tanya Dylan.

Laura menggelengkan kepalanya sambil mengikat tali kimononya, "Tidak perlu sayang, lagi pula di sana aku akan masuk untuk berenang."

Dylan hanya tertawa kecil, "Terserah kamu saja, sayang."

Laura berlari kecil dan kembali menghampiri Dylan, "Cup! Bye sayang!" Laura mengecup bibir Dylan dan berpamitan.

"Have fun, sayang!" seru Dylan sebelum istrinya menghilang dari pintu.

"You too!" suara Laura terdengar samar-samar.

Yah, beginilah kami. Laura dan diriku memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Tapi aku sangat mencintai dia yang apa adanya. Termasuk hobinya yang aneh itu.

Itu hanya sekedar hobi—pikirku. Jadi, tidak ada masalah selama dia bahagia, aku pun bahagia.

"Lebih baik aku bersih-bersih dan keluar untuk mencari udara segar!"

----

Marc berjalan penuh percaya diri dengan celana renang yang dia kenakan. Tubuhnya yang standart tapi masih dalam kategori sedap di pandang. Tidak menyurutkan dirinya untuk tampil tanpa sehelai kain ditubuhnya setelah melepaskan celana renangnya disalah satu kursi santai yang berada ditepi kolam renang.

"Ahh, karena semua di sini orang jepang, membuatku tidak khawatir kalau akan bertemu orang dari negaraku! Tidak mungkin ada orang lain yang sepertiku untuk pergi begini jauh hanya untuk mengikuti event ini!"gumam Marc dan masuk ke dalam kolam renang.

Marc melihat sekeliling dan sedikit kecewa karena tamu yang datang rata-rata sudah berumur. Hanya beberapa yang berada dalam seusianya, yang tentu saja mereka terlihat cuek untuk menikmati waktu mereka. Ada yang berpasangan ada juga yang seperti dirinya, sendiri menikmati event menyenangkan ini.

"Sebaiknya aku berenang saja!" gumamnya dan mulai berenang namun matanya tertuju pada siluet yang lewat di sampingnya.

Marc spontan berhenti dan terperangah ketika siluet tersebut berdiri lalu mengusap rambut panjangnya kebelakang.

"Wow! Luar biasa! Tubuhnya begitu seksi!" gumam Marc dalam hati tidak dapat mengalihkan pandangannya dari wanita cantik di depannya.

"Wajah, tubuh dan kulitnya sangat cantik, dan sepertinya dia satu-satunya wanita asing yang ada di sini. Di atas semua itu, wanita ini terlihat sangat percaya diri dengan penampilannya." kagum Marc melihat wanita didepannya.

"Parfaite!" seru Marc memuji wanita didepannya menggunakan bahasa negaranya—prancis. Parfaite artinya kesempurnaan untuk seorang wanita.

Namun, naasnya wanita yang dipuji tersebut menoleh ke arahnya.

"Yak!" teriak wanita tersebut menutupi tubuhnya dan berlari meninggalkan dirinya yang ikut terkejut.

"Shit! Jangan bilang kalau dia juga berasal dari Prancis?" tatapan Marc tidak dapat teralihkan dari kemolekan tubuh wanita yang baru dia temui.

"Damn! Dia terlalu sempurna!"

***

Dan di sisi kapal pesiar yang lainnya, Valerie tengah berjalan-jalan di deck kapal menikmati angin laut dan keindahan malam.

Brugh

"Sorry," suara pria yang menabraknya.

Valerie menoleh sedikit dan menjawab, "No problem," kemudian berlalu meninggalkan pria yang menabraknya tadi. Memilih untuk duduk di salah satu kursi panjang menghadap ke lautan lepas.

"Oh my! Apa dia seorang bidadari?" gumam Dylan terpesona dengan keanggunan wanita yang baru saja dia tabrak.

"Aku tidak pernah melihat wanita dengan kecantikan seperti ini!" Dylan tidak dapat meninggalkan wanita tersebut dalam kesendirian.

Pria itu memilih untuk mengawasi wanita manis yang ia tabrak tadi dari jarak jauh, menikmati keindahan yang mempesona didepannya. Seolah ada magnet yang siap mengikat dirinya dengan wanita itu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARANJO
8.1
Aranjo, dewi muda berdarah iblis, dijatuhi hukuman menjalani sepuluh kehidupan fana untuk melompati bencana cinta. Walau dibesarkan di alam langit, ia selalu diasingkan dan dijebak oleh ibu tiri serta saudara perempuannya. Di balik hukuman ini, Kaisar Langit menyimpan taktik rahasia. Sang Kaisar berniat melenyapkan emosi Aranjo demi menjadikannya Dewi Agung berkekuatan mutlak. Akankah takdir tunduk pada ambisi sang penguasa langit, atau malah berbalik?
Sampul Novel Istri yang terbuang
9.2
Natasha harus pergi dengan hati hancur setelah Aiden, suaminya sendiri, mengusirnya secara kejam di hadapan seluruh keluarga besar. Masalah sepele itu membuat semua kerabat mengabaikannya, bahkan tak ada yang peduli saat ia mencoba menghubungi mereka. Di tengah badai hujan, Natasha ambruk tak berdaya meratapi akhir rumah tangganya yang tragis. Sanggupkah ia membuka pintu maaf bagi Aiden setelah dikhianati sedalam ini?
Sampul Novel Menjadi Bayang Cinta Pertamanya
9.2
Sedang hamil tiga bulan, Jessy dipaksa suaminya, Jasper, menyelam ke laut demi mengambil kalung peninggalan ibu dari cinta pertamanya, Viola. Meski memohon dengan air mata, Jessy justru disudutkan oleh teman Jasper karena hanya ia yang bisa berenang. Berharap ada belas kasih di mata sang suami, Jessy justru menerima penolakan dingin. Jasper menegaskan ia akan baik-baik saja karena pandai berenang sebelum dirinya didorong ke laut. Jessy akhirnya sadar ia hanyalah bayangan dalam hidup Jasper.
Sampul Novel SENTUH HATIKU DENGAN CINTAMU
8.7
Dilema asmara membayangi Ratu saat Kenzo menyatakan cinta tulusnya. Ratu yang curiga merasa Kenzo hanya terobsesi pada penampilan fisiknya semata. Guna menguji kesungguhan tersebut, Ratu meminta kebebasan penuh sebagai bukti nyata. Kenzo pun terjebak dalam pilihan sulit. Ia harus menghadapi kenyataan pahit tentang cinta tanpa kepemilikan, sebuah keputusan emosional yang pada akhirnya menyisakan luka batin mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel THE MAFIA: MARIJUANA
8.4
Daphne Madison bertekad membalas dendam pada Edgar David Ruthen yang telah menghabisi nyawa kembarannya. Demi memuluskan misinya, ia menemui Casillas Rodriguez untuk menawarkan diri sebagai mata-mata ganda. Walau sempat diancam senjata, Casillas akhirnya luluh setelah Daphne menyerahkan segalanya demi mendapat jaminan keselamatan. Kerja sama rahasia pun terjalin, tetapi keduanya justru terperangkap dalam obsesi yang rumit. Casillas menolak melepas Daphne walau hubungan itu terasa salah.
Sampul Novel Valentine & Memories
8.3
Hidup Meera Zean Anatashya yang semula teratur dan penuh ambisi seketika hancur akibat kencan buta daring yang berujung petaka. Kini, ia tengah mengandung anak dari Zyan Derson Ozvick, sang Pangeran Mahkota yang sebenarnya telah bertunangan. Meski Meera berencana pergi setelah melahirkan, Zyan justru bertekad mengurungnya di kerajaan selamanya. Takdir pun menjerat Meera bersama pria yang telah merusak masa depannya.