APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Balas Dendam Manis Sang Ratu Miliarder

Balas Dendam Manis Sang Ratu Miliarder

Setelah diusir, Helen baru menyadari identitas aslinya yang bukan bagian dari keluarga tersebut. Rumor menyebut ia kembali ke pelukan keluarga miskin yang akan mengeksploitasinya, namun fakta justru berbanding terbalik. Ayah kandung Helen rupanya seorang miliarder yang siap memanjakannya. Helen sendiri memegang paten desain bernilai fantastis dan menjadi mentor astronomi nasional. Di saat publik menantikan kejatuhannya, ia melesat menjadi sosok legendaris dan memikat pria misterius yang sangat berkuasa.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Kamu!" teriak Adelia, wajahnya memerah karena marah. Helen berani memakinya dan Kenny?! Berani sekali dia!

Senyum Helen sedikit melebar. "Kamu dan Kenny memang tercipta untuk satu sama lain. Anjing yang satu suka menendang orang yang terjatuh, dan anjing yang satu lagi hanya peduli pada uang."

Adelia baru saja kembali ke Keluarga Ginanjar selama tiga hari, dan Kenny tampaknya sudah jatuh cinta padanya. Helen menganggap hal ini sebagai lelucon.

Tepat saat Adelia tidak bisa menahan api amarahnya lagi dan hendak memaki Helen, dia melihat Arianti menuruni tangga. Dalam sekejap, Adelia mengatupkan bibir, air mata mengancam akan mengalir dari matanya saat dia memasang ekspresi menyedihkan. Dia dengan cepat menyeka air matanya yang palsu.

Menyaksikan pemandangan itu, amarah Arianti memuncak. Dia bergegas menghampiri dan berteriak, "Helen, tidak heran orang tua kandungmu adalah orang kampung yang miskin. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Kamu tidak punya sopan santun sedikit pun! Tidak bisakah kamu pergi tanpa melontarkan sindiran terakhir pada Adelia? Apakah aku harus mengusirmu?!"

"Tidak punya sopan santun? Didikanmu memang bagus," balas Helen, senyumnya dipenuhi dengan sarkasme.

Helen belum pernah bertemu orang tua kandungnya. Saat Arianti menyatakan bahwa Helen tidak punya sopan santun setelah bertahun-tahun tinggal bersama Keluarga Ginanjar, itu sama saja dengan menghina keluarganya sendiri.

Arianti belum pernah melihat Helen memiliki lidah yang begitu tajam. Dia menekan dada dengan tangannya, seolah-olah dia akan jatuh pingsan karena terlalu marah.

Mata Adelia memerah, wajahnya menunjukkan rasa khawatir yang dibuat-buat. "Kak Helen, aku tahu kamu merasa kesal. Meskipun kamu bukan lagi putri Keluarga Ginanjar, aku telah mencarikan pekerjaan untukmu di pedesaan. Selama kamu bekerja keras, kamu masih bisa menghidupi dirimu sendiri."

Adelia mengangkat sepucuk surat rekomendasi, dan Helen meliriknya sekilas. Surat rekomendasi itu untuk pekerjaan pembersihan di sebuah penginapan di kota kecil.

Adelia ingin meletakkan surat itu di tangan Helen, tetapi secara tidak sengaja menjatuhkan tas Helen ke lantai, menyebabkan buku sketsa kecilnya terjatuh keluar.

Para tamu di ruang perjamuan melihat kejadian itu, mata mereka terbelalak karena terkejut.

Semua orang tahu bahwa Adelia belakangan ini disebut sebagai seorang genius dalam desain mode. Dia selalu membawa buku sketsa ini bersamanya setiap hari. Tak lama kemudian, dia akan menjadi direktur desain di perusahaan mode milik Keluarga Ginanjar.

Wajah Adelia dipenuhi rasa tak percaya, dia menutup mulut dengan tangannya, dan air mata menggenang di matanya. "Kak Helen, kenapa buku sketsaku ada di dalam tasmu?"

Helen mengerutkan kening dengan jijik. Adelia lagi-lagi menjebaknya, sungguh wanita munafik yang menyebalkan.

"Berani-beraninya kamu mencuri sketsa desain Adelia?!" Ekspresi Arianti menjadi suram, dan dia berteriak pada Helen dengan suara melengking. "Dasar orang tidak berperasaan! Apakah kamu ingin mencuri masa depan Adelia? Jika kamu berhasil membawa pergi desain itu, kamu bisa masuk ke perusahaan mode mana pun! Nyalimu benar-benar besar. Kamu tidak lebih dari seekor ular yang tidak tahu terima kasih!"

Melihat keributan itu, Loga mengerutkan kening dan menghampiri mereka. "Apa yang terjadi di sini?"

Mata Adelia dipenuhi genangan air mata. "Ibu, Ayah, tolong jangan menaruh dendam terhadap Kak Helen. Dia pasti terlalu ketakutan meninggalkan Keluarga Ginanjar sehingga melakukan sesuatu yang nekat. Aku tidak apa-apa. Aku selalu bisa menggambar desain baru ...."

"Desain-desain itu penting bagimu untuk mengambil alih jabatan direktur! Keluarga kita juga bergantung pada mereka! Jika Helen mencurinya, dia tidak hanya mencelakaimu. Dia akan mencelakai seluruh keluarga kita. Dia tidak punya hati nurani dan berdarah dingin. Berhentilah mencoba membelanya!" bentak Arianti, suaranya dipenuhi amarah dan sorot matanya mengandung racun.

"Bu, aku yakin Kak Helen tidak sengaja ...." Adelia menarik lengan baju Arianti, suaranya terdengar kalem dan penuh kasih sayang.

Adelia lalu menoleh ke Helen. "Kak Helen, aku tahu kamu takut tidak punya apa-apa lagi setelah meninggalkan Keluarga Ginanjar, tapi aku tidak bisa membiarkanmu menyimpan sketsa-sketsa ini. Aku akan membantumu mendapatkan pekerjaan di pabrik pakaian di kampung halamanmu. Tolong bekerja keras dan jangan mencuri lagi. Hentikan saja menggunakan trik licik seperti ini, oke?"

Para tamu di sekitar menyaksikan kejadian itu, dan mulai memuji kebaikan hati Adelia.

"Nona Adelia sungguh menakjubkan. Dia tidak hanya berbakat dalam desain tapi juga sangat murah hati. Tidak heran dia adalah putri kandung Keluarga Ginanjar."

"Apa gunanya mencuri sketsa Adelia? Apakah Helen benar-benar tahu apa itu desain? Dia hanya mencoba untuk merampas barang milik orang lain. Benar saja, orang kampung memang selalu melakukan hal-hal yang tak bermoral."

"Semua orang tahu betapa Adelia menghargai desainnya. Meski masa depannya dipertaruhkan, dia tetap membela Helen. Adelia terlalu baik hati, sementara Helen benar-benar kejam!"

Di tengah pujian para tamu, Adelia mengangkat kepala, tampak lembut dan berbudi luhur. "Bagaimanapun, Kak Helen pernah menjadi bagian dari Keluarga Ginanjar. Jika aku bisa membantu, aku akan membantunya."

Para tamu terus menyuarakan pikiran mereka, pendapat mereka tentang Helen tenggelam sementara kekaguman mereka terhadap Adelia tumbuh. Mereka berpendapat bahwa meskipun Adelia mungkin tidak secantik itu, hatinya jauh lebih baik daripada Helen!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel Budak ranjang tuan muda
8.2
Renata, seorang mahasiswi pertanian, dikhianati oleh kekasihnya sendiri, Rian, yang tega menjualnya kepada pemuda kaya raya bernama Albert demi kepentingan bisnis. Setiap hari, Renata terpaksa menuruti nafsu Albert, bahkan di saat pria itu sedang diselimuti kemarahan. Namun, seiring berjalannya waktu, kebencian di antara mereka perlahan berubah menjadi cinta. Albert pun bertekad menjadikan Renata sebagai istri, meski harus menentang restu orang tua dan membatalkan pertunangannya.
Sampul Novel Cinta Si Kembar (TWINS LOVE)
9.0
Demi menyelamatkan nyawa ibunya yang sedang kritis, Maya terpaksa menerima tawaran pernikahan kontrak dari Reno. Di sisi lain, Reno memanfaatkan keputusasaan Maya demi melancarkan rencana liciknya. Pengusaha kaya tersebut sengaja menjerat Maya dalam pernikahan legal ini demi mengamankan seluruh warisan keluarga dan memperkuat posisinya di perusahaan. Kini, keduanya terjebak dalam ikatan pernikahan palsu yang lahir dari ambisi sepihak serta kebutuhan finansial yang mendesak.
Sampul Novel DINIKAHI CEO TAMPAN
9.6
Luna, gadis desa yang sederhana, mendadak terseret dalam takdir rumit bersama Damar, seorang CEO kaya raya. Demi mempertahankan posisinya sebagai pewaris tunggal kekayaan sang ayah, Damar wajib memenuhi satu syarat mutlak: menikahi putri dari sahabat lama ayahnya. Takdir rupanya menunjuk Luna sebagai sosok tersebut. Akankah Damar rela menjalani pernikahan demi harta, atau dia justru menolak kehadiran Luna yang memiliki latar belakang yang sangat jauh berbeda dengannya?
Sampul Novel Maduku Putri Konglomerat
9.4
Demi keluar dari jerat kemiskinan, Hilman memilih mengkhianati janji sucinya. Ia diam-diam menikahi putri dari keluarga kaya raya demi meraih takhta materi dan kemewahan. Keputusan egois ini seketika menghancurkan hati sang istri pertama, meninggalkan luka batin yang teramat dalam akibat pengkhianatan pria yang sangat ia sayangi. Kini, ia harus berjuang menghadapi kenyataan pahit bahwa suaminya lebih memilih harta dibanding kesetiaan cinta mereka.
Sampul Novel MAWAR EMAS SANG PEWARIS
9.2
Sebagai pewaris tunggal bisnis keluarganya, Lily terjebak perjodohan bisnis demi menguasai pasar global. Pernikahan tanpa cinta itu murni demi kekuasaan. Namun, segalanya rumit ketika Lily jatuh hati pada asisten pribadinya sendiri. Pemuda cerdas itu hidup dalam kemiskinan, memicu dilema besar dalam diri Lily. Kini, ia harus memilih antara menunaikan tanggung jawab warisan keluarga atau mengejar cinta tulusnya.