APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Pernikahan Velia dan Chris Dirja yang baru berjalan dua tahun diuji oleh sikap kejam sang suami. Chris sengaja membawa perempuan lain ke rumah mereka demi menyiksa perasaan Velia. Dia bahkan menantang istrinya untuk mencoba menjalin hubungan dengan pemuda lain yang lebih berenergi. Namun, permainan mental ini menjadi bumerang ketika Velia benar-benar membuka hatinya untuk pria lain. Saat Chris menyadari luka cakaran baru di pinggang pemuda selingkuhan Velia, kemarahan dan kecemburuannya pun meledak.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Lama nggak bertemu, Daren," balasku.

Selama masa SMA, aku dan Daren duduk sebangku selama tiga tahun penuh.

Aku masih ingat saat Daren memilih jurusan sastra.

Wali kelas memandang nilai-nilai sainsnya yang sangat tinggi dengan kebingungan.

Daren melirikku sejenak, lalu mengatakan bahwa dia ingin membuat film.

Aku hanya terdiam.

Pada saat itu, aku merasa minder, bahkan impian masa mudaku yang paling umum pun tak berani aku ungkapkan.

Kemudian, Daren membawa naskah cerita yang aku tulis untuk mengikuti lomba atas namaku.

Dia memperlihatkan sertifikat penghargaan itu di depanku sambil menunjukkan nama "Velia Wijaya" yang ada di atasnya.

Dia berkata, "Jangan takut, Velia. Lihatlah, kamu benar-benar hebat."

Saat itu, ketika sinar matahari sedang bersinar lembut, dia selalu suka tidur sambil menatap ke arahku.

Suatu hari, ketika aku sedang menulis kerangka cerita, dia bergumam dengan mata yang menyipit.

"Nanti kamu bisa menulis cerita, sementara aku yang akan membuat filmnya. Kita nggak akan pernah berpisah."

Waktu itu kami masih muda, benar-benar sangat menantikan masa depan.

Aku juga sempat berpikir bahwa itu akan menjadi masa depan kami berdua.

Hari ketika ujian masuk perguruan tinggi berakhir, hujan turun dengan sangat deras.

Ketika aku keluar dari ruang ujian, Daren sudah menungguku sambil memegang payung.

Ketika melihat para siswa yang dengan gembira berlarian di bawah hujan, aku mencoleknya.

"Daren, bagaimana kalau kita juga bersenang-senang sedikit?" tanyaku.

Dia mendekatkan diri ke arahku, sementara payung di tangannya hampir sepenuhnya melindungiku.

"Nggak bisa, sebentar lagi waktumu datang bulan, jadi kamu nggak boleh kedinginan," kata Daren.

Wajahku langsung memerah. Aku melihat siswa-siswi yang lalu-lalang dengan hati yang terasa masam.

"Daren, setelah kita lulus, kita nggak akan bisa bertemu setiap hari lagi," kataku.

Daren menatap kabut hujan di kejauhan, lalu tertawa pelan.

"Kita hanya lulus, bukannya putus," balas Daren.

Suara hujan yang begitu deras membuatku merasa ragu apakah aku mendengarnya dengan benar. Jadi aku ingin memastikan lagi.

"Apa yang kamu katakan?" tanyaku.

"Kalau kamu nggak dengar, ya sudah," jawab Daren.

Daren dengan angkuh mengangkat dagunya.

Hingga saat kami berpisah, dia tidak pernah mengatakannya lagi.

Chris menuangkan segelas anggur, menyerahkannya padaku, lalu memberi isyarat dengan bibirnya.

"Kalian adalah teman lama yang bertemu kembali, cepat beri dia penghormatan dengan meminum segelas anggur ini," ujar Chris.

Mendengar itu, ekspresi dingin dan anggun Daren berubah menjadi sedikit tidak ramah.

Daren mengulurkan tangan untuk menahan gelasku.

"Nggak perlu. Dia adalah seorang wanita, jangan biarkan dia minum," kata Daren.

Aku mengedipkan mata, menahan air mata yang panas, lalu mengangkat gelas anggur.

"Nggak apa-apa, sekarang aku sudah bisa minum," kataku.

Daren terdiam sejenak, lalu tersenyum kecil sambil mengangkat gelas anggur yang diberikan pelayan. Suaranya terdengar rendah.

"Ya, sekarang kamu sudah dewasa," kata Daren.

Chris makin erat memegang pinggangku. Dia menundukkan kepalanya untuk menatapku.

Tatapannya lurus, penuh ejekan serta kebencian.

"Pak Daren."

Chris tersenyum sinis, lalu membungkuk untuk menciumku.

"Aku dan Velia masih punya urusan penting yang harus dilakukan. Kami pamit dulu," lanjut Chris.

Kata-kata Chris terdengar sangat ambigu.

Wajahku langsung berubah pucat.

Daren mengulurkan tangan, mencoba meraih lengan Chris.

Tangan belakangnya tampak kaku, sementara urat-uratnya menonjol.

Semua ini menunjukkan betapa marahnya Daren.

Namun, saat dia menoleh ke arahku, suaranya terdengar jauh lebih lembut.

"Velia, apakah kamu mau pergi bersamanya?" tanya Daren.

Chris tertawa seakan tidak peduli, memberikan pilihan kepadaku.

"Sayang, dia sedang bertanya padamu. Apa kamu mau pergi bersamaku?" ucap Chris.

Aku merasa seluruh tubuhku gemetaran. Jari-jariku mencengkeram kuat hingga menusuk ke dalam daging.

Sampai Daren kembali berbicara, barulah aku tersadar.

Aku hampir tidak berani menatapnya, suaraku pun sangat pelan.

"Daren, kami akan pergi dulu."

Begitu kata-kataku terucap, aku segera pergi dengan Chris tanpa berani tinggal lebih lama lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Love Betrayal
8.9
Kehidupan rumah tanggaku hancur dalam sekejap setelah menyaksikan suamiku bermesraan dengan seorang wanita asing. Perempuan berambut panjang nan jelita itu merangkul lengannya begitu erat. Keduanya saling melempar tawa bahagia, layaknya pengantin baru yang sedang kasmaran. Siapa sebenarnya sosok wanita misterius tersebut? Rahasia besar apa yang mereka sembunyikan dariku? Inilah kisah penuh misteri tentang kepedihan dan pengkhianatan cinta.
Sampul Novel Bisikan Dari Hati yang Patah
9.6
Rachel salah mengira ketulusannya bisa mengubah perasaan Brian. Harapan itu sirna begitu cinta masa lalu Brian hadir kembali. Usai ditinggalkan di hari pernikahan dan harus menghadapi penyakit mematikan seorang diri, Rachel memilih menyerah. Penyesalan mendalam baru menghampiri Brian saat menyadari hidup Rachel di ujung tanduk. Meski pria itu memohonnya bertahan, Rachel menyambut ajal dengan senyuman. Baginya, kematian adalah gerbang kebebasan dari cinta yang menyiksa.
Sampul Novel Bukan Wanita Biasa
8.6
Madina kembali dipertemukan dengan Adnan, mantan suaminya yang dahulu mengusirnya akibat tuduhan selingkuh. Tiga tahun lamanya Madina berjuang sebagai kuli kasar lantaran ijazahnya dihancurkan. Kini, Adnan tiba-tiba mengajaknya rujuk. Pria itu berambisi merebut kembali putra mereka demi memperebutkan harta warisan. Di tengah luka masa lalu dan hadirnya sosok pria baru yang tulus, Adnan mencoba memulihkan nama baik Madina. Akankah Madina kembali atau memilih jalan barunya?
Sampul Novel Gairah Terlarang
9.7
Seorang pemuda tampan yang masih muda, perlahan terjerumus ke dalam lubang hitam nafsu yang tak terkendali. Ketika godaan hadir dari sosok guru dan bahkan keluarganya sendiri, batas-batas moral mulai terkikis satu per satu. Setiap pertemuan menjadi semakin intim, setiap rahasia semakin dalam, membawanya ke dalam kecanduan seks yang sulit dilepaskan. Kisah ini mengungkap sisi gelap manusia yang tersembunyi, di mana hasrat terlarang menuntun pada kehancuran sekaligus kepuasan yang membara. Berani menelusuri kegelapan tersebut?
Sampul Novel SEXY KILLER MACHINE
9.0
Karlen Maria Gerarda, putri mantan agen KGB, mewarisi paras rupawan sekaligus naluri membunuh. Tragedi pembantaian keluarga yang menyisakan dirinya karena keunikan warna matanya menyisakan dendam mendalam. Kini, ia menyusup ke gemerlap dunia hiburan kelas atas demi memburu Sang Jenderal. Sembari menyembunyikan identitas asli, Maria terus memperluas jaringan dan menghimpun sekutu. Siapa pun yang menghalangi misi berdarah ini dipastikan akan membayar dengan nyawa.
Sampul Novel Tempat Tidur Buatannya
8.6
Tujuh tahun dirawat Silas Hudson membuat semua orang yakin Sandy Ramos akan dinikahinya. Namun, kemewahan itu sirna saat Silas tega membius Sandy demi menjatuhkan rivalnya, Charlie Schultz. Sandy ditumbalkan agar Kaitlin Ellis menjauh dari Charlie. Sadar dirinya hanya alat politik, Sandy akhirnya teringat alasan ia disimpan selama ini. Kasih sayang Silas kini terbukti sebagai skema manipulasi yang kejam.