APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Setelah delapan tahun menjalin hubungan, Wulan mendapati kenyataan pahit saat keluar dari rumah sakit. Jordan, kekasihnya, ternyata telah membohonginya mengenai penyakit maag agar bisa mendonorkan sumsum tulang Wulan secara rahasia kepada Maya, cinta masa kecil Jordan. Alih-alih meluapkan kemarahan atas pengkhianatan kejam ini, Wulan memilih bersikap tenang. Ia segera menghubungi orang tuanya di luar negeri dan menyatakan kesediaannya untuk menikah dengan anggota keluarga Lunarman.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di tahun kedelapan hubungannya dengan Jordan, Wulan harus dirawat di rumah sakit karena sakit.

Hari itu, saat keluar dari rumah sakit, secara tak sengaja Wulan mendengar percakapan antara Jordan dan kakak perempuannya di lorong.

“Jordan, kau gila? Kau benar-benar menyembunyikan hal ini dari Wulan, lalu diam-diam memberikan sumsum tulangnya untuk Maya?”

“Kau tahu kondisi tubuh Wulan lemah, tapi tetap membohonginya dengan alasan sakit maag dan membiarkannya menanggung risiko sebesar itu?”

Maya Hendrawan adalah sahabat masa kecil yang telah lama disukai Jordan.

Wulan tak menangis, tak juga mengamuk. Ia hanya mengangkat telepon, menelepon kedua orang tuanya yang berada jauh di luar negeri, dan setuju untuk menikah dengan keluarga Lunarman

“Jordan, kau sudah gila?! Kau benar-benar menyembunyikan hal ini dari Wulan dan diam-diam mendonorkan sumsum tulangnya untuk Maya?!”

Di sebuah rumah sakit swasta di Linkin, Erika bergegas masuk ke kamar rawat dan langsung menunjuk Jordan yang duduk di sofa sambil memaki dengan marah.

Jordan sedikit mendongak. Wajah tampannya tampak kusut, dan suaranya terdengar penuh kelelahan.

“Kak, cuma sumsum tulang Wulan yang cocok dengan Maya. Aku benar-benar nggak punya pilihan lain.”

Erika meraih lembaran laporan medis di meja, sebuah laporan yang mencatat Wulan harus dirawat hampir setengah tahun karena infeksi dan setelah melihat sekilas, amarahnya pun meledak.

“Enggak punya pilihan?! Kau tahu sendiri kondisi tubuh Wulan buruk, tapi kau malah menipunya dengan bilang itu hanya sakit maag, lalu membiarkannya ambil risiko sebesar ini?!”

“Aku benar-benar nggak habis pikir… Maya itu apa sih buatmu? Dia kasih kau jampi-jampi?! Dulu demi melihat dia tertawa, kau nekat ikut balapan sampai akhirnya lumpuh lima tahun. Dan selama lima tahun itu, Wulan yang selalu ada di sampingmu!”

“Sekarang tubuhmu sudah pulih, Maya sakit dan dibuang kembali ke negara ini, lalu kau diam-diam pakai sumsum Wulan buat nyelamatin dia. Baru beberapa bulan setelah dia sembuh, kau bahkan ikut-ikutan main gila dengannya, ikut program bayi tabung segala!”

Di depan pintu ruang perawatan, Wulan baru saja menyelesaikan proses keluar rumah sakit ketika mendengar kata-kata penuh amarah dari Erika.

Tangan yang menempel di dinding tiba-tiba mengepal erat, senyum di wajahnya membeku, seolah jatuh ke dalam lubang es yang dalam.

Setengah jam yang lalu, dokter mengabari bahwa infeksi pasca operasi maagnya sudah benar-benar sembuh, dan dia boleh pulang.

Jordan melamar Wulan di tempat itu juga. Dia bahagia sampai menangis, bahkan mengunggahnya di media sosial bahwa hari itu adalah hari paling bahagia dalam hidupnya.

Di dalam kamar, Jordan menundukkan kepala, rambut hitam yang sedikit berantakan menutupi matanya yang gelap, sehingga ekspresinya tak terlihat jelas.

“Kak, tolong tutup mulut soal ini semua, jangan sampai Wulan tahu. Nenek Maya sudah tak lama lagi, satu-satunya keinginannya adalah memeluk cucunya sebelum meninggal. Aku nggak mau dia menyesal.”

Erika menatap tajam, wajah cantik dan halusnya penuh dengan kemarahan.

“Kalau begitu, bagaimana dengan Wulan? Siapa di circle kita yang nggak tahu dia sudah mencintaimu selama delapan tahun penuh?!”

“Aku masih ingat dengan sangat jelas. Delapan tahun lalu, Maya menyatakan cinta pada anak kedua Keluarga Sunarta tapi ditolak. Kau, karena ingin membela harga diri Maya, sengaja mendekati Wulan dan menggoda dia, supaya anak kedua Keluarga Suanrta yang menyukai Wulan merasa tersingkir!”

“Sekarang Maya hamil, dan Wulan sudah mengikutimu selama delapan tahun penuh. Lalu sekarang, kau mau dia bagaimana?!”

Jordan menunduk. Butuh waktu lama sebelum akhirnya ia membuka mulut, suaranya serak.

“Aku sudah atur semuanya. Wulan seumur hidup nggak akan tahu soal kehamilan Maya. Soal masa depan, delapan tahun ini aku sudah terbiasa dengan kehadirannya. Aku akan menikahinya…”

Namun Wulan tak lagi mendengarkan kelanjutannya.

Kebetulan saat itu seorang perawat lewat dan masuk ke ruang perawatan. Wulan menunduk, berpura-pura seolah baru kembali, seolah tak tahu apa-apa.

Kedua orang di dalam kamar saling pandang, dan Erika menarik Jordan pergi keluar.

Dalam perjalanan pulang, Jordan dan Wulan membicarakan detail pernikahan.

Namun tak satu kata pun benar-benar masuk ke telinga Wulan.

Ia hanya menatap gedung-gedung tinggi yang melintas mundur di balik jendela, tubuhnya terasa dingin seakan ditelan angin malam.

Pertama kali Wulan bertemu Jordan adalah saat usianya lima belas tahun, di sebuah pesta kerja sama antara orang tuanya dan rekan bisnis mereka.

Sekilas pandang waktu itu cukup untuk menggoreskan kesan mendalam, remaja laki-laki dengan sikap dingin dan angkuh, elegan tak tersentuh. Sejak itu, bayangannya tak pernah benar-benar hilang dari benaknya.

Enam belas tahun, ia mengikuti lomba balap mobil dengan identitas tersembunyi sebagai "Weldy", dan tanpa sengaja menyelamatkan nyawa Jordan. Saat itulah kisah cinta sepihak yang panjang dimulai.

Di usia dua puluh, Adit Sunarta mulai mendekatinya. Di tahun yang sama, Jordan menghadiri pesta temannya dan malam itu, ia sendiri yang meminta kontak WhatsApp Wulan.

Malam itu, Wulan bahagia semalaman penuh.

Masih di tahun yang sama, ia tahu bahwa Jordan punya teman masa kecil bernama Maya.

Tapi Maya punya jiwa bebas, telah berganti belasan pacar, namun tak pernah sekalipun menaruh hati pada Jordan.

Di usia dua puluh satu, Jordan menyatakan cinta padanya. Ia pun setuju untuk menjalin hubungan dengannya.

Di usia dua puluh dua, Jordan mengalami kecelakaan saat balapan dan dilarikan ke rumah sakit.

Keesokan harinya, dokter mengumumkan bahwa Jordan mengalami cacat permanen.

Tahun itu, Jordan yang menjadi cacat seolah berubah menjadi orang lain, emosinya murung dan mudah meledak.

Karena cinta, Wulan menolak ajakan orang tuanya untuk menetap di luar negeri, dan memilih tinggal di dalam negeri demi merawatnya.

Di usia dua puluh tujuh, kaki Jordan akhirnya sembuh total.

Tuan besar Keluarga Setyabudi pun secara resmi mengumumkan bahwa kendali keluarga kini diserahkan padanya. Saat itu, pemuda yang dulu terpuruk kembali bersinar, penuh percaya diri dan angkuh.

Masih di tahun yang sama, Wulan tiba-tiba pingsan di rumah. Saat sadar, dokter memberitahu bahwa ia mengidap sakit maag dan harus menjalani rawat inap serta operasi...

Kini, saat ia mengingat semuanya dengan hati-hati, cinta manis yang ia kira datang bak anugerah dari langit, sejak awal ternyata hanya penuh kebohongan!

Setengah tahun lalu, saat ia diambil banyak darah di rumah sakit, Jordan bilang itu hanya pemeriksaan.

Ternyata itu semua bohong, ia hanya dimanfaatkan untuk mendonorkan sumsum tulang buat Maya!

Mobil Bentley perlahan melaju memasuki kawasan vila.

Pukul dua belas malam, ponsel Jordan berdering.

Wulan sempat melirik layar, tertulis [Maya Imut].

Jordan menggeser layar untuk menolak panggilan. Jari-jarinya yang panjang menyentuh layar beberapa kali, lalu tak lama kemudian, ia berdiri dan buru-buru pergi.

Wulan berdiri di depan jendela.

Di tengah gelapnya malam, mobil Bentley itu perlahan menghilang di kejauhan.

Ia pun mengangkat ponsel dan menekan nomor ibunya.

“Mama, aku sudah pikirkan matang-matang. Aku setuju dengan perjodohan dengan Keluarga Lunarman. Tujuh hari lagi, begitu aku mendarat di bandara, aku akan langsung menikah dengannya.”

Nyonya Linda Wicaksono sepertinya bisa menebak apa yang telah dialami putrinya. Ia menenangkan Wulan beberapa saat, lalu dengan sabar berkata sambil menganalisis situasinya:

“Sudah benar-benar dipikirkan? Yanyan, sekarang Keluarga Wicaksono tak lagi sekuat dulu. Perjodohan ini bukan main-main.

Keluarga Lunarman dan Keluarga Setyabudi meski tinggal berjauhan, tapi sejak generasi ke generasi selalu jadi musuh bebuyutan, seperti api dan air, tak mungkin berdamai.”

“Kalau kau benar-benar menikah ke Keluarga Lunarman, mereka mungkin akan memintamu memutus semua hubungan dengan Keluarga Setyabudi.”

Di ujung telepon, Wulan menundukkan pandangannya, mata beningnya tampak murung.

Enam tahun lalu, karena bisnis berkembang pesat, Keluarga Wicaksono memindahkan perusahaan ke luar negeri dan menetap di sana.

Namun tak lama setelah relokasi, Keluarga Wicaksono mengalami krisis keuangan. Keluarga Lunarman yang juga tinggal di luar negeri beberapa kali menyatakan keinginan menjalin hubungan perjodohan.

Tapi saat itu, kedua orang tuanya tahu betul ia mencintai Jordan, dan mereka tak pernah berpikir untuk mengorbankan pernikahan putri mereka demi menyelamatkan perusahaan.

Kini, Wulan tak ingin lagi memiliki hubungan apa pun dengan Jordan.

Menikah ke Keluarga Lunarman adalah pilihan terbaik.

“Mama, aku sudah memutuskan. Seumur hidup ini, aku nggak mau lagi bertemu Jordan!”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Mata Seorang Pengasuh
8.1
Kepergian Mbah Tini mendorong Amara meninggalkan Solo menuju Jakarta. Selain ingin menghapus cap anak haram, ia bertekad menemukan ayah kandungnya. Amara lalu bekerja merawat Arya, cucu pengusaha kaya Hadi Pratama yang kurang mendapat perhatian. Di rumah itu, ia harus menghadapi Fathir, ayah Arya yang masih terpukul akibat dikhianati istrinya. Sembari mengasuh sang bayi dan memulihkan trauma Fathir, Amara terus mencari asal-usul dirinya di tengah keluarga yang retak.
Sampul Novel Bersinar Setelah Menjanda
9.0
Amira sempat dipandang sebelah mata oleh Irfan yang mengira mantan istrinya itu tak akan mampu bertahan sendirian. Namun keadaan kini berbalik total. Saat Amira berhasil membuktikan kemandiriannya hingga meraih puncak kesuksesan, hidup Irfan justru hancur berantakan. Di tengah penyesalannya, Irfan datang lagi berusaha mendekati dan memikat Amira kembali. Apakah Amira akan luluh pada rayuan masa lalu, atau membiarkan sang mantan suami meratapi nasibnya?
Sampul Novel Dear Clarissa
7.9
Dua tahun Clarissa bertahan di kerasnya dunia malam Jakarta demi menjaga dirinya. Namun, ketenangannya terusik oleh Arga, pelanggan tetap yang sangat terobsesi padanya. Meski Clarissa benci pria dan terus menghindar, kuasa Arga membuatnya tak berkutik. Di sisi lain, perjuangan Arga meluluhkan Clarissa terhalang penolakan keras saudaranya yang memicu konflik besar. Akankah Clarissa akhirnya takluk pada pria yang kini terus membayangi hidupnya itu?
Sampul Novel Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda
9.2
Alina Mahendra memilih menutup diri setelah dikhianati tunangannya. Namun, takdir mempertemukannya dengan Adriel Wicaksana, seorang pengusaha properti kaya raya. Alina yang selalu menghindar malah berakhir menjadi guru privat bagi anak Adriel, Naya, yang mengira Alina adalah ibu kandungnya. Di bawah pengaruh Adriel yang kuat dan bayang-bayang luka lama, relasi kerja mereka berkembang menjadi konflik batin yang rumit. Akankah hadirnya Adriel menyembuhkan trauma Alina atau kembali menorehkan luka?
Sampul Novel Sahabat Istriku, Untukku
7.9
Dalam novel modern Sahabat Istriku, Untukku, dinamika rumah tangga seorang pria berubah drastis setelah ia menjadi miliarder. Dulu, ia selalu dihina dan dianggap tidak berguna oleh istrinya. Namun kini, kekayaan melimpah membuatnya berbalik memegang kendali. Demi menjaga hatinya agar tidak berpaling, sang istri bahkan nekat mengirimkan sahabat karibnya yang berparas cantik ke kamarnya. Terjebak di antara dua wanita menawan, sang suami kini harus menghadapi godaan yang menguras seluruh tenaganya.
Sampul Novel The Bastard and His Cold Wife
8.3
Daniel mengira pernikahannya dengan Aluna, wanita dingin tanpa emosi, akan menjadi mimpi buruk. Aluna sendiri setuju dijodohkan hanya karena ia skeptis terhadap cinta. Namun, situasi berubah ketika Daniel mulai merasa iba setelah melihat kepedihan dalam hidup sang istri. Saat rasa peduli itu perlahan berubah menjadi cinta, akankah mereka berani mengungkapkannya, atau justru membiarkan perasaan tersebut terkubur rapat demi mempertahankan harga diri masing-masing?