APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel ARFESO

ARFESO

Hidup seorang gadis yang haus kasih sayang hancur setelah dikhianati lelaki pujaannya. Hamil di usia muda membuatnya dimurkai keluarga dan dicap murahan. Meski sang lelaki enggan bertanggung jawab dan menuduhnya menjebak, ia tetap melahirkan bayi bermata mirip ayahnya. Kini, saat ia bimbang antara menyimpan rahasia atau mengungkap kebenaran demi melindungi anaknya, sebuah misteri besar lain telah menanti di fase baru kehidupannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Bel pertanda bahwa waktu telah habis berbunyi semua siswa - siswi yang berada dalam ruangan diperintahkan oleh masing-masing pengawas ruangan untuk keluar terlebih dahulu. Beberapa murid ada yang tetap fokus belajar untuk mata pelajaran berikutnya dan ada pula yang ke kantin untuk mengisi perut yang kosong seperti tahu pong karena habis untuk berpikir.

"Feli, ke ruangan sebelah yuk dicariin Devi loe, sekalian minuman kesukaan loe udah ada." ucap Neil sambil berjongkok untuk berbicara dengan Felicia yang berada dibawahnya.

"Duluan aja sana. Gue mau masukin buku sebentar." balas Felicia sambil memasukkan buku paket yang tadi dia pegang lalu membersihkan rok seragamnya.

Dia berjalan menuju ruangan sebelah ruangannya yang masih termasuk teman sekelasnya karena kelas Felicia dibagi menjadi dua ruangan. Sesampainya di ruangan sebelah Felicia duduk berhadapan dengan Devina.

"Kenapa, Dev tumben loe panggil gue?" tanya Felicia sambil meminum gelas yang berisi minuman kesukaannya.

"Fel, tadi gue denger anak cowok yang semeja Kevin sepertinya suka sama loe." jelas Devina sambil mengunyah makanan di mulutnya. Felicia hanya membalas dengan dehaman.

Kring...Kring...Kring...

Bel pertanda mata pelajaran selanjutnya dimulai, Felicia dan teman-temannya yang tidak menempati ruangan itupun keluar dan memasuki ruangan mereka sendiri. Saat Felicia ingin keluar dia tidak sengaja menabrak seorang pria yang lebih tinggi beberapa cm darinya yang tidak lain adalah Arkan.

"Sorry!" ucap Felicia mendongak sekilas lalu kembali melanjutkan langkahnya.

Menarik ucap Arkan dalam batinnya.

Arkan dan Felicia pun langsung menempatkan diri ketempat mereka masing-masing setelah kejadian tersebut. Tidak lama kemudian guru pengawas setiap ruangan datang. Guru membagikan kertas absensi terlebih dahulu untuk ditandatangani setiap siswa-siswi. Setelah membagikan kertas absensi kini berganti kertas soal dan lembar jawab.

Felicia mengerjakan dengan hening dan tenang tanpa suara hanya suara pena yang tergores pada benda putih polos dan tipis saja. Dia membaca soal dengan teliti dan memikirkan jawaban secara matang dan tepat.

"Kak." panggil Lutfi berbisik yang membuat seketika konsentrasi Felicia hilang. Felicia menolehkan kepalanya sembari mengangkat sebelah alisnya yang memberi arti apa.

"Kak Feli lagi suka sama seseorang?" tanya Lutfi dengan suara berbisik.

"Gue jawab nanti aja waktu pulang sekolah." ucap Felicia menunda untuk memberikan jawaban dari pertanyaan Lutfi.

Dia kembali mengerjakan soalnya sampai waktu menunjukkan kurang 15 menit untuk pengumpulan Felicia dengan segera mengoreksi selama 10 menit kemudian setelah yakin dia berdiri dan mengumpulkan miliknya.

Kring...Kring...Kring...

Bel pertanda waktu habis telah berbunyi guru pengawas telah berteriak agar siswa-siswi segera mengumpulkannya. Setelah mengumpulkan Lutfi segera menghampiri Felicia yang masih berada di depan ruangan menunggu bersama Ashima, Dina, Angel.

"Cie udah move on dari yang itu cie." ejek Ashima sembari menepuk- tepuk lengan Felicia.

"Diem loe emak-emak sayur kol." bales Felicia pedas yang membuat Ashima seketika diam tak berani mengucapkan sepatah katapun.

"Ada apa Lut, tanya tentang seseorang yang gue suka?" tanya Felicia langsung sasaran dengan ekspresi datar.

"Itu kak. Ada kelas sebelah keliatannya suka sama kakak." jelas Lutfi kepada Felicia yang dibalas anggukan kepala Felicia dan wajah bertanya-tanya temannya.

"Nama loe siapa, dek?" tanya Angel dengan senyuman di bibirnya.

"Tutup botol sirup m****n ( maaf cil sensor ya merknya) gue bukannya udah sebut kalau namanya Lutfi?" ucap Felicia gemas dengan temannya satu ini yang terlalu telmi alias telat mikir setiap ada orang berbicara.

"Kelas mana dek yang suka mak lampir kita ini?" tanya Dina dengan penuh penasaran. Yang langsung mendapatkan hadiah tatapan tajam dari Felicia.

"Kelas G kak," balas Lutfi.

"G!" pekik Felicia dan Ashima kaget secara bersamaan.

"Lah kok kalian berdua malah kaget?" tanya Angel dengan wajah kebingungan serta dahi berkerut seperti squidward.

"Mereka berdua kan mantan kelas anak G nang ning neng nong." ucap Dina gemas dengan temannya satu ini.

"Kalau udah selesai loe boleh pulang Lut." ucap Felicia agar teman semeja segera pulang agar tidak ketularan teman-temannya ini.

Setelah berbicara dengan sang adik kelas yang tak lain adalah Lutfi, Felicia dan teman-temannya langsung menuju kantin terlebih dahulu lalu ke samping laboratorium tempat biasa mereka berkumpul.

"Feli, loe kenal siapa yang dimaksud tuh bocah bolo-bolo tadi?" tanya Ashima peduli karena tidak ingin temannya kembali salah pilih.

"Nggak kenal dan nggak peduli gue." ucap Felicia tanpa melihat Ashima dan justru melihat langit yang menjadi kesukaannya.Setelah selesai mereka langsung pulang ke rumah masing-masing karena cacing diperut mereka yang telah berkonser.

"Feli. Kita pulang duluan ya." ucap mereka bertiga yang dibalas anggukan dan senyuman dari Felicia.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 180 Days
9.4
Mengetahui suaminya berkhianat, April menolak menyerah pada perceraian. Ia justru memilih jalan sulit untuk menyelamatkan pernikahan mereka yang berada di ambang kehancuran. Sebuah target ambisius ia tetapkan: merebut kembali cinta sang suami dalam waktu 180 hari. Di tengah rasa sakit yang mendalam, April harus berkejaran dengan waktu demi memulihkan keharmonisan rumah tangganya. Akankah ia berhasil memikat kembali hati suaminya sebelum batas waktu tersebut habis?
Sampul Novel Berbagi suami
8.7
Atas dasar kemanusiaan, Sofia Marwah merelakan Nizam, suaminya, untuk beristri lagi dengan menikahi Nurmala. Sahabatnya itu kini hidup sebatang kara dan mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Di sisi lain, Nizam juga harus menepati janji pada mendiang temannya untuk menjaga Nurmala. Lewat keputusan berat ini, Sofia kini harus tegar mengarungi kehidupan poligami. Akankah keikhlasannya ini berujung pada kebahagiaan, atau justru luka pengkhianatan yang akan didapatkannya?
Sampul Novel Cinta Dan Benci
8.1
Viona Anatasya meregang nyawa akibat pengkhianatan keluarga dan tunangannya yang tega merampas organ hatinya. Saat mendapat kesempatan hidup kedua, ia bertekad merebut kembali segalanya dan membalas dendam. Namun, takdir mempertemukannya dengan Randy Logan, seorang CEO dingin yang tiba-tiba terobsesi padanya. Di sela rencana pembalasan, sang miliarder justru menjerat Viona dengan kasih sayang posesif yang membuatnya tersudut.
Sampul Novel Dasha: Balas Dendam Pada Mantan Suami
8.8
Diceraikan saat berusia 27 tahun karena mantan suaminya memilih Irina, Dasha bertekad membalas dendam. Ia menemui dokter bedah bernama Oscar untuk mengubah wajahnya. Namun, Oscar meminta imbalan yang sangat berat: Dasha wajib melayani hasrat seksualnya kapan saja. Demi menghancurkan sang mantan, ia pun menyetujui syarat menyimpang tersebut. Akankah rupa barunya ini membawa keberhasilan, dan bagaimana nasib hubungan rumit mereka?
Sampul Novel Kakakku Bukan Kakakku
9.7
Mengisahkan seorang gadis remaja yang tidak berdaya saat berhadapan dengan tiga teman sekolah olahraga kakaknya. Di bawah cengkeraman mereka yang dominan, ia diangkat ke udara tanpa bisa melawan. Dengan dalih bahwa gadis lemah sepertinya membutuhkan latihan yang keras, mereka melakukan tindakan intimidasi fisik yang intim dan ekstrem. Kepasrahan dan ketakutannya memuncak saat salah satu dari mereka merobek pakaian dalamnya, memulai sebuah dinamika hubungan yang intens dalam kehidupan modernnya.
Sampul Novel Kencan Buta Setelah Pulang Kampung
9.7
Tujuh tahun mendampingi Daniel Liman secara rahasia membuat Nadya, putri Keluarga Luandra, mengharapkan lamaran di hari perilisan albumnya. Namun, Daniel justru mengumumkan kerja sama dengan Yuna Fadian, cinta pertamanya yang baru kembali. Saat mencari penjelasan, Nadya mendengar obrolan menyakitkan dari luar ruang istirahat. Daniel mengonfirmasi bahwa selama ini Nadya hanyalah sosok pengganti sementara yang kini harus tersingkir setelah sang tokoh utama kembali.