APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Antara Cintanya dan Hartaku

Antara Cintanya dan Hartaku

Saat hendak menyetor uang ke bank, sebuah unggahan media sosial mengubah hidupku. Seorang netizen mengaku telah menikah diam-diam dengan cinta pertamanya, sementara pacarnya yang naif terus mengisi rekening bersama mereka hingga mencapai 1,3 miliar rupiah. Sang pengunggah bahkan berencana menguras habis uang itu saat mencapai 1,6 miliar. Begitu memeriksa saldo yang bernilai sama persis, aku menyadari kenyataan pahit bahwa kekasihku sendiri yang telah melakukan pengkhianatan besar ini.
Bab
Bagikan

Bab 4

Sambil berusaha mencariku, dia tidak lupa membalas pesan dari Jessica.

[Sayang, hati-hati di jalan saat periksa kandungan, jangan sampai jatuh!]

[Baik-baik di sana ya. Aku merindukan dan mencintaimu.]

Hatiku yang semula tak mau peduli, menjadi sedikit terusik dan terasa sakit.

‘Mereka bahkan akan punya anak?’

Aku tidak pernah tahu kapan mereka menikah dan punya anak.

Beberapa menit kemudian, wanita itu mengirim sebuah pertanyaan.

[Aku sudah hamil dua bulan. Kapan kamu mau putus dengan perempuan itu?]

[Aku sekarang sudah jadi istrimu, kenapa kamu masih punya hubungan dengan orang lain?]

Ketika aku membaca pesan itu, jantungku berdebar kencang dengan perasaan hancur berkeping-keping.

Awalnya aku berpikir bahwa Jessica juga sudah dibohongi sepertiku.

Aku bahkan sempat ingin menghubunginya terlebih dahulu dan bekerja sama dengannya untuk mengungkap kebejatan laki-laki itu.

Sekarang tampaknya itu tidak perlu lagi.

Mereka berdua adalah pasangan yang serasi, sama-sama jahat!

Tepat pada saat itu, muncul pesan lainnya.

Itu dari ibunya Candra.

[Candra, kenapa kamu masih tidak bisa membujuk seorang gadis bodoh?]

[Apa kamu sudah lupa semua yang pernah diajarkan Ibumu ini?]

Ternyata ibunya yang selalu baik dan ramah padaku juga tahu tentang semua kebohongan ini.

Aku tersentak dengan kejutan ini. Tanganku berpegangan pada meja untuk beberapa lama sebelum pulih kembali.

Semua yang kualami dalam tiga tahun terakhir ini ternyata tidak lain hanyalah penipuan yang sudah dirancang dengan cermat oleh para penjahat ini.

Hanya demi uang, mereka benar-benar tega melakukan ini semua.

Aku mencatat nomor kontak Jessica, lalu meninggalkan ruangan itu tanpa suara.

Setengah jam kemudian, Candra kembali ke rumah dengan keringat bercucuran.

Dia mengumpatku sambil menendang membuka pintu.

"Dasar wanita tidak tahu malu, berani sekali dia mengambil uangku.”

"Begitu kamu pulang, kuhajar kamu sampai mati!"

Aku bersandar di meja makan dan minum air dengan tenang, "Apa? Kamu mau menghajarku sampai mati?"

Candra terdiam sejenak, dia menatapku dengan dahi berkerut.

Dengan wajah dingin dan murka dia berjalan cepat ke arahku dan memegang erat pergelangan tanganku.

"Lian, kamu pindahkan ke mana uang kita?"

Aku letakkan gelas itu dan melepaskan diri dari cengkramannya.

Lalu berjalan ke ruang tamu dan duduk di sofa.

"Jangan bercanda, itu semua uangku, bukan uangmu.”

"Selama ini kamu hanya bisa menabung dua ratus jutaan saja. Bisa-bisanya kamu sebut itu uangmu tanpa malu."

Candra menelan ludah pahit, dan tangannya terlihat mengepal berulang kali.

Tinjunya terasa seperti akan mengenai wajahku sedetik kemudian.

Candra menahan amarahnya dan bertanya padaku dengan suara dingin.

"Kita akan menikah di masa depan, jadi ini adalah harta kita bersama. Kenapa kamu tarik uang itu tanpa bilang apa pun padaku?”

"Sebenarnya apa yang kamu lakukan dengan semua uang itu?"

Aku menyilangkan kakiku dengan santai tanpa melihatnya.

"Aku beli sebuah rumah."

Candra terbelalak mendengar jawabanku.

Dia langsung meninggikan suaranya dan mengulangi pertanyaannya dengan nada tidak percaya.

"Apa kau bilang tadi?!"

Salah satu yang paling aku benci dalam hidupku adalah berbicara dengan alat perekam.

Aku sudah malas meladeninya, jadi aku mengambil ponselku dan mulai bermain gim.

Candra akhirnya tidak dapat menahan amarahnya lagi, dia mendekat maju dan menjatuhkan ponselku.

Ponsel itu jatuh dengan keras ke lantai, dan layarnya retak menjadi beberapa bagian dalam sekejap.

Candra menggila dan berteriak kepadaku, "Kalau uang itu kamu pakai untuk beli rumah, jadi bagaimana denganku?”

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Penyesalan Dan Pembebasan
8.6
Setelah sepuluh tahun menanggung kebencian Irfan pasca-pernikahan paksa mereka, sang protagonis akhirnya kehilangan pria itu dalam misi penyelamatan yang tragis. Diiringi penyesalan keluarga dan tuduhan sebagai pembawa sial, ia memilih mengakhiri hidupnya dengan racun. Namun, sebuah keajaiban membawanya terbangun kembali di malam sebelum hari pernikahan mereka. Sadar akan penderitaan masa lalu, kali ini ia bertekad untuk merelakan hubungan mereka dan memilih jalan hidup yang berbeda.
Sampul Novel Cinta & Obsesi SANG PSIKOPAT Cantik
9.5
Via terjebak obsesi buta pada Fatih, abangnya sendiri. Namun, kehadiran Kenan, pemuja lamanya sejak SMP, perlahan menggoyahkan hatinya. Saat menyadari perasaannya pada Fatih bukanlah cinta, Via pun memilih Kenan. Tanpa disadari, keduanya ternyata berbagi kegilaan dan obsesi yang sama. Akankah ketulusan Kenan mampu menaklukkan sisi gelap Via yang menyimpan kepribadian seorang psikopat?
Sampul Novel Di Jual Suamiku
7.9
Bagaimana jadinya jika pernikahan impian yang Anda dambakan justru berubah menjadi realitas yang penuh kerumitan? Novel ini menyoroti perjuangan emosional seorang istri yang harus mengarungi pasang surut kehidupan rumah tangga yang tak terduga. Bukannya meraih kebahagiaan yang dinanti, ia malah terperangkap dalam kondisi sulit yang menguji batas kesabaran serta kesetiaannya di tengah gempuran berbagai konflik yang datang melanda.
Sampul Novel Hari-hari Dimanjakan Paman
8.7
Demi menghindari kencan buta yang buruk, Pamela nekat mencium pria asing tampan yang lebih tua bernama Agam. Tindakan ini membuat Agam menuntut pertanggungjawaban penuh. Pamela mencoba mengelabui Agam agar memejamkan mata lalu melarikan diri, tetapi rencananya gagal. Agam justru menangkap dan memanjakannya siang malam. Ketika Pamela kembali mencoba kabur, sang paman terus mengejarnya dan memastikan bahwa gadis itu tidak akan pernah bisa lolos dari genggamannya.
Sampul Novel Kesengajaan Berakhir Sengsara
9.2
Pertemuan pertama di sebuah toko buah langsung memikat hati protagonis modern ini. Sang pemilik toko yang bertubuh tinggi, tegap, dan maskulin memicu fantasi romantis tentang pelukan hangat dari lengannya yang kekar. Demi melihatnya, kunjungan harian pun dilakukan secara sengaja. Hingga suatu hari, pria itu memanggilnya dan menawarkan sebuah rahasia unik untuk membuat rasa buah anggur menjadi jauh lebih lezat. Setelah mencobanya sendiri, terbukti bahwa tawaran sang pemilik toko bukanlah kebohongan belaka.
Sampul Novel LUKA HATI SEORANG IBU TIRI
9.0
Kehidupan Raisa runtuh setelah suaminya meninggal dunia. Di tengah duka yang mendalam, ia justru dihadapkan pada kenyataan pahit yang sangat menyiksa. Kehadiran seorang bayi yang terbukti sebagai darah daging suaminya mengungkap pengkhianatan yang selama ini tersembunyi. Kini, Raisa didera dilema hebat, terjebak di antara rasa cinta yang tersisa untuk mendiang suaminya dan rasa sakit hati yang luar biasa akibat kebohongan yang baru terungkap.