APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Tujuh tahun membina rumah tangga, Dhea harus menghadapi kenyataan pahit bahwa Yordan, suaminya, menyembunyikan seorang putra berusia enam tahun. Rahasia ini terungkap saat Dhea menyaksikan interaksi hangat Yordan dengan bocah yang sangat mirip dengannya di sebuah TK. Pengkhianatan ini meruntuhkan dunia Dhea, terutama karena ia pernah mengorbankan rahimnya demi menyelamatkan nyawa Yordan di masa lalu. Janji suci Yordan yang mengaku hanya membutuhkannya kini terbukti palsu.
Bab
Bagikan

Bab 4

Wanita itu mengenakan pakaian pelayan dari rumah lama Keluarga Furama. Tak jauh darinya ada seorang anak laki-laki yang membuat ruang tamu berantakan.

Begitu melihat Dhea masuk, Larissa bangkit dari sisi Yordan, lalu tersenyum lembut dan sopan. "Nyonya sudah pulang, aku adalah pelayan yang dikirim dari rumah lama untuk merawat Tuan Muda."

Dhea refleks menggigit bibirnya, bahkan napasnya terasa sulit. Yordan ... berani sekali dia! Tega sekali dia membawa kedua orang ini ke rumah mereka!

Melihat ekspresi Dhea berubah, Yordan buru-buru menjelaskan, "Sayang, tadi siang aku sudah kirim pesan, mungkin kamu nggak lihat. Rafael adalah anak yang Ibu bawa dari panti asuhan, katanya dia berjodoh dengan kita."

Semua rasa sakit hati sudah Dhea luapkan di ruang rapat kosong itu. Kini, yang tersisa di dada Dhea hanyalah amarah yang menggelegak. Orang-orang ini benar-benar menganggapnya bodoh!

"Yordan, kamu sengaja ingin menyakitiku?" Suara Dhea bergetar, jelas sekali dia sangat marah.

Mendengar itu, Yordan sedikit mengernyit. Dia tak menyangka Dhea akan menolak begitu keras. Dia pun panik dan menjelaskan, "Sayang, jangan marah."

"Kamu tahu Keluarga Furama nggak bisa tanpa penerus. Aku juga lihat kamu masih sedih karena anak kita yang meninggal itu, jadi aku terpaksa menyetujui permintaan Ibu. Kalau kamu nggak suka, aku akan segera suruh orang mengirimnya kembali!"

Semua orang tahu Yordan sangat mencintai Dhea. Prinsipnya selalu Dhea adalah yang utama. Seperti sekarang, meskipun itu adalah anak kandungnya sendiri, selama Dhea tidak suka, dia akan langsung mengusirnya.

Namun, justru sikap pilih kasih semacam itu yang membuat Dhea benar-benar muak. Dia baru akan berbicara, tetapi anak bernama Rafael itu tiba-tiba cemberut dan menangis keras.

"Dasar wanita jahat! Papa, kenapa Papa bersama wanita jahat ini? Papa sudah nggak mau sama aku lagi ya?"

Tangisan anak itu begitu nyaring, membuat kepala Yordan berdenyut. Dia langsung membentak, "Rafael! Siapa yang mengajarimu bicara omong kosong begitu! Kalian semua sudah mati ya? Cepat bawa dia kembali ke kamar!"

Beberapa pelayan segera maju, dengan gugup membawa Rafael yang menangis tak henti masuk ke kamar.

Larissa juga terlihat panik, buru-buru meminta maaf, "Tuan, semua ini salahku. Tolong jangan salahkan Tuan Muda."

Sambil berbicara, dia melirik Yordan dengan tatapan penuh rasa iba, seolah-olah cukup untuk membuat pria itu luluh.

Yordan menghela napas, nada suaranya melunak. "Aku nggak menyalahkannya. Dia masih anak-anak, nggak ngerti apa-apa. Cepat urus dia."

Semua itu terlihat jelas oleh Dhea dan hatinya semakin membeku. Dia menepis tangan Yordan, lalu langsung naik ke lantai atas, menutup pintu kamar, dan membiarkan Yordan terhalang di luar.

Yordan berdiri di depan pintu. Hatinya penuh rasa frustrasi, tetapi dia tetap mencoba menenangkan dengan sabar, "Sayang, semua salahku. Besok pagi aku akan mengirim anak itu pergi. Kalau kamu nggak ingin aku menemanimu, nggak apa-apa. Kamu istirahat saja, besok kita bicara lagi."

Dhea duduk bersandar di balik pintu, mendengar langkah Yordan menjauh. Rasa sakit di dadanya sudah tak terasa. Dikirim pergi atau tidak, apa bedanya? Ikatan darah tidak mungkin terputus. Pada akhirnya, yang seharusnya pergi adalah dirinya!

Dhea tak menjawab, hanya mengunci pintu. Bersandar sendirian pada pintu yang dingin, mendengar langkah kaki pria itu menjauh. Tubuhnya akhirnya tak kuat lagi dan dia jatuh terduduk ke lantai.

Dia hanya merasa lelah, tubuh dan hatinya sama-sama hancur. Tak tahu berapa lama kemudian, ponselnya berbunyi. Dia membuka layar dengan ekspresi datar, lalu mendapati ada permintaan pertemanan dari orang asing. Itu dari Larissa.

[ Nyonya, karena kamu yang mengusir suamimu dari kamar, jangan salahkan dia kalau datang ke tempatku. ]

Mata Dhea terbelalak. Dia segera bangkit dan melangkah keluar kamar. Dari kejauhan, terlihat cahaya redup dari ruang kerja di ujung lorong lantai dua.

Pintu sedikit terbuka, dari celah terdengar suara manja seorang wanita. "Yordan, sakit lho ...."

Kemudian, terdengar dengusan seorang pria dan suara beratnya. "Takut sakit, tapi masih berani menggodaku? Kamu ini sudah punya anak, tapi masih nakal."

Seketika, tubuh Dhea dingin membeku. Darahnya seolah-olah berhenti mengalir. Tak pernah dia duga, Yordan begitu tidak sabar!

Suara dari dalam terus berlanjut. Larissa menahan desahan sambil berucap, "Aku cuma lihat kamu dibuat kesal sama istrimu, jadi aku ingin menghiburmu."

"Kalau memang genit, jangan cari alasan. Ingat, kalau mau Rafael tetap tinggal di Keluarga Furama, jangan bikin istriku marah."

Dhea tak sanggup lagi mendengarkan. Dia bahkan tak tahu bagaimana dirinya bisa kembali ke kamar.

Begitu masuk, dia langsung berlari ke kamar mandi, berpegangan di wastafel, lalu muntah dengan hebat. Perutnya sampai sakit. Setelah itu, dia perlahan menegakkan tubuh, menatap pantulan dirinya yang tampak berantakan di cermin.

Air matanya sudah habis. Dia adalah putri sulung Keluarga Prawita. Statusnya sangat tinggi. Dia tidak seharusnya sampai di titik serendah ini.

Dhea tak tahu berapa lama dirinya berdiam di kamar mandi. Hingga fajar menyingsing, barulah dia kembali ke ranjang. Kali ini, giliran dia yang tak lagi menginginkan pria itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kemauan Dalam Hatiku
9.2
Hidup Caiden Fowler divonis tinggal tujuh hari lagi. Alih-alih bertobat, ia malah mendesak istrinya, Alexandra Clayton, untuk bercerai demi bisa mengejar Leyla, wanita yang ia sebut cinta sejatinya. Caiden tega membuang anak dan istrinya begitu saja. Namun, setelah dikhianati, kini ia kembali bersujud sambil menangis memohon ampunan. Sanggupkah Alexandra menerima kembali pria yang telah menghancurkan rumah tangga mereka demi perempuan lain?
Sampul Novel PERNIKAHAN DINI
8.8
Akibat satu malam tanpa rencana, Anara Quinzy Prayoga dan Andika Surya Gutama terpaksa membina rumah tangga di usia belia. Jurang status sosial begitu nyata; Anara hanyalah anak buruh pabrik, sedangkan Dika adalah pewaris kaya. Demi mempertanggungjawabkan kehamilan Anara, Dika rela melepas semua kemewahannya. Setelah diusir oleh sang ayah yang murka, kini Dika harus berjuang keras sendirian demi menghidupi istri kecilnya tanpa bantuan keluarga.
Sampul Novel SATU ATAP DUA CINTA: Kunikahi Ibu Tiriku Setelah Ayah Mati
9.1
Dunia Gema Dirgantara runtuh seketika saat mendapati Anita, perempuan yang teramat dicintainya, justru dinikahi oleh ayahnya sendiri, Angga Wijaya. Kenyataan pahit ini memaksa Gema memanggil kekasih hatinya itu sebagai ibu tiri. Di sisi lain, Anita pun harus berjuang keras memerankan sosok ibu bagi pria yang sebenarnya ia cintai. Terjebak dalam takdir rumit, mampukah keduanya bertahan di bawah satu atap dengan perasaan terlarang yang terus membara?
Sampul Novel Secret Wife
9.1
Sepuluh tahun menikah, Bram dan ibunya terus menyudutkan Sinta sebagai istri mandul tanpa bukti medis karena belum ada anak. Demi mendapatkan cucu, sang ibu mendesak Bram hingga ia nekat berpoligami secara rahasia. Sinta tidak tahu bahwa suaminya menyimpan rahasia besar tentang kondisi kesuburan Bram sendiri yang sebenarnya bermasalah. Saat pengkhianatan dan kebenaran ini akhirnya terkuak, apakah Sinta akan tetap tinggal diam?
Sampul Novel Suamiku Pengangguran Akut
8.7
Farida menjalani pernikahan pelik dengan Adam, suami manja yang malas bekerja. Sejak awal, hubungan mereka tidak direstui oleh Nadia, sang ibu mertua yang gemar menyudutkan Farida. Walau terus dicap sebagai beban, Farida terpaksa meminta bantuan makanan ke rumah Nadia agar bisa bertahan hidup. Di tengah tekanan mertua yang dominan dan kepasifan sang suami, sanggupkah Farida bertahan dalam rumah tangga penuh derita dan konflik ini?
Sampul Novel TAWANAN CEO KEJAM
8.3
Di hadapan Kaisar yang berhati dingin, Adelia bersimpuh tanpa daya memohon kebebasan. Dendam membara akibat kecelakaan tragis sang adik telah mengubah Kaisar menjadi sosok kejam yang terobsesi mencari sang pelaku. Kini, Adelia terperangkap dalam sangkar emas tanpa jalan keluar. Kaisar bersumpah tidak akan pernah melepaskannya, menjadikan gadis malang itu sebagai tawanan utama untuk menuntaskan amarahnya yang tak berkesudahan.