APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Anak Durhaka Tidak Berguna

Anak Durhaka Tidak Berguna

Usai berjuang menghidupi putranya lewat restoran kecil, seorang janda memenangkan lotre 160 miliar rupiah tepat sebelum pernikahan sang anak. Berniat pensiun, ia justru menghadapi penolakan kasar dari calon menantunya. Setelah mengirim uang satu miliar akibat laporan kecelakaan palsu sang putra, ia menerjang badai menuju kota tujuan. Di sana, ia mendapati putranya sedang melangsungkan pernikahan mewah, bersujud pada cinta pertama mendiang suaminya, dan bersanding dengan suaminya yang dikira telah tewas sepuluh tahun lalu.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah suamiku meninggal karena kecelakaan, aku mengelola restoran kecil untuk membesarkan anakku.

Sehari sebelum pernikahan anakku, aku tiba-tiba menang lotre senilai 160 miliar.

Aku merasa sangat senang. Aku berencana menjual restoranku dan memulai kehidupan pensiunku.

Siapa sangka, saat aku menelepon putraku untuk memberitahunya rencanaku, calon menantu yang selalu bersikap sopan tiba-tiba menjadi galak.

"Kamu harap kami menghidupimu ya? Kami baru kerja dua tahun. Kami nggak punya uang untukmu!"

Calon menantuku juga mengancam putraku, "Kalau kamu berani memberi uang kita pada ibumu, aku bakal batalkan pernikahan ini!"

Putraku yang marah pun bertengkar dengan pacarnya. Kemudian, dia menghiburku, "Kamu sudah bekerja keras selama bertahun-tahun. Sudah waktunya istirahat. Aku yang akan menghidupimu."

Aku merasa sangat lega. Aku pun berniat mentransfer 40 miliar kepada putraku supaya dia bisa berbisnis.

Keesokan hari, aku malah mendapat panggilan yang memberitahuku bahwa putraku mengalami kecelakaan. Butuh 1 miliar untuk menyelamatkan nyawanya.

Aku langsung mentransfer uang itu, tetapi putraku tidak berada di rumah sakit. Saking paniknya, aku pergi ke kota tempat putraku tinggal dengan menerjang badai.

Ketika menemukan putraku, ternyata dia sedang mengadakan acara pernikahan di hotel. Putraku berlutut kepada cinta pertama suamiku dan memanggilnya ibu saat bersulang.

Mengejutkannya, yang duduk di sampingnya adalah suamiku yang meninggal sepuluh tahun lalu!

Setelah menang lotre senilai 160 miliar, aku langsung menjual restoran yang kukelola selama 20 tahun. Aku juga mencari rumah 3 lantai untuk putraku sebagai hadiah pernikahannya.

Malam itu, aku menelepon putraku. "Restoran kita sudah tutup. Nanti Ibu tinggal di rumahmu untuk sementara waktu ya?"

"Tutup? Apa maksudnya?" Putraku termangu. "Restoran kita bangkrut?"

"Ya. Aku jual dengan harga murah," sahutku sambil bercanda. "Ada bagusnya juga. Aku sudah bekerja keras selama 10 tahun lebih. Sudah waktunya aku pensiun. Apalagi, bulan depan kalian akan nikah. Takutnya aku nggak punya waktu untuk hadir."

"Pensiun?" Sebelum aku sempat melanjutkan ucapanku, tiba-tiba terdengar suara calon menantuku yang kaget. "Kamu belum 50 tahun. Kamu harap kami menghidupimu?"

Ekspresiku sontak membeku. Gladys dan putraku berkenalan saat wisuda. Keduanya telah berpacaran selama dua tahun. Tahun lalu, mereka bertunangan.

Kami sudah bertemu beberapa kali. Gladys selalu bersikap sopan. Setiap tahun baru, dia selalu mengucapkan selamat tahun baru kepadaku. Hari ini, nada bicaranya malah terdengar sangat berbeda.

Namun, Gladys memilih untuk menikah juga supaya beban hidupnya berkurang. Aku bisa memahami keterkejutannya.

Aku pun tidak berniat bercanda lagi dan hendak menjelaskan. Namun, Gladys sontak berteriak, "Aku nggak peduli! Pokoknya aku nggak bakal bantu kamu menghidupi ibumu! Kalau dia berani datang, jangan harap kita bisa nikah! Aku bakal pindah!"

Aku tentu merasa tidak nyaman mendengar omongan ini. Aku bisa memahami kekhawatirannya, tetapi bukankah sikapnya ini terlalu kasar?

Putraku pun merasa kesal. "Kenapa bicara begitu? Selama ini, ibuku menganggapmu sebagai anaknya. Sudah seharusnya kamu berbakti kepadanya sepertiku."

"Kamu saja yang berbakti kalau mau! Aku nggak mau!" Pertengkaran terdengar makin sengit. Bahkan, ada suara barang jatuh dan pecah.

Beberapa menit kemudian, putraku berkata, "Ibu, tolong jangan marah. Gladys memang pemarah. Tapi, dia pasti menyayangimu."

"Nanti aku bakal bujuk dia. Setelah dia tenang, aku bakal jemput kamu kemari. Kamu juga sudah bekerja keras selama bertahun-tahun. Sudah waktunya kamu pensiun."

Nada bicara putraku dipenuhi ketulusan. Mataku sampai berkaca-kaca mendengarnya. Aku merasa sangat lega dan puas.

Aku mengakhiri panggilan. Setelah mereka selesai berdiskusi, aku akan memberi tahu mereka tentang lotre itu. Kemudian, aku akan mentransfer 40 miliar supaya putraku bisa berbisnis.

Sebelum ini, putraku terus mengatakan ingin berbisnis. Hanya saja, dana tidak cukup. Sekarang aku sudah punya uang. Dia tidak perlu mencemaskan soal dana lagi. Kalaupun gagal, aku bisa menjamin kehidupannya.

Aku telah merencanakan semuanya dengan baik. Siapa sangka, ketika aku mendapat panggilan lagi, ternyata itu adalah kabar buruk.

Terdengar isak tangis Gladys. "Edo kecelakaan! Kami butuh 1 miliar supaya dia bisa dioperasi! Tolong cari cara! Kami harus gimana?"

Aku terkesiap. Aku buru-buru mentransfer uangnya. Kebetulan, aku mendapat 1 miliar dari penjualan restoranku.

Gladys tidak memberi penjelasan apa pun. Begitu mendapat uangnya, dia langsung mengakhiri panggilan.

Aku pun berniat membeli tiket pesawat untuk menjenguk putraku. Namun, hari ini ada topan. Pesawat berhenti beroperasi. Aku hanya bisa menunggu sambil mencoba menelepon mereka.

Namun, sejak hari itu, tidak ada yang menjawab panggilanku. Bahkan, seminggu kemudian nomor mereka tidak bisa dihubungi lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Goyangan Panas Ibu Mertua
9.6
Suatu malam, Rudi dikejutkan oleh sentuhan provokatif dari Nina, ibu mertuanya sendiri. Meski Nina beralasan hanya ingin minum, tindakan itu membuat Rudi tidak nyaman. Dengan tegas, ia mengingatkan Nina akan statusnya sebagai suami dari putri kandungnya. Namun, peringatan itu diabaikan. Nina yang sangat mendambakan perhatian justru semakin berambisi. Ia pun mulai merancang siasat licik demi memikat sang menantu malam ini, tanpa memedulikan segala risiko.
Sampul Novel Kembalinya Cinta Sang Mantan
9.0
Dibuang setelah tujuh tahun pacaran karena status sosialnya, Kalea berhasil bangkit menjadi pemilik butik sukses. Saat hendak menikahi seorang dokter bedah, mantan kekasihnya datang mengacaukan pernikahan dengan fitnah keji. Pria itu membawa seorang anak dan memaksa Kalea kembali demi membesarkan bocah tersebut. Benarkah itu darah daging Kalea? Di mana istri pria itu sebenarnya? Kini, Kalea terjebak di antara bayang-bayang masa lalu dan masa depannya.
Sampul Novel Miss Lazy
9.3
Aluna Meysha Jovita hanyalah gadis pemalas dan ceroboh yang memiliki banyak kekurangan. Di balik sifatnya itu, ia sangat beruntung memiliki Athala Petro Radeyo, sahabat cerdas yang selalu ada untuk mendengarkan keluh kesahnya. Namun, kedekatan mereka mulai diuji ketika Luna menyadari hadirnya benih cinta pertama di hatinya. Sialnya, perasaan itu tumbuh untuk Athala. Kini, persahabatan erat mereka terancam berubah total akibat munculnya perasaan rumit tersebut.
Sampul Novel My Adorable CEO
8.6
Yatim piatu sejak kecil, dua bersaudara Van Willem dibesarkan oleh pelayan setia mereka. Kini, sang kakak mengendalikan bisnis keluarga, sedangkan Irish bekerja di sebuah perusahaan raksasa. Takdir mempertemukan Irish dengan atasannya, CEO kaya raya yang populer di kalangan wanita. Hubungan mereka memicu konflik rumit saat deretan mantan kekasih sang bos hadir, memicu kesalahpahaman hebat antar-pimpinan perusahaan yang berujung pada ancaman nyawa.
Sampul Novel Om Kos
8.7
Kehidupan Mariska di Surabaya runtuh setelah memergoki kekasihnya berselingkuh dan kehilangan tempat tinggal. Di masa sulit ini, ia pindah ke kos milik Ares, pemuda rupawan yang secara mengejutkan melamarnya. Namun, kehadiran Ares justru memicu ingatan kelam tentang tragedi masa lalu keluarga Mariska. Di tengah keunikan para penghuni kos lain, Mariska berjuang bertahan hidup, sementara Ares perlahan menyadari bahwa perempuan itu adalah cinta masa kecilnya yang sempat hilang.
Sampul Novel Penantian
8.1
Dalam keadaan hamil, Winarsih harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya, Robby, menghilang tanpa kabar setelah pamit bekerja ke luar kota. Kepergian sang suami yang misterius memaksa wanita sebatang kara ini menjalani penantian tanpa kepastian. Setelah semua upaya pencariannya gagal, Winarsih yang telah kehilangan orang tua kini tenggelam dalam keputusasaan. Hilangnya satu-satunya keluarga yang ia miliki menjadi misteri besar yang menguji ketegaran hidupnya.