APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ambisi Ibu Tiri

Ambisi Ibu Tiri

Sebuah pertemuan di kampus berubah menjadi tragedi bagi seorang mahasiswi ketika ibu tiri barunya mempermalukan dan menyiksanya secara brutal di depan umum atas tuduhan palsu. Meski identitas aslinya terungkap setelah korban dirawat di rumah sakit, sang ibu tiri tetap bersikap arogan dan merasa berhak menindasnya. Namun, wanita itu tidak menyadari bahwa dia hanyalah pengasuh yang dinikahi sang ayah demi anaknya, karena cinta sejati ayahnya tetap milik mendiang ibu kandungnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Ibu tiriku tidak tinggal terlalu lama. Karena merasa terganggu dengan bau disinfektan di rumah sakit, maka dia pergi.

Sebelum pergi, dia tak lupa membawa semua perangkat komunikasi milikku.

Mungkin dia khawatir aku akan menghubungi Ayah untuk mengadukan perbuatannya.

Namun, meski licik, dia terlalu bodoh untuk menyadari satu hal.

Dia tidak tahu bahwa rumah sakit menyediakan layanan telepon.

Aku menekan tombol panggil, dan tak lama kemudian, sebuah telepon disiapkan di samping tempat tidurku. Aku segera menelepon nomor yang telah kuhapal luar kepala.

Nada sambung berbunyi cukup lama sebelum akhirnya tersambung.

Dari ujung telepon, terdengar suara seorang pria paruh baya yang dingin, dengan latar suara diskusi rapat yang samar-samar.

Namun, begitu mendengar suara itu, air mataku langsung mengalir, dan dengan suara terbata-bata aku berkata, "Ayah ... aku di rumah sakit."

Ayah segera mengenali suaraku. Dia terdengar sangat panik dan segera bertanya apa yang terjadi.

Akan tetapi, terlalu banyak yang mau aku ceritakan, sehingga tak mampu menjelaskannya lewat telepon. Aku hanya memberi tahu alamat rumah sakit sebelum menutup panggilan.

Tidak sampai satu jam, Ayah sudah berdiri di depan pintu kamar rawatku.

Melihat kondisiku, matanya langsung terbelalak, dan dengan tangan gemetar dia mendekatiku, suaranya juga gemetar seperti akan menangis. "Maura ... katakan pada Ayah, siapa yang memukulmu? Ayah nggak peduli, Ayah akan buat mereka bertanggung jawab!"

Namun, saat itu juga, pintu kamar terbuka.

Ternyata itu ibu tiriku.

Begitu melihatnya, tanpa sadar aku langsung meringkuk ke sudut.

Ibu Tiri tampak tidak peduli. Dia malah menatap Ayah dengan gaya manja sambil berkata, "Bukankah sudah kubilang aku bisa menjaga Maura? Kenapa kamu mendadak pulang padahal sedang rapat?"

Ayah memandang ibu tiriku dengan ekspresi marah.

Namun, dia masih berusaha menahan diri dan bertanya dengan nada dingin, "Susan, bukankah kamu bilang kamu bisa menjaga Maura? Bagaimana dia bisa sampai mengalami hal seperti ini, dan kenapa kamu nggak kasih tahu aku?"

Susan masih tetap bersikap manja, dan sama sekali tidak melirikku sepanjang percakapan.

Dia terlihat sangat santai, seolah-olah tidak khawatir aku akan mengatakan yang sebenarnya.

Namun, akhirnya Ayah kehilangan kesabaran. Dia berkata dengan suara dingin, "Aku dengar dari resepsionis bahwa ada yang menuduh putriku adalah orang ketiga sehingga dia dipukuli. Aku akan menyelidiki ini, dan siapa pun pelakunya, aku nggak akan membiarkannya!"

Mendengar itu, wajah ibu tiriku terlihat sangat panik untuk pertama kalinya.

Dengan enggan, dia meraih lengan Ayah dan akhirnya mengaku, "Sayang, aku yang memukulnya. Kamu nggak pernah bilang anakmu sudah sebesar ini, aku pikir dia adalah wanita simpananmu. Jadi, aku hanya kasih sedikit pelajaran padanya."

Mendengar pengakuannya, Ayah menatapku yang penuh luka di tempat tidur dengan mata terbelalak tak percaya.

Dia menunjukku sambil berkata dengan suara bergetar, "Katamu memberi sedikit pelajaran, tapi lihatlah, kamu buat putriku yang kusayangi sejak kecil menjadi seperti ini?"

Bahkan pada saat itu, ibu tiriku masih belum menyadari betapa seriusnya situasi ini.

Dia malah mendekat dan merangkul lengan Ayah sambil berkata manja, "Aku melakukan ini karena terlalu mencintaimu, 'kan? Lagi pula, aku akan segera menjadi ibu tiri Maura. Bukankah mendidik anak adalah tugasku juga?"

Kali ini, Ayah benar-benar kehilangan kesabaran.

Dia melupakan segala citranya sebagai seorang pria terhormat dan tanpa ragu mendorong ibu tiriku dengan keras hingga jatuh ke lantai.

Dia bahkan meludah ke arahnya dengan penuh kemarahan. "Sejak kecil aku nggak pernah memarahi putriku. Bagaimana kamu berani memukulnya? Lihat saja, aku akan memberimu pelajaran!"

Setelah itu, Ayah mengangkat kakinya, siap untuk menendang ibu tiriku.

Melihat itu, meskipun aku merasa lega, aku tidak ingin Ayah sampai melakukan kesalahan karena orang seperti dia.

Aku pun berniat untuk menghentikannya.

Namun, ibu tiriku justru lebih dulu berteriak, "Fendy, kamu nggak bisa memukulku! Aku sedang hamil!"

Mendengar itu, bukan hanya aku, tapi Ayah juga terkejut dan langsung membeku.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Bercerai!!
8.4
Batas kesabaran Adeline akhirnya habis setelah sekian lama direndahkan oleh Devon, suaminya yang kini ia anggap lebih tidak berharga dibanding sampah. Konflik memanas di ruang makan ketika Devon mendengar langsung hinaan tersebut. Dengan emosi meluap, sang tuan muda mencengkeram dagu Adeline, memberi ancaman keras agar istrinya tidak memicu masalah. Namun, Adeline kini tidak lagi gentar untuk menentang dominasi dingin dari pria itu.
Sampul Novel Bukan Menantu Idaman
7.9
Kisah cinta dewasa ini mempertemukan seorang pemuda blasteran Rusia-Bali beragama Hindu dengan putri pejabat Indonesia yang memeluk Nasrani saat mereka kuliah di Rusia. Meski terhalang jurang perbedaan keyakinan serta latar belakang keluarga yang sangat kontras, takdir tetap mempersatukan keduanya dalam rajutan asmara. Kini, di tengah benturan identitas dan tekanan sosial yang kuat, mereka harus berani menghadapi segala konsekuensi atas perasaan cinta yang telah tumbuh.
Sampul Novel Diabaikan Berujung Penyesalan
8.8
Kehamilan sang istri seharusnya menjadi kabar bahagia, namun sang suami yang merupakan anggota mafia justru memilih mengakui janin milik kekasih masa kecilnya demi perlindungan. Janji manis untuk mengakui anak kandungnya sendiri nanti tidak lagi berarti setelah penolakan dingin yang ia terima. Menyadari cinta sepuluh tahunnya telah sia-sia, ia harus menghadapi murka keluarganya sendiri yang menuntut aborsi karena mengira bayinya tak berayah. Saat suaminya sibuk menemani wanita lain di luar kota, ia memutuskan untuk melangkah pergi selamanya.
Sampul Novel Dimanja Suami Psikopat
9.1
Setelah dipaksa menikah dengan miliarder pengidap sindrom XYY yang obsesif, hidupku dipenuhi kemewahan sekaligus kekangan ekstrem. Meski dia memanjakanku dan menyingkirkan siapa pun yang mengganggu—termasuk keluarganya sendiri—kebebasanku sepenuhnya dirampas lewat cip pelacak. Konflik memuncak saat kehamilanku yang dinanti justru dituduh sebagai hasil perselingkuhan oleh ibu mertuaku, memicu aksi kekerasan fatal tepat sebelum suamiku yang posesif tiba di lokasi.
Sampul Novel Ghost Boyfriend
8.0
Pasca kecelakaan maut yang merenggut nyawanya, Arka terjebak menjadi arwah penasaran. Demi menuntaskan urusan yang tersisa sebelum benar-benar pergi, ia bekerja sama dengan seorang pengangguran bernama Zulfi. Arka bertekad memastikan kebahagiaan sang kekasih, Ziva, yang telah ditinggalkannya. Namun, melihat kedekatan yang mulai terjalin antara Zulfi dan Ziva, sanggupkah Arka pergi dengan tenang? Bisakah ia juga membenahi hidup Zulfi di sisa waktu yang ada?
Sampul Novel Kehancuran Reputasi Raelynn Harper
8.4
Kyle Blackwood kabur dari pernikahan, menghancurkan reputasi Raelynn Harper. Demi membalas rasa sakit hati, Raelynn nekat mengancam kakak Kyle, Tristan Blackwood, seorang direktur hiburan yang sangat berkuasa. Namun, rencana itu berbalik arah. Tristan yang kaya raya justru memanfaatkan celah ini untuk memaksa Raelynn menikahinya. Kini, Raelynn terjebak dalam pernikahan penuh ambisi dengan Tristan, sosok yang siap menghancurkan harga dirinya.