APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel ALFARO | Berandal gilaku

ALFARO | Berandal gilaku

Keenan Alfaro tumbuh tanpa orang tua, mengandalkan kalimat papanya yang keras untuk bertahan. Kini di usia 18 tahun, ia menjadi murid beasiswa yang urakan dan playboy, ditakuti semua orang. Namun Mutiara, gadis pintar seangkatannya, berhasil meluluhkan hatinya. Hubungan mereka berubah menjadi neraka ketika Mutiara meminta Keenan mempublikasikan status mereka. Para cewek yang merasa dimanfaatkan oleh rayuan Keenan, bersama para cowok yang pernah dikalahkannya, kini membalas dendam dengan membuli Mutiara. Akankah cinta mereka bertahan di tengah tekanan dan kekerasan? Atau Mutiara akan menyerah pada keadaan?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Berat?" Tanya Keenan tepat di depan wajah Mutia saat tubuhnya menindih tubuh ramping cewenya ini. Nafasnya menguar mengeluarkan wangi mint yang khas.

Mutia menggeleng "Yang berat itu jadi pacar kamu"

Cup

Satu kecupan manis di sudut bibir mutia. Keenan beranjak duduk, tangannya meraih tubuh ramping mutia untuk duduk. Mereka duduk berhadapan dengan jarak yang sangat intim. Tangan kanan Keenan mengusap lembut pipi Mutia. Menatap detail wajah cantik Mutia.

"Gue disini. Gak usah takut"

"Kak"

"Hmm?" Jawabnya yang kini tatapan itu beralih ke manik indah kecoklatan di hadapannya.

"Aku takut hamil"

Bibir Keenan menyungging, membentuk sebuah senyuman. Tak ada jawaban.

"Kak!" Tangan kanan Mutia bergerak menggoyangkan tangan Keenan.

"Apa?"

"Kalo aku hamil gimana?" Dengan wajah cemasnya Mutia menatap Keenan. Berharap cowonya itu dapat menenangkan hatinya setelah apa yang telah mereka perbuat tadi.

"Gak bakalan" pungkasnya.

Cup

Satu kecupan lagi lolos di puncak kepala Mutia. Setelah itu Keenan beranjak, memakai bajunya kembali setelah dia lempar di sembarang arah sebelumnya. 

Sementara Mutia masih betah dengan selimut yang menutupi bagian tubuhnya.

"Kak.." rengeknya. Kali ini terlihat ada cairan bening di kelopak matanya yang siap terjun bebas.

"Hamil, lo, gue tinggalin" kalimatnya penuh dengan penekanan. Gak ada wajah bercanda disana. Keenan serius dengan apa yang dia ucapkan.

Mutia menatap tak percaya sama cowo yang udah nidurin dia ini. Cowo yang Mutia percaya ini bisa-bisanya ngomong kayak gitu. Apa yang Mutia akan lakukan jika dirinya benar-benar hamil. Keenan, cowonya ini gak akan tanggung jawab. Hancur sudah masa depannya!

"Kak!!!! Kamu gak boleh gini sama aku!" Kesalnya yang hanya dapat senyuman tengil dari cowonya yang lagi ngikat tali sepatunya di lantai.

Mutia meremas selimutnya dan memukul-mukul kasur di depan Keenan. Kali pertama Mutia marah dengan apa yang Keenan lakukan. Biasanya dia gak pernah protes apapun itu.

Keenan berdiri, selesai dengan kedua sepatunya yang udah rapi di kakinya. 

"Gue cabut. Gak usah nangis"

Gitu aja pamitnya.

Mutia menatap tak percaya sampai tubuh cowonya itu menghilang ditelan pintu kostannya.

"Hiikk!!!!" Mutia menangis sejadi-jadinya. Memukul kepalanya yang menurutnya isi kepalanya itu tak berfungsi dengan baik. Kesal kenapa bisa-bisanya dia kerayu omongannya Keenan.

"Bodoh!!"

Sementara di lain tempat...

Drap

Drap

Drap

Terdengar derap langkah kaki dengan kompaknya diatas lantai yang begitu sengaja dibuat mengkilat. Di jajaran paling depan tentunya hanya satu orang. Penampilannya begitu rapi, masih muda dan tentu saja wajahnya tampan rupawan. Cowo yang masih berusia 18 tahun ini diyakini sebagai CEO baru dari perusahaan kosmetik, namanya KEENAN ALFARO. Ini hari pertamanya menjabat di perusahaan milik opanya setelah beberapa bulan lalu lulus dari SMA.

Sementara dibelakangnya disusul oleh sekretarisnya, tepatnya sekretaris dari CEO sebelumnya, namanya Alina. Wanita seksi berusia 38 tahun, belum menikah.  Alasan utamanya karena sibuk mengabdi selama 20 tahun lamanya untuk perusahaannya ini sampai kini betah menjadi perawan tua.

Tak lupa para staff dan jajarannya mengiringi dua orang penting tadi menuju ruang rapat.

Di lobi, semua karyawan perusahaan berdiri menundukan sedikit kepalanya tanda hormat ketika sang CEO melewatinya.

"Selamat pagi"

Alfaro, wajahnya serius dan tidak berekspresi mengabaikan semua sapaan disana.

"Shakti"

Satu kata yang lolos dari bibir salah satu karyawan wanita disana, mematung menatap genting ke arah cowo yang diyakininya adalah bos barunya.

Cowo dengan postur tubuh tegak dengan langkah penuh percaya dirinya itu berhenti tepat di depan cewe tadi. Cewe yang betah menatap paras cowo yang beberapa bulan ini telah hilang dari dunianya.

"Lancang!" Alfaro dengan tatapan tajamnya. Satu detik kemudian tatapannya beralih, menatap dengan ujung mata sekretarisnya yang ada di belakang.

"Kasih peringatan!"

Alina mengangguk, setelah itu melangkah kembali karena sang CEO telah melangkah lebih dulu setelah mengeluarkan dua kata mematikan tersebut.

Masih beruntung gak nyuruh dipecat.

Ting!

Lift terbuka setelah dipencet oleh Alina dan menunggu beberapa detik.

Alfaro melangkah lebih dulu, masuk kemudian disusul oleh yang lainnya.

Sementara dibawah sana...

"Thalita, kenapa ngomong sembarangan tadi?" Agni, salah satu karyawan dibagian marketing, sama kayak Thalita.

"A-aku..." lidahnya terbata. Thalita bingung mau menjelaskannya dari mana. Yang dia tau kalo bos yang mereka panggil Alfaro itu sebenarnya bukan. Thalita yakin itu Shakti, cowo dingin dengan sejuta pesona. Cowo yang udah dia abaikan selama beberapa bulan lalu.  Tapi  sekarang malah terbalik, ketika Shakti pergi hati Thalita malah jadi jumpalitan gak jelas.

"Aduhh, kamu harus minta maaf gimana pun caranya, oke? Jangan sampai dipecat" sarannya, yang dapat Thalita angguki saja. Karena mau gimana lagi, nasi udah jadi bubur.

'Aku yakin kamu itu Shakti, bukan Alfaro yang mereka sebut itu' batin Thalita.

Beberapa karyawan disana memperhatikan Thalita, sangat menyayangkannya karena dianggap kurang sopan. Menurut gosip yang beredar bos mereka itu galak juga playboy. Apa jadinya jika hal buruk akan terjadi pada Thalita.

"Mirip tapi tak sama" Thalita menyunggingkan senyumannya, berucap lirih yang tak bisa di dengar siapapun. Thalita tau perbedaan si kembar ini.

"Selamat bergabung di Beauty Cosmetics. Semoga anda menjadi pemimpin yang dapat memajukan perusahaan ini seperti pemimpin sebelumnya" ucap pak Magani direktur keuangan, setelah rapat itu selesai. Bukan rapat penting, ini hanya perkenalan saja hingga waktu rapat hanya berlangsung setengah jam.

Disusul oleh yang lain, ucapan selamat juga dilontarkan oleh pak Cakra bagian perencanaan "Selamat datang di perusahaan. Semoga kita semua satu ide, satu pemikiran dan satu tujuan"

Kalimat penutup yang hanya dapat senyuman tipis saja dari sang CEO, mending sih dari pada tadi. Alfaro tak menunjukan ekspresinya.

Mahal!

Semua orang yang ada di ruang rapat itu berjumlah sepuluh orang, termasuk Alfaro dan Alina. Semua berjabat tangan sebelum meninggalkan ruang rapat, menyisakan Alfaro juga Alina saja.

"Pak, jadwal kita hari ini harus bertemu klien di restoran Pelangi jam 9.15"

Alina berdiri dengan Ipadnya membaca deretan kegiatan Alfaro hari ini.

"Panggil saya bos" ucap Alfaro yang masih betah duduk di kursinya, sedikit menengadah menatap ke samping  kanan dimana Alina berdiri.

"Iya, bos" ralatnya. "Pak Levi dari perusahaan Glow Up ingin bertemu langsung dengan bos"

Alfaro dengan tatapan lurusnya ke depan "bawa bagian marketing"

Bukan Alfaro yang membuat keputusan, tapi opanya disebrang sana. Telinga kiri Alfaro dipasangi buds pro yang terhubung dan siap dengan perintahnya. Bisa dibilang Alfaro hanya boneka hidup.

Setelah beberapa menit berlalu Alfaro kembali ke ruangannya. Memeriksa satu per satu map yang udah numpuk di mejanya. Membaca secara rinci deretan kalimatnya pelan tapi masih terdengar jelas oleh opanya. Lalu membubuhkan tanda tangannya setelah disetujui. 

Alfaro hanya nurut aja.

Selesai dengan pekerjaan awalnya, Alfaro menyandarkan punggungnya kasar, memejam dalam mengingat apa yang dia lakukan kali ini.

"Gue tebus kesalah gue di masa lalu, Keenan Alfaro"

8 bulan yang lalu...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Kebahagiaan rumah tangga Adara Paramitha dan Garen Wijaya seketika runtuh akibat kecelakaan tragis yang menimpa Garen. Demi menyelamatkan nyawa suaminya, Adara terpaksa menerima bantuan finansial dari konglomerat Rian Kusuma. Namun, pertolongan tersebut menuntut bayaran mahal yang mengancam kesetiaannya. Di sisi lain, Kirana Senja selaku kekasih Rian mulai mencium adanya ancaman. Kini, mereka semua terjebak dalam dilema pengorbanan dan rahasia yang siap menghancurkan pernikahan Adara.
Sampul Novel Di Pemberhentian Terakhir
9.4
Sebagai mahasiswi yatim piatu penerima beasiswa, hidup Rana hanya berputar pada kuliah dan kerja. Kehadiran Reva sebagai sahabat pertamanya membawa warna baru, namun ketenangan itu sirna sejak kemunculan Reno serta sosok masa lalu. Situasi kian pelik saat Dito bergabung dalam lingkaran pertemanan mereka. Kini, Rana terjebak dalam pusaran konflik asmara dan emosi rumit yang melibatkan keempat orang terdekatnya tersebut.
Sampul Novel Menantu Dewa Perang
8.5
Ia kerap dihina dan dianggap sebagai menantu tak berguna yang tidak memiliki masa depan. Padahal, pria ini menyimpan identitas rahasia sebagai Dewa Perang yang ditakuti di seluruh dunia. Namun, sebuah tragedi memilukan terjadi tepat saat perayaan tiga tahun pernikahan mereka. Ia harus menyaksikan kenyataan pahit ketika istri tercintanya mengkhianati janji suci mereka dan berselingkuh secara terang-terangan di depan matanya sendiri.
Sampul Novel Menjadikanmu milikku
9.3
Kafka harus merelakan wanita idamannya menikah dengan kakak kandungnya sendiri. Namun, sebuah peristiwa tak terduga di malam pernikahan mengubah jalan takdir mereka. Merasa sebagai orang pertama yang menaruh hati pada wanita itu, Kafka kini bertekad kuat untuk merebut kembali cintanya. Ia tidak peduli lagi meski harus berseteru dengan saudaranya sendiri. Kafka bersumpah akan melakukan apa pun demi menjadikan perempuan itu sebagai miliknya seutuhnya.
Sampul Novel RAHASIA ISTRIKU
9.4
Hidup bergelimang harta tak lantas membuat Oliver bahagia. Takdirnya berubah saat ia bertemu Melissa, dosen misterius di kampusnya. Usai pernikahan mereka, rahasia kelam tentang identitas asli Melissa perlahan terungkap dan membawa ancaman maut. Oliver pun harus berjuang keras demi melindungi sang istri dari bahaya besar yang mengintai. Misteri apakah yang sebenarnya disembunyikan oleh wanita itu di balik paras cantiknya?
Sampul Novel The Second Marriage
8.5
Kehancuran rumah tangga Lara dan Ilham dipicu oleh perselingkuhan, menyisakan kepedihan mendalam serta hak asuh putri mereka, Cherry. Pasca-perceraian, Ilham berupaya rujuk kembali. Namun, sosok Banyu hadir menawarkan perlindungan dan masa depan baru. Kini, Lara berdiri di persimpangan jalan, berjuang menyembuhkan trauma masa lalunya demi memilih antara mantan suaminya atau lembaran baru yang lebih bahagia.