APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Aku Menikahi Paman dari Tunanganku

Aku Menikahi Paman dari Tunanganku

Setelah mengetahui kebenaran pahit di kehidupan sebelumnya bahwa Samuel mengabaikannya demi mencintai adiknya sendiri, sang protagonis menolak melanjutkan kebodohan tersebut. Dalam kesempatan hidup kedua ini, ia menolak pernikahan politik dengan Samuel. Sebagai gantinya, ia memilih Jeffrey Gusmawan, paman Samuel sekaligus penguasa tertinggi di keluarga mereka. Keputusan mengejutkan ini tidak hanya membalikkan keadaan, tetapi juga membuat Samuel kehilangan akal sehatnya di hari pernikahan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Di kehidupan sebelumnya, Melly dan Samuel memang memiliki hubungan, tetapi mereka tidak berani menunjukkannya secara terang-terangan.

Mereka hanya bisa diam-diam bermain trik kotor di belakangku.

Tak heran kali ini, hanya dalam waktu dua atau tiga hari, hampir semua orang sudah mengetahui hubungan mereka secara gamblang.

Pikiranku mendingin.

Aku teringat kehidupan masa lalu, setelah menikah dengan Samuel, bisnis Grup Gusmawan melejit pesat, hingga akhirnya masuk dalam daftar Forbes.

Para tetua Keluarga Gusmawan sangat puas denganku. Mereka percaya aku membawa keberuntungan bagi keluarga.

Meskipun Samuel selalu bersikap dingin, aku masih merasakan sedikit kebahagiaan karena kehangatan dari para tetua Keluarga Gusmawan.

Hingga hari itu tiba.

Hari ketika kotak itu hancur.

Hari ketika seluruh kepalsuan berantakan.

Saat itu, pintu kamarku terbuka.

Ibu berdiri di sana, wajahnya tampak ragu sebelum akhirnya berbicara,

"Jeffrey akan segera pulang."

Tanganku yang sedang sibuk seketika berhenti.

Aku tak langsung menanggapi.

Ibu terlihat ingin mengatakan sesuatu lagi, tetapi akhirnya ia hanya menghela napas dan pergi.

Aku tak percaya kalau di kehidupan sebelumnya, ibu benar-benar tak tahu apa yang terjadi.

Namun, dia tak pernah mengatakan sepatah kata pun tentang itu.

Para tetua Keluarga Gusmawan memang menyukaiku, tetapi mereka tidak benar-benar peduli padaku.

Kalau mereka peduli, mereka tak akan membantu Samuel menutupi semuanya.

Satu-satunya orang yang berbeda adalah Jeffrey.

Di kehidupan sebelumnya, dia adalah satu-satunya orang di Keluarga Gusmawan yang tidak cocok dengan mereka.

Pada akhirnya, dia memilih menetap di luar negeri dan tak pernah menikah seumur hidupnya.

Aku tak terlalu mengingat banyak hal tentangnya.

Yang kuingat hanyalah dia sering menjagaku, bahkan beberapa kali muncul untuk menegur Samuel agar bersikap lebih baik padaku.

Mungkin karena itulah aku memilih menikah dengannya. Aku berpikir, kalau itu dia, setidaknya masih lebih baik daripada orang asing lainnya.

Sejujurnya, aku sendiri tak terlalu yakin dengan keputusan ini.

Sebagai pengendali sebenarnya dari Keluarga Gusmawan, rasanya mustahil dia akan menerima pernikahan ini begitu saja.

Tapi kenyataannya jauh lebih mudah dari yang kubayangkan.

Menurut Ibu, Jeffrey hanya terdiam sesaat sebelum akhirnya menyetujui pernikahan ini.

Keesokan harinya, aku datang lebih awal ke kantor, bersiap menyelesaikan proyek yang sedang kukerjakan.

Proyek ini adalah hadiah pernikahan dariku untuk Jeffrey.

Klien dalam proyek ini adalah Grup Mito, perusahaan elektronik terbesar di negeri ini.

Jika berhasil mendapatkan kerja sama ini, maka menembus tiga besar di Koppenasta bukan lagi sekadar impian.

Aku sudah mengerjakan proyek ini cukup lama. Awalnya, proyek ini memang kupersiapkan untuk Samuel.

Karena itu, setiap detailnya dirancang berdasarkan kondisi Grup Gusmawan.

Tapi sekarang, tunanganku adalah Jeffrey.

Jadi, sudah seharusnya proyek ini diubah agar sesuai dengan perusahaannya.

Aku begadang beberapa malam untuk menyelesaikannya, dan akhirnya proyek ini rampung juga.

Mengusap sudut mataku yang terasa perih, aku turun ke lantai bawah untuk membeli secangkir kopi.

Saat aku kembali ke atas untuk memperbaiki beberapa detail dalam kontrak, aku justru mendapati bahwa file proyek di komputernya telah menghilang.

Panik, aku segera mengeluarkan ponsel dan memeriksa rekaman CCTV.

Di layar, terlihat seseorang mengenakan masker dan topi, sama sekali tidak menunjukkan wajahnya.

Namun, cincin berlian merah muda di tangannya langsung mengungkap siapa dia sebenarnya.

Tubuhku gemetar karena marah, tanpa pikir panjang aku langsung menerobos masuk ke dalam kantor Melly.

Begitu pintu terbuka, pemandangan menjijikkan langsung menyambutku.

Samuel sedang duduk di atas meja kerja, dengan Melly dalam pelukannya.

Bibir mereka baru saja berpisah, dan bahkan ada sisa jejak air liur yang masih tersambung di antara mereka.

Aku tak peduli lagi dengan citraku. Aku mencengkeram pergelangan tangan Melly dan berteriak marah.

"Melly! Siapa yang memberi kau izin menyentuh kompu..."

Sebelum aku bisa menyelesaikan kalimatku, Samuel sudah mendorongku dengan kasar.

Dia menatapku dengan penuh kemarahan. "Mitha, kau sakit jiwa, ya?!"

Sementara itu, Melly pura-pura ketakutan, berlindung di belakang punggung Samuel.

Dengan suara bergetar, dia menangis tersedu-sedu. "Kakak, maaf... Aku nggak sengaja menghapusnya..."

"Maaf, maaf... Aku akan berlutut meminta maaf padamu, tolong maafkan aku..."

Belum selesai berbicara, dia mulai melemas, seolah-olah benar-benar akan berlutut di hadapanku.

Samuel yang tak tega melihatnya seperti itu langsung menariknya ke dalam pelukannya, menghentikan gerakannya.

Tatapannya tajam menusuk ke arahku. "Mitha, kau ribut apa lagi sekarang?!"

Aku mengepalkan tangan, menahan gejolak emosi yang hampir meledak.

"Itu adalah hadiah pernikahan untuk tunanganku!"

Aku berteriak keras, kemarahanku nyaris melahap sisa-sisa akal sehat yang kumiliki.

Samuel menyeringai sinis. "Tunangamu itu bukan aku?"

"Niat baikmu sudah kuterima, puas sekarang?"

"Aku benar-benar nggak ngerti kenapa kau harus membuat keributan seperti ini."

Mataku jatuh pada komputer Melly, di layarnya masih ada laporan yang baru setengah jadi.

Tanpa ragu, aku meraih gelas di meja dan menuangkan air ke atasnya.

"Bzzzzt..." Komputer itu langsung mengeluarkan asap hitam, disertai suara percikan listrik.

Melly langsung melompat kaget, mencengkeram lengan Samuel sambil menangis panik.

"Kak Samuel! Laporanku!"

Aku tertawa dingin. "Hanya laporan biasa, aku juga nggak ngerti kenapa kau harus membuat keributan seperti ini."

Samuel menatapku tajam, seolah merasa ada yang tidak beres denganku.

Saat aku berbalik hendak pergi, dia tiba-tiba mengulurkan tangan ingin menahanku.

Namun, Melly lebih cepat menarik ujung bajunya, wajahnya tampak kesakitan.

"Kak Samuel, aku... aku seperti kena air panas… Sakit sekali…"

Lalu, dengan suara lemah dan penuh rasa bersalah, dia berbisik, "Maaf… Semua salahku… Pergilah cari Kak Mitha…"

Samuel hanya terdiam sejenak, lalu tangannya yang tadi sempat terulur padaku pun jatuh kembali ke sisinya.

"Ini bukan salahmu. Mitha yang cari gara-gara sendiri."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang ayah angkatnya, Maya, gadis berusia 22 tahun, rela melepas masa depan dan kariernya. Ia terpaksa menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A, pengusaha ternama yang dikenal gemar berganti pasangan. Menjalani pernikahan penuh rintangan dan misteri, Maya terus bertahan dan menjaga ketulusannya meski kerap dipandang rendah. Sanggupkah ia bertahan dalam kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan ini?
Sampul Novel Dari Istri Tercampakkan Menjadi Pewaris Berkuasa
9.3
Hidup Kirana hancur setelah Bima Nugraha, suaminya, memamerkan kehamilan selingkuhannya secara terbuka. Demi bisnis, Bima bersekongkol dengan keluarga angkat Kirana untuk mengurungnya di rumah. Ia difitnah tidak waras dan dipaksa menggugurkan bayinya. Namun, mereka tidak menyadari siapa Kirana sebenarnya. Hanya dengan satu telepon, Kirana menghubungi Antony Suryoatmodjo, ayah kandungnya yang merupakan konglomerat kuat, siap menghancurkan Bima tanpa sisa.
Sampul Novel Ena-Ena 21+
8.4
Antologi kisah romansa dewasa ini menghadirkan kumpulan cerita pendek yang menyoroti lika-liku hubungan penuh gairah. Pembaca akan diajak menyelami dinamika cinta penuh kuasa dari para CEO dan pengusaha, hingga polemik emosional yang dihadapi janda, duda, serta konflik mertua-menantu. Menampilkan latar profesi beragam mulai dari dokter, tentara, hingga satpam, setiap narasi dikemas memikat untuk memenuhi fantasi Anda akan kisah cinta yang mendalam dan unik.
Sampul Novel Gawat, Pak Bos Ada Maksud Lain
8.6
Setelah melahirkan anaknya, Linda langsung mendapatkan pekerjaan baru sebagai sekretaris pribadi untuk pimpinan tertinggi di Grup Jarvis. Namun, profesionalisme kerja yang ia bayangkan seketika sirna pada hari pertamanya bekerja. Jonathan Jarvis, sang CEO tampan sekaligus bos barunya, justru memandang Linda dengan tatapan yang penuh gairah tidak biasa. Pertanyaan provokatif dari Jonathan, "Bu Linda, bagaimana bisa minum kopi tanpa susu?", menandai awal dari hubungan kerja yang berbahaya.
Sampul Novel Melarikan Diri dari Pernikahan
9.7
Cathy sangat bahagia saat Andika Senjaya tiba-tiba melamarnya setelah kehamilan yang tak diduga, meski pria itu dikenal selalu menghindari pernikahan. Namun, kebahagiaan itu hancur di hari pernikahan mereka. Cathy tidak sengaja mendengar Andika mengaku kepada temannya bahwa pernikahan ini hanyalah siasat. Demi menuruti ibunya yang menolak latar belakang Nancy, Andika memanfaatkan Cathy agar anaknya bersama Nancy bisa hidup di keluarga baik-baik. Andika bahkan menghina Cathy sangat membosankan.
Sampul Novel Mutiara Istri Yang Dijual
8.5
Hidup Tiara hancur setelah Andre, sang suami, tega menjual dirinya kepada pengusaha kaya bernama Dewa untuk melunasi utang. Di tengah kepahitan itu, benih cinta perlahan tumbuh di antara Tiara dan Dewa. Namun, Dewa justru mengusirnya saat sedang hamil demi kembali pada sang mantan kekasih. Bertekad membesarkan bayinya sendiri, Tiara pun menata hidup baru. Saat kandungannya berusia tujuh bulan, Dewa datang memohon untuk kembali, tetapi Tiara tidak akan menyerah begitu saja.