APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!

AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!

Bertahun-tahun aku membiayai hidup Mas Arya, termasuk menyokong ibu dan adiknya saat dia kesulitan uang. Namun, keputusannya untuk menikah lagi secara diam-diam menghancurkan segalanya. Ini saatnya aku melangkah pergi dan membiarkan dia menanggung seluruh beban finansial keluarganya sendirian. Biar dia sadar betapa berharganya diriku yang selalu diremehkannya. Aku menolak bertahan di pernikahan beracun ini; masa depanku berharga dan aku layak bahagia.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Mas, ini ATM kamu aku kembalikan" ujarku sembari menyerahkan sebuah kartu anjungan tunai mandiri miliknya yang selama ini diserahkan padaku untuk membiayai keperluan rumah tangga.

Setiap bulan tidak lebih dari satu juta rupiah sisa gajinya masuk ke dalam rekening itu untuk biaya hidup kami bertiga. Juga untuk keperluan ibu dan adiknya, Mira. Gadis berusia dua puluh tahun yang saat ini masih kuliah semester lima di sebuah perguruan tinggi swasta.

Setiap bulan semua uang itu kuberikan pada mertua. Kadang malah kutambahi karena aku merasa penghasilanku sendiri lebih dari cukup untuk biaya hidup kami sekeluarga.

Bagiku tak masalah memberi semua gaji suamiku pada ibunya karena beliau seorang janda yang dalam agama wajib disantuni, apalagi beliau masih harus menanggung hidup putri bungsunya yang sedang kuliah.

Pun beliau adalah mertuaku sendiri, jadi kupikir sudah seharusnya berbuat baik kepada wanita yang telah melahirkan Mas Arya ke dunia itu, meski seringkali ibunya protes mengapa hanya diberi satu juta rupiah saja sedangkan menurutnya gaji anaknya besar dan minta ditambahi yang tentu saja berasal dari penghasilanku menulis novel online.

Sayang, semua pengabdian itu tidak berarti apa-apa di mata Mas Arya, sehingga saat ini aku memutuskan mulai hari ini tak mau lagi ikut campur urusan keuangan suamiku itu. Biar saja ia kekurangan. Kalau itu terjadi, silakan mencari penambalnya sendiri.

Sudah cukup aku berkorban selama ini. Tak akan kuulangi lagi!

"Kenapa dikembalikan? Kamu gak butuh nafkah lagi? Oke kalau begitu. Biar kamu rasakan hidup tanpa uang. Biar kamu tahu cari uang itu gak gampang. Hidup sudah dijamin suami kok masih gak bersyukur!" ketusnya.

Lalu dengan kasar Mas Arya mengambil ATM dari tanganku dan menyimpannya dalam dompetnya.

Aku hanya mengulum senyum melihatnya.

"Oh ya, Mas. Sebentar lagi 'kan gajian Mas. Karena ATM sudah aku kembalikan, jadi mulai bulan depan Mas atur sendiri keuangan di rumah ini ya. Aku masak kalau ada yang dimasak. Kalau nggak, ya kita puasa dulu, oke?" ucapku sambil menahan perasaan tersayat dalam hati.

"Puasa? Apa maksud kamu? Ngapain puasa? Kamu pikir cuma kamu saja yang bisa mengatur keuangan rumah tangga? Mas juga bisa! Ibu apalagi! Jadi nggak usah berlebihan ngomongnya!" Mas Arya mencibirkan bibirnya dengan ekspresi mengejek.

Melihat ekspresinya itu aku hanya tersenyum tipis.

"Ya, siapa tahu aja Mas, soalnya selama ini Mas tahunya semua beres 'kan? Ya, udah aku mau keluar dulu ya, ada perlu ke minimarket sebelah. Masakan sudah aku masakin di meja makan. Kalau mau sarapan sebelum berangkat ke kantor, sarapan aja ya sendiri. Aku pergi dulu sebentar sama Via. Gak papa 'kan?"

Mas Arya hanya mengangguk acuh tak acuh.

Aku pun bergegas menyiapkan Via dan mengeluarkan motor maticku ke halaman. Tak ingin menemani dirinya sarapan pagi dan melayaninya seperti biasanya karena rasa sakit ini masih menggunung dalam dada.

Apalagi melihatnya begitu arogan dan tidak sedikitpun merasa menyesali perbuatannya telah berkhianat di belakangku, makin sebah saja rasanya hati ini.

Sengaja di tiga hari terakhir bulan ini, aku menghidangkan masakan enak kesukaan Mas Arya. Seperti tadi, beberapa masakan ala restoran mahal telah kuhidangkan dengan cepat. Ada ayam lada hitam, gurame asam manis, udang saus pedas dan salad buah serta sayur juga susu segar sebagai pelengkap.

Kelak jika ia sudah mengatur keuangan sendiri, ia pasti akan merasa heran bagaimana bisa dengan sisa gajinya yang tidak seberapa lagi itu, setiap hari aku bisa menghidangkan makanan enak kesukaannya, pun hingga akhir bulan seperti ini yang seringkali jadi momok menakutkan bagi kaum hawa bergelar isteri untuk tetap bisa menghidangkan makanan sehat di kala keuangan sudah semakin menipis pada keluarga.

Aku ingin ia merenung dan kapok dengan segala tingkahnya yang tidak tahu diri itu. Sudah dibantu istri tapi tidak sadar. Menyakitkan!

Tapi ya sudahlah. Biar saja ini menjadi pelajaran bagi hidupnya kelak, meski saat ia sadar dan menyesal nanti, mungkin aku sudah pergi jauh dan keluar dari hidupnya, tetapi setidaknya bisa menjadikan pelajaran hidup yang berharga untuknya.

Ya, sebenarnya ingin sekali aku pulang ke rumah orang tua untuk mengobati luka hati dan menenangkan diri, tetapi aku tak ingin orang tuaku jadi curiga dan bertanya-tanya ada apa dengan rumah tanggaku saat ini.

Lagipula aku ingin tahu saat aku sudah meletakkan tanggung jawab yang seharusnya ia emban selama ini kembali padanya, bagaimana ia akan menafkahi anak istri dan ibu serta adiknya dengan sisa gaji yang hanya satu juta rupiah itu ya?

Apakah ia masih bisa tertawa dan tersenyum bahkan bersikap sombong dan arogan seperti ini atau tidak ya?

Kita lihat saja nanti!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Itu Hanya Sebuah Kebohongan
8.3
Demi Rangga, aku rela menyerahkan karya desain terbaikku demi kemenangannya. Namun di malam perayaan, pengkhianatan pahit terungkap saat ia menyebutku alat bisnis dan bertunangan dengan Zahira. Bahkan setelah malam intim kami, ia memaksaku meminum pil pencegah kehamilan. Sepuluh tahun cintaku hancur seketika. Aku pun pergi jauh untuk menata hidup baru. Saat aku mulai bahagia, Rangga tiba-tiba muncul kembali, terobsesi mengejarku setelah membuangku.
Sampul Novel Dasha: Balas Dendam Pada Mantan Suami
8.8
Diceraikan saat berusia 27 tahun karena mantan suaminya memilih Irina, Dasha bertekad membalas dendam. Ia menemui dokter bedah bernama Oscar untuk mengubah wajahnya. Namun, Oscar meminta imbalan yang sangat berat: Dasha wajib melayani hasrat seksualnya kapan saja. Demi menghancurkan sang mantan, ia pun menyetujui syarat menyimpang tersebut. Akankah rupa barunya ini membawa keberhasilan, dan bagaimana nasib hubungan rumit mereka?
Sampul Novel Godaan si Petani Tampan
8.4
Mengikuti program pemuda terpelajar ke pedesaan pada era 1970-an membawa babak baru dalam hidupku. Di sana, perhatianku teralihkan oleh sosok Adri, seorang pria desa yang maskulin dan berotot. Didorong rasa penasaran, aku nekat menyelinap ke kamarnya di keheningan malam. Keputusan itu memulai hubungan intim yang penuh gairah di antara kami. Di sela-sela kesibukan menggarap ladang, kami mengukir romansa rahasia di berbagai sudut desa yang sepi dan pegunungan sunyi, meninggalkan jejak cinta yang mendalam.
Sampul Novel Kekasih Gelap yang Dicampakkan
8.2
Selama tiga tahun, hubungan asmara dengan Oscar Nando dijalani secara rahasia tanpa diketahui siapa pun. Namun, saat berniat menjemput sang abang yang sedang berkumpul di luar, sebuah kenyataan pahit terungkap. Melalui obrolan rahasia yang tidak sengaja terdengar, Oscar dengan nada malas justru menyangkal status hubungan tersebut di hadapan abang. Ia menegaskan bahwa hubungan itu bukanlah komitmen serius, melainkan hanya sarana untuk menghabiskan waktu tanpa ada rencana pernikahan sama sekali. Kecewa dan terluka, pintu ruangan pun langsung dibuka dengan kepalan tangan erat.
Sampul Novel RAHASIA SEBUAH DOSA
8.2
Demi perjodohan, Pras tega membuang Rika yang sedang mengandung dan meminta putranya dianggap mati. Rika pun membesarkan anak mereka, John, sendirian. Di sisi lain, Pras memiliki putri bernama Rani. Takdir mempertemukan John dan Rani dalam jalinan asmara hingga Rani hamil. Usai John pergi, Rani merawat anaknya, Juli, dengan dendam. Saat John kembali sebagai konsultan dan bersaing dengan Vico, kecelakaan tragis Juli mengungkap rahasia kelam serta hubungan darah mereka.
Sampul Novel Tunangan Ganda
9.5
Demi melunasi utang, Mia, seorang aktris, nekat menyamar sebagai Lara sang pewaris kaya demi menikahi miliarder dingin bernama Hector. Sandiwara yang semula direncanakan singkat ini justru berubah menjadi jebakan rumit seiring berjalannya waktu. Di tengah ancaman pemerasan dan pengkhianatan, Hector mulai mencurigai identitas aslinya sekaligus terpikat oleh pesona Mia yang sebenarnya. Kini, Mia harus memilih: kabur dari dusta ini atau bertahan menghadapi kebenaran mematikan.