APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Kehidupan Vanya Devara hancur seketika saat bisnis keluarganya bangkrut dan sang tunangan, Bastian Wicaksono, berpaling ke wanita lain. Di tengah keputusasaan setelah kematian ayahnya, sosok miliarder Rangga Mahardika datang mengulurkan bantuan finansial dan mendampinginya selama tiga tahun. Namun, tepat sebelum hari pernikahan mereka, Vanya tidak sengaja mendengar rahasia mengerikan. Rangga ternyata adalah dalang di balik kehancuran keluarga dan kematian sang ayah. Segala kebaikan yang diterimanya selama ini hanyalah kedok penebusan dosa atas konspirasi kejam yang menghancurkan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku naik taksi, mengikuti mobil Rangga dari belakang, meski aku tahu jelas, dia sama sekali tak ingin melihatku.

Sulit bagiku membayangkan kenyataan bahwa Sarah benar-benar hamil.

Aku mengejarnya hanya untuk menjelaskan, bahwa semua ini sama sekali bukan salahku.

Namun, begitu Rangga mengantar Sarah masuk ke ruang operasi, tatapannya langsung menusukku, dingin.

“Vanya… aku nggak pernah sangka kamu bisa sekejam ini. Sarah cuma ingin datang sendiri, memberi selamat atas pernikahan kita. Kenapa kamu harus melakukan ini?!” Suaranya bergetar, penuh amarah yang ditahan.

Saat mendengar amarahnya yang terpendam, keinginanku untuk menjelaskan pun lenyap.

“Kalau Sarah sampai keguguran… mahar yang sudah kusiapkan untukmu… akan kuserahkan padanya sebagai ganti rugi,” ucap Rangga tegas.

Aku terbelalak. Dunia seakan berhenti berputar.

Bukankah dulu dia yang berkata, wanita lain punya mahar, aku juga akan punya, bahkan lebih?

Bukankah dulu dia berniat memindahkan separuh saham perusahaannya atas namaku, sebagai mas kawin?

Namun kini, dengan kata-katanya barusan, entah keguguran atau tidak, aku tahu, dalam hatinya, aku sudah divonis sebagai wanita kejam. Mahar itu tak akan pernah lagi menjadi milikku.

Aku tetap diam, dan diamku membuat Rangga makin gusar. Dia mengibaskan tangan, wajahnya tak sabar.

“Kamu pulang saja dulu. Malam ini aku menemani Sarah. Besok, mobil pengantin akan menjemputmu.”

Setelah itu, dia tak menoleh lagi. Tatapannya terpaku pada ruang operasi, seakan aku tak pernah ada.

Aku menunduk, berbalik, pergi.

Awalnya aku hanya ingin menjelaskan, semua ini bukan salahku.

Lagi pula, asal-usul anak dalam kandungan Sarah penuh tanda tanya.

Sebelum keluargaku bangkrut, saat masih ada hubungan perjodohan dengan Keluarga Wicaksono, kami rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Aku pernah tak sengaja melihat hasilnya, Bastian menderita azoospermia. Pria itu sama sekali tak mungkin punya anak!

Sarah terlalu licik. Sekali langkah, dua sasaran. Sayangnya, Rangga lebih memilih percaya padanya daripada padaku.

Sadar akan hal itu, aku langsung berkemas.

Awalnya, aku ingin meninggalkan rumah di hari pernikahan. Agar Rangga, pengusaha muda paling disorot di Praya, menjadi bahan tertawaan semua orang. Namun kini aku tahu, kalau menunggu sampai besok… justru aku yang akan dipermalukan.

Selesai berkemas, jam sudah pukul delapan malam. Rangga memang tak pulang.

Kalau dipikir-pikir, betapa konyolnya.

Sehari sebelum pernikahan, tunanganku berada di rumah sakit menemani wanita lain, sementara aku hanya menunggu sendirian di kamar kosong.

Aku membeli tiket pesawat, lalu menutup pintu rumah tanpa menoleh, meninggalkan semuanya tanpa rasa rindu.

Malam itu aku duduk di bandara.

Ponselku tetap sepi, tak ada pesan, tak ada panggilan dari Rangga.

Sebaliknya, justru pesan dari Sarah yang masuk silih berganti.

Dalam foto-foto yang dikirimnya, tampak Rangga yang lelah, matanya nyaris terpejam, tapi tetap membantu mengawasi infus Sarah.

[Vanya, lihatlah Rangga. Kasihan, dia capek banget. Kamu pasti bahagia, bisa menikah dengan pria yang penuh perhatian sepertinya.]

Tak lama, dia mengirim video berlatar gelap.

Suara dalam video membuat hatiku membeku.

“Rangga, kamu nggak usah peduli sama aku. Cepat pulang, besok ‘kan kamu nikah. Kamu harus tetap fit.”

Dalam video, Rangga sibuk melakukan sesuatu. Ada suara gesekan, gerakan kecil… lalu suara itu terdengar lagi.

“Nggak apa-apa. Kalau kamu nggak mau Bastian datang, aku akan menemanimu. Aku pastikan kamu nggak sendiri. Urusan pernikahan, biar besok saja. Aku bakal sengaja terlambat sedikit, biar Vanya ingat pelajaran ini!”

“Setelah dicuci, aku akan jemur untukmu.”

Video berhenti.

Tak lama, Sarah mengirim pesan baru.

[Itu tadi Rangga yang bantu mencuci pakaian dalamku, masih berlumuran darah. Vanya, jangan ambil hati, ya. Aku baru saja keguguran, nggak boleh kena air dingin. Kamu pasti ngerti, ‘kan?]

Aku hanya menatap pesan itu. Dingin.

Tak kubalas. Tak perlu kubongkar kepalsuannya.

Sampai akhirnya waktu boarding tiba.

Aku mencabut kartu SIM ponselku, membuangnya ke tempat sampah, lalu naik pesawat.

Dan ketika menatap gumpalan awan pada dini hari pukul tiga, baru saat itu aku benar-benar sadar, aku sudah meninggalkan semuanya.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akupun Menandatangani Namanya
9.1
Setelah dikhianati oleh suaminya, Marvin Kurniawan, dan diracuni hingga tewas oleh putra kandungnya sendiri demi kekuasaan Irma Fasnitan, seorang wanita mendapatkan kesempatan kedua. Terbangun tepat di hari pernikahannya di masa lalu, ia bertekad mengubah nasib tragisnya. Alih-alih menandatangani dokumen pernikahan, ia menuliskan nama Irma, lalu melarikan diri bersama seluruh harta warisan peninggalan orang tuanya demi menyelamatkan diri dan membalas dendam secara elegan.
Sampul Novel Antara Dendam dan Penyesalan
8.3
Tiga tahun menikah, Selena harus menerima kenyataan bahwa Harvey tidak pernah mencintainya. Saat divonis kanker, ia mendapati suaminya menemani wanita lain. Selena memilih pergi membawa surat cerai, namun Harvey justru mengungkap bahwa pernikahan mereka hanyalah kedok balas dendam. Di tengah penderitaan sakit dan ayahnya yang koma akibat kecelakaan, Selena yang putus asa memilih melompat dari gedung untuk melunasi utang keluarganya. Harvey pun didera penyesalan hebat dan memohonnya kembali.
Sampul Novel Dibuang, Bangkit, Menang!
8.1
Tiga tahun mengabdi sebagai istri, Cindy justru diceraikan demi perempuan lain dan menjadi bahan cemoohan sekota. Namun, ia bangkit membuktikan bakat terpendamnya hingga mencapai kesuksesan luar biasa. Saat sang mantan menyesal dan memohon untuk rujuk, Cindy menolaknya dengan dingin. Di saat bersamaan, suami barunya yang tampan datang melindungi Cindy dan memperingatkan sang mantan agar tidak berani mengusik kehidupan mereka lagi.
Sampul Novel Istri Yang Kau Remehkan
8.4
Pasca kematian tragisnya, jiwa supermodel terkenal Eleanor Vienne terbangun di tubuh Seraphina Elmswood. Selama ini, Seraphina dikenal sebagai istri buruk rupa dan bodoh yang kerap dihina, bahkan diabaikan oleh suaminya sendiri, Lysander. Namun, pesona Eleanor mengubah segalanya. Seraphina kini menjelma menjadi sosok berkelas yang memicu kepanikan keluarga Elmswood sekaligus memikat hati Lysander. Akankah ia memaafkan suaminya yang dahulu selalu meremehkannya?
Sampul Novel Menjadi Istri Musuhku
9.8
Selena Grant, putri bangsawan ambisius dari Kota Seaview, mendadak hilang ingatan tentang tiga tahun terakhir hidupnya. Ia sangat terkejut saat tahu dirinya telah menikah dan rela mengemis cinta dari pria yang membencinya. Meski ponselnya penuh pesan keputusasaan, Selena yang kini sadar tidak akan membiarkan siapa pun merendahkannya lagi. Ia pun bertekad membalas perlakuan buruk sang suami dan merebut kembali martabat serta harga dirinya yang sempat hilang.
Sampul Novel Saat Cinta Menyerah
9.2
Pernikahan yang telah berjalan selama tiga tahun seharusnya menjadi momen bahagia. Namun, tepat di hari jadi pernikahan mereka yang ketiga, kenyataan pahit harus diterima. Zayn Evander, sang suami miliarder, secara terang-terangan mencintai wanita lain bernama Selena Vireya. Kini, wanita itu bahkan tanpa ragu memamerkan kemesraan mereka di media sosial, menghancurkan hati sang istri yang selama ini bertahan dalam bayang-bayang pernikahan dingin tanpa cinta.