APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Abang Boss

Abang Boss

Arinda Putri Samos, gadis Batak yang tangguh, tengah berjuang keras bertahan hidup di Jakarta sebagai pengangguran. Namun, garis takdirnya berubah total saat keahlian memasaknya berhasil memikat Eadric. Pria unik tersebut tanpa ragu mengklaim Arinda sebagai miliknya dan langsung datang melamar. Di tengah kepanikan Arinda menghadapi aksi nekat bosnya itu, para sahabat justru mendesak agar ia segera bertindak. Simak kelanjutan kisah cinta mereka yang penuh kejutan ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Menjadi wanita apakah salah jika dia mengharapkan lebih dari sekedar menjadi istri dan seorang ibu ?

Arinda meneteskan airmata ketika bapaknya Samos dan ibunya Malina sudah menerima lamaran dari anak tuan tanah di tempat mereka tinggal.

Hanya opungnya yang mengerti dengan perasaannya dan saat ini dia tengah memeluk opungnya.

Bahkan hari pernikahan tinggal beberapa hari lagi, Arinda sungguh merasa dia tidak berarti. Dia ingin berkuliah seperti teman-temannya yang merantau ke kota lalu bisa hidup seperti wanita-wanita di kota besar.

"Sudahlah Rinda ini yang terbaik buat kamu dan keluarga kita. Kau tahu kalau kondisi ekonomi keluarga kita sedang sangat turun dan dengan kau menikah dengan pria pilihan bapak mu kau bisa kuliah nak ku. Keluarga kita juga bangga kau menikah dengan keluarga terpandang seperti mereka," ujar Malina yang masuk ke kamar dan membujuk putri semata wayangnya itu.

Arinda hanya diam tidak mau menjawab apapun yang dikatakan ibunya.

Tubuhnya hanya bergelayut manja di lengan opung yang ia miliki. Kemudian karena kesal opung-nya menyuruh Malina pergi dari kamar itu dengan bahasa batak.

***

"Aku bisa sukses ! Aku bisa berhasil !" Arinda terus mengucapkan kalimat itu dengan yakin di dalam hatinya sementara tangannya dengan cepat melipat pakaian untuk dia bawa di dalam tas ranselnya. Tidak lupa dia membawa semua data-data yang dia butuhkan.

Arinda akan pergi dari kampung halamannya tidak perduli dan dia hanya akan kembali jika dia sudah berhasil. Itu janjinya dan akan dia tepati.

Arinda sudah menuliskan sebuah surat dan sebelum pergi tengah malam itu dia masuk ke dalam kamar neneknya atau yang biasa dia panggil dengan opung.

Arinda mencium pipi neneknya yang sudah lelap tertidur namun seolah tahu itu Arinda kedua mata neneknya terbuka di ikuti dengan senyuman yang muncul begitu saja.

"Opung Rinda pergi ya. Rinda titip ini untuk bapak sama mamak, jaga kesehatan ya pung ya." Setelah mengatakan itu mereka berpelukan lalu dengan sedih Arinda pergi dari sana. Dia keluar lewat jendela kamar neneknya tanpa takut dan ragu ia pergi dari rumah itu.

Arinda hanya memiliki sedikit uang, itu juga uang jajan yang selama ini dia kumpulkan. Arinda sudah bertekad dan tujuannya adalah pergi ke Jakarta, bukan ke Medan.

Jika ke Medan sangat besar kemungkinan dia akan di temukan kerabatnya, namun jika di Jakarta kemungkinannya hanya sedikit.

Mamak Bapak maafkan Rinda.

Rinda pergi untuk menggapai cita-cita Rinda menjadi orang yang sukses. Bukankah itu dulu yang Mamak dan Bapak sering katakan kepada Rinda saat Rinda masih sekolah.

Rinda belum mau menikah, jangan khawatirkan keadaan Rinda. Jika nanti Rinda sudah berhasil seperti yang Rinda inginkan, Rinda akan pulang.

Mohon do'a kan anak mu ini Mak...Pak.

Dari anak mu Arinda

Bersambung ke part 1 💋

Langsung buka partnya yak... 🥰

Jangan lupa berikan komentar

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Keputusan Takdir
8.5
Sallyana harus merelakan impian indahnya hancur ketika Veen mengusirnya secara paksa. Butuh perjuangan keras baginya untuk menyembuhkan luka dan melupakan masa lalu. Namun, saat ia mulai bangkit, takdir justru mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang jauh berbeda. Apakah Sallyana akan kembali terpikat pada Veen, ataukah ia akan melabuhkan hatinya pada sosok baru yang menemaninya di masa-masa sulit? Keputusan takdir akan menentukan akhir perjalanan cintanya.
Sampul Novel Ku Lepas Kau Dengan Doa
9.6
Dalam sunyinya malam, Rianti merawat bayinya melewati masa nifas tanpa keluhan. Ketabahan menjadi pilihannya demi menutupi kesedihan dan kerinduan di balik tawa palsu. Namun, kesetiaan Rianti diuji berat ketika kepercayaannya dikhianati dan harapan manis berubah menjadi bualan belaka. Luka mendalam yang ia rasakan sendirian di tengah keheningan malam yang dingin membuatnya sadar bahwa janji suci pernikahan tak akan pernah terulang kembali.
Sampul Novel KURELAKAN SUAMIKU
8.5
Kehidupan mapan tak menjamin kebahagiaan Alwi. Di tengah gelimang materi, rasa bosan mulai merayap dan mengancam keutuhan rumah tangganya. Padahal, ia memiliki istri yang sangat rupawan dan seorang putra. Kisah ini mengulas bagaimana kejenuhan menjadi ujian kesetiaan yang berat bagi hubungan mereka. Di era modern ini, Alwi harus menghadapi badai yang mengikis komitmen pernikahannya saat segalanya terasa hambar.
Sampul Novel Lelah ku mencintaimu
8.2
Sekian lama Maya mencintai Dimas secara sepihak dalam diam. Harapan indahnya seakan terkabul ketika sang ayah memutuskan untuk menjodohkannya dengan Dimas, anak dari temannya. Maya pun sangat gembira karena impiannya terwujud begitu saja. Sayangnya, kenyataan tidak seindah bayangan karena Dimas rupanya telah mempunyai pacar pilihan hatinya sendiri. Sanggupkah pernikahan rencana ini terus bertahan, dan dapatkah Maya merebut cinta Dimas agar mereka bisa hidup bersama?
Sampul Novel Lentera Rindu
8.6
Menikah di usia 18 tahun, Rima harus menghadapi kenyataan pahit bersama suaminya, Bary. Di usianya yang tiga tahun lebih muda dari Rima, Bary menolak mentah-mentah saat sang istri mengajaknya tidur bersama. Penolakan dingin ini menyisakan tanda tanya besar mengenai perasaan serta komitmen pernikahan mereka. Pembaca akan diajak menyelami makna mendalam dari rasa rindu dan cinta sejati yang melampaui batas duniawi melalui lentera hati mereka.
Sampul Novel Maaf, Kami Pernah Berzina
8.5
Demi tanggung jawab persaudaraan, aku terpaksa menikahi Niken yang sedang mengandung anak dari Nara, adik angkatku. Nara sendiri telah terjebak dalam pernikahan paksa bersama Nada. Situasi menjadi pelik saat muncul tuntutan gila agar aku menodai Nada demi memberinya keturunan. Hal ini terjadi karena Nara bersumpah enggan menyentuh istrinya demi menjaga kesetiaan pada Niken. Kini, aku terjebak dilema moral: haruskah aku merusak kehormatan Nada yang sebenarnya wanita baik-baik?