APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel 66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu

66 Kali, Aku Tak Lagi Mencintaimu

Setelah enam puluh enam kali melamar, Vincent akhirnya berhasil meluluhkan hati pasangannya di upaya ke-67. Di awal pernikahan mereka, sang istri menyiapkan enam puluh enam kartu maaf yang bisa digunakan Vincent setiap kali ia berbuat salah. Namun selama enam tahun berumah tangga, Vincent terus-menerus memicu kemarahan istrinya demi membela teman masa kecilnya, hingga kartu-kartu itu perlahan habis dihapus. Saat kartu ke-64 digunakan, Vincent baru menyadari ada perubahan dingin yang tidak biasa.
Bab
Bagikan

Bab 1

Demi bersamaku, Vincent merancang enam puluh enam perjalanan lamaran.

Pada kali keenam puluh tujuh, akhirnya aku tersentuh.

Di hari pertama pernikahan, aku menyiapkan enam puluh enam kartu permintaan maaf.

Kami sepakat, setiap kali dia membuatku marah, dia bisa menggunakan satu kartu untuk dimaafkan.

Selama enam tahun pernikahan, setiap kali dia membuatku marah karena teman masa kecilnya, dia akan menyuruhku menghapus satu kartu permintaan maaf.

Ketika kartu keenam puluh empat digunakan, Vincent mulai menyadari ada yang tidak beres denganku...

Vincent Johan telah merancang enam puluh enam kali perjalanan untuk melamarku agar bisa bersamaku.

Di lamaran ke enam puluh tujuh, akhirnya aku terharu dan menerimanya.

Hari pertama setelah nikah, aku siapkan enam puluh enam kartu permintaan maaf.

Kami sepakat, setiap kali dia membuatku marah, dia bisa menukarkan satu kartu untuk dimaafkan.

Selama enam tahun pernikahan, setiap kali dia membuatku marah karena teman masa kecilnya, dia akan memintaku hapus satu kartu permintaan maaf.

Saat kartu keenam puluh empat digunakan, Vincent mulai merasa ada yang aneh padaku.

Aku tak lagi mengingatkan dia untuk jaga batasan, juga tak lagi membutuhkannya.

Hanya saja, saat dia sekali lagi meninggalkanku demi teman masa kecilnya, aku menahannya dan bertanya, “Kalau kamu pergi menemuinya, apa aku bisa hapus satu kartu permintaan maaf untuk ini?”

Langkah Vincent sempat terhenti, dia menatapku dengan tak berdaya.

“Kalau kamu mau pakai, ya sudah, toh masih banyak.”

Aku mengangguk pelan, menatap punggungnya yang perlahan menjauh dan menghilang.

Dia masih mengira kartu permintaan maaf itu tak akan habis.

Namun, dia tak tahu kartu itu hanya tersisa dua lembar lagi.

…

Hari ini adalah pesta dari mitra kerja terbesar perusahaan.

Juga hari ketujuh pasca operasi kehamilan ektopikku.

Liora Sina, teman masa kecil Vincent, menjatuhkan kue ke baju pimpinan mitra kerja itu.

Tapi reaksi pertama Vincent justru menanyakan apa Liora baik-baik saja.

Lalu Vincent menoleh ke arahku.

“Elena, minta maaf ke Pak Kevin.”

Aku terkejut dan menatapnya.

Pimpinan tersebut menyeka bajunya yang terkena kue, wajahnya penuh amarah.

“Jadi perusahaan Anda suka lempar tanggung jawab? Yang harusnya minta maaf malah sembunyi.”

Liora memeluk Vincent dengan mata berkaca-kaca, seolah-olah dialah yang tertabrak.

Vincent memeluk Liora dengan erat, menatapku dengan serius.

“Ayo cepat minta maaf! Kenapa diam saja?”

“Bersulang dulu dengan Pak Kevin, gimanapun juga jangan sampai kerja sama jadi hancur!”

Dia lupa aku masih belum pulih dari operasi, dan alkohol sangat dilarang.

Atau mungkin dia memang tak peduli.

Liora menatapku dengan puas, matanya penuh provokasi.

Dia sudah tahu Vincent akan mengorbankanku.

Dia juga tahu Vincent akan selalu melindunginya, tak membiarkan dia disalahkan.

Aku tentu saja tak ingin menanggung kesalahan orang lain, tapi Vincent mendekat ke telingaku dan berbisik, “Satu kartu permintaan maaf.”

Dulu, demi menikahiku, dia merancang enam puluh enam kali perjalanan lamaran, dan aku menikmati enam puluh enam kali perlakuan istimewanya.

Di lamaran keenam puluh tujuh, di hadapan keluarga dan teman-teman, aku menerimanya.

Dia juga berjanji, “Elena, kamu adalah orang yang paling kucintai di dunia ini! Kalau aku mengkhianatimu, biar langit menghukumku ...”

Belum sempat dia selesaikan sumpahnya, aku menutup mulutnya.

Dia berlutut dan bersumpah. Itu sangat menggetarkan hatiku, jadi aku menerimanya.

Aku ingin membalas enam puluh enam kali lamarannya, jadi aku buat enam puluh enam kartu permintaan maaf.

Aku bilang padanya, kalau kartunya habis, aku akan meninggalkannya!

Selama lima tahun pertama pernikahan, Vincent menyimpan semua kartu itu, takut aku akan menggunakannya saat marah.

Hingga saat teman masa kecilnya kembali dari luar negeri, hanya dalam setahun, dia sudah habiskan enam puluh tiga kartu.

Yang ini adalah kartu keenam puluh empat.

Tubuhku yang membungkuk gemetar, menahan sakit di perut, lalu menatap pimpinan itu.

“Pak Kevin, saya sungguh minta maaf atas kejadian ini.”

Pimpinan itu menatapku sejenak, lalu menghela napas, tak jadi marah.

Saat aku membungkuk, kulihat Vincent sedang dengan lembut merapikan rambut Liora.

“Lain kali hati-hati saat jalan, kalau menabrak meja bisa luka.”

“Iya iya, kamu masih sama seperti dulu.”

‘Dulu?’

Luka di perutku makin terasa nyeri, wajahku mulai pucat.

Tahan sedikit lagi.

Dia hanya punya dua kesempatan lagi!

Setelah pesta selesai, aku berjalan di belakang Vincent, hanya ingin cepat pulang.

Namun, dia berdiri di samping Liora, seperti sepasang kekasih yang serasi.

Vincent menoleh, wajahnya dingin.

“Kamu pulang sendiri saja, kaki Liora terkilir, aku harus bawa dia ke dokter dulu.”

Dia seolah lupa aku juga masih terluka, dan menatap Liora penuh perhatian dan kekhawatiran.

Kalau aku yang dulu, mungkin aku akan jelaskan aku juga kesakitan dan minta dia membawaku ke rumah sakit.

Kemudian menangis, bertanya kenapa yang salah bukan aku, tapi aku yang harus minta maaf.

Namun sekarang, aku hanya mengangguk.

“Oke.”

Vincent menghela napas, ekspresinya berubah.

“Elena, kamu hati-hati ya.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Dua Hati
8.8
Kecewa karena lamarannya ditolak Maida akibat perbedaan status sosial, Razi memilih menikahi Hana, gadis desa pilihan sang ibu. Konflik dimulai ketika Razi memboyong istrinya menetap di Jakarta. Maida yang rupanya memendam rasa kini terobsesi merebut Razi kembali. Keadaan kian rumit dengan campur tangan kakak angkat Maida yang memperkeruh suasana. Di tengah badai ujian dan gangguan ini, mampukah rumah tangga Razi dan Hana bertahan dari kehancuran?
Sampul Novel CEO Tampan dan Gadis Desa
9.2
Demi Angel, putri kecilnya, duda kaya bernama Alaric Athafariz rela menutup rapat pintu hatinya sejak kepergian sang istri. Namun, dinginnya sikap sang CEO perlahan mencair setelah ia bertemu dengan Ashila, gadis desa yang membawa keceriaan baru. Tanpa diduga, takdir menyimpan rahasia besar yang menghubungkan masa lalu Alaric dengan sosok Ashila. Akankah jalinan takdir dan rahasia tersebut menuntun mereka pada kisah cinta yang tak terduga?
Sampul Novel Kepingan Hati
9.5
Rafa Dwindra Athaya harus menghadapi kenyataan sulit saat jatuh hati pada gurunya sendiri, Khafa Aseanda Zayn. Meski Khafa terus menolak karena perbedaan usia dan status sosial, takdir justru menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Kini, Rafa berjuang keras memenangkan hati sang istri yang masih menutup diri. Baginya, mencintai Khafa adalah pilihan hidup, namun membangun masa depan bersama perempuan itu adalah tujuan akhirnya yang paling utama.
Sampul Novel Pernikahan Kedua (Cinta Sejati)
7.9
Hanya sembilan hari setelah menikah, Gadis diceraikan oleh Devano demi sepupunya sendiri. Demi menyembuhkan luka akibat pengkhianatan kejam itu, ia memutuskan kuliah di Jepang demi menata masa depan. Tak disangka, di sana Gadis menemukan cinta baru dan menikah dengan dosennya yang bernama Yamazaki Kento. Namun, saat mereka mulai membangun kebahagiaan, sesosok wanita dari masa lalu Kento hadir menguji komitmen mereka. Mampukah pernikahan kedua ini bertahan menjadi pelabuhan terakhir bagi Gadis?
Sampul Novel Pewaris Alpha, Hati yang Tak Ku-inginkan
8.4
Pernikahan Bima dan Keisha di Jakarta retak akibat masalah genetik. Demi mendapatkan keturunan, Bima menunjuk Rania sebagai ibu pengganti. Namun, Bima malah mencintai Rania dan menelantarkan istrinya. Kehancuran Keisha memuncak saat mengetahui Bima berniat menikah siri di vila impiannya. Sadar cintanya dikhianati kebohongan besar, Keisha berpura-pura tegar demi menyusun rencana rahasia untuk pergi dan lenyap selamanya.
Sampul Novel Terpaksa Jadi Playboy
8.9
Kenzo, pewaris takhta bisnis triliunan yang berjiwa bebas, menolak keras rencana perjodohan dengan gadis yatim piatu sederhana bernama Husna. Akibatnya, sang orang tua memberi ancaman mutlak: ia harus mencari calon istri sendiri dalam waktu sebulan atau hak warisnya dicabut. Kenzo pun mendekati tiga wanita sekaligus demi lolos dari paksaan itu. Namun, takdir justru terus mendekatkannya dengan Husna. Akankah ia menyerah pada rasa, atau malah Husna yang menolaknya?